Menparekraf Dorong Santri Mengembangkan Entrepreneur di Era Digital

- Editorial Team

Selasa, 9 Juli 2024 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


kabargresik.com, 9 Juli 2024 – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak para santri untuk memanfaatkan era digital dalam mengembangkan usaha. Dalam acara Santri Digitalpreneur 2024 dengan tema “Generasi Kreatif Berdaya Saing” di Pondok Pesantren Qomaruddin, Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Menparekraf berbicara tentang peluang besar yang ditawarkan oleh teknologi saat ini.

Menurut Sandiaga, para santri tidak hanya harus piawai dalam bidang dakwah, tetapi juga bisa berkontribusi sebagai pelaku usaha. Dia mendorong agar para santri tidak hanya menjadi penonton, melainkan juga menjadi konten kreator yang mengembangkan usaha mereka. Konten-konten yang diunggah di media sosial dapat mempermudah pemasaran dan memperkenalkan produk usaha kepada masyarakat.

Penting untuk membuat konten yang menarik dan unik agar bisa bersaing dengan produk lain. Terutama di Gresik, yang terkenal dengan kulinernya, konten-konten yang kreatif bisa semakin memperkuat daya tarik usaha. Sandiaga juga menekankan bahwa ilmu yang diperoleh para santri di pondok pesantren dapat dikembangkan dalam dunia usaha untuk mencapai visi Indonesia emas 2045.

Baca Juga :  BBM Turun Harga Beras Masih Naik

Wakil Bupati Gresik, Hj Aminatun Habibah (Bu Min), juga menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap para pelaku usaha generasi muda, terutama di bidang digital. Pembinaan dan bantuan permodalan sudah ada, dan saat ini digital sudah menjadi bagian akrab dalam masyarakat. Oleh karena itu, dakwah dan bisnis santri sekarang harus berbasis digital.


Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB