Nadlif Diperiksa 7 Jam

- Editorial Team

Jumat, 6 Maret 2015 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_  Pemeriksaan dugaan korupsi program tehnologi informasi dan komunikasi (TIK) senilai Rp1,8 miliar memasuki babak akhir. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) M Nadlif diperiksa selama 7 jam.

Mantan Kadindik yang sekarang menjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) itu diperiksa di ruang Kasi Pidsus Wahyudiono. Nadlif diperiksa secara bergantian tiga penyidik yaitu Wahyudiono, Dino Kriesmiardi dan Erwin Indrapraja.

Nadlif datang memenuhi panggilan penyidik sekitar pukul 08.00 WIB dengan mengendarai mobil dinas Kijang Innova W 880 AP. Dia datang menggunakan baju batik hijau kombinasi hitam dipadu dengan celana hitam. Dia masuk ke ruang Kasie Pidsus Wahyudiono yang sudah menunggu di dalam. Pemeriksaan dilanjutkan penyidik Dino.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar pukul 11.00 WIB pemeriksaan dihentikan, karena memberi kesempatan kepadanya Sholat Jumat. Pemeriksaan dilanjut lagi sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah dicecar 41 pertanyaan terkait proses pengadaan TIK, akhirnya Nadlif keluar dari ruang pidsus sekitar pukul 17.06 WIB.

Baca Juga :  Teater Saka Lentang Ulta ke 4

“Kami memeriksa mantan Kepala Dinas Pendidikan terkait peran dia dalam pengadaan program bantuan sosial TIK kepada 34 sekolah dasar. Karena kami mendapati ada bukti tertulis keterlibatan dinas,” ujar Wahyudiono di sela-sela pemeriksaan, kemarin.

Program Bansos TIK ke 34 sekolah nilainya mencapai Rp1,8 miliar. Masing-masing SD mendapat dana Rp54 juta. Dana sebesar itu digunakan membeli 4 laptop, 2 layar proyektor, 2 LCD, 3 mobil wifi, dan 4 speaker aktif. Program Kemenpora dan Kemedikdasmen itu swakelola.

Namun, pihak kepala sekolah melalui oknum Dindik Gresik menggandeng pihak ketiga yang dikomandani tersangka Elly Sundari, 37, warga Manyar. Dia menyewa empat bendera rekanan yaitu, CV Bumi Robani, CV Arum Dhalu, CV Sari Rahayu dan CV Serat Baja.

Kasi Pidsus Wahyudiono menyebutkan, bila pemeriksaan mantan Kadindik M Nadlif menjadi gong pemeriksaan perkara dugaan korupsi TIK. Sebab, dari 34 kepala sekolah, sebanyak 33 kepala sekolah sudah diperiksa. Termasuk diantaranya beberapa oknum pejabat Dinas Pendidikan.

Baca Juga :  Tak Dibekali SK, Hasil PPDP Bisa Diragukan Keabsahannya

“Setelah pemeriksaan mantan Kadindik, akan ada pemeriksaan tersangka ES. Selanjutnya kita lakukan konfrontir tersangka untuk membidik tersangka baru. Kami harapkan sepekan lagi sudah ada tersangka baru di perkara dugaan korupsi TIK,” katanya.

Sayangnya, Wahyudiono menolak menyebutkan tersangka baru tersebut. Hanya, dia menegaskan, bila sudah mengantongi bukti-bukti yang kuat untuk menjerat tersangka baru dalam dugaan korupsi TIK.

“Lihat saja nanti. Pokoknya kami mengantongi bukti-bukti untuk menjeratnya,” tegasnya lagi.

Nadlif yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mengakui bila diperiksa terkait program TIK senilai Rp1,8 miliar. Hanya, pihaknya menolak memberikan komentar lebih lanjut. Alasannya dririnya sudah menyerahkan masalah pemeriksaan ke jaksa penyidik.

“Memang diperiksa masalah TIK. Lengkapnya ditanyakan ke penyidik saja,” tukasnya.( tik)

Editor: sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ujung Dugaan Pemerasan Judi Online: Dua Polisi Nyaris Dihajar Massa di Gresik
Jaringan Sabu Menganti Terbongkar: Kurir ‘Kuda’ Tergiur Imbalan, Edarkan Ratusan Juta dalam Dua Bulan
Dua Bandit Motor Gresik Rungkad: Modus Kunci T Dibongkar Polisi, Petani Tersenyum
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Lingkar Sabu Di Dishub Gresik: Jaringan Empat Bulan Terbongkar, Dua Pegawai Digelandang
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
BNN RI Bongkar 3,37 Ton Kuncup Bunga Ganja di Gresik
Berita ini 17 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Ujung Dugaan Pemerasan Judi Online: Dua Polisi Nyaris Dihajar Massa di Gresik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Jaringan Sabu Menganti Terbongkar: Kurir ‘Kuda’ Tergiur Imbalan, Edarkan Ratusan Juta dalam Dua Bulan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dua Bandit Motor Gresik Rungkad: Modus Kunci T Dibongkar Polisi, Petani Tersenyum

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Lingkar Sabu Di Dishub Gresik: Jaringan Empat Bulan Terbongkar, Dua Pegawai Digelandang

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:18 WIB

Muhammadiyah Gresik

KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti

Senin, 31 Agu 2026 - 11:15 WIB

Berita Desa

Karnaval Kemerdekaan Tebuwung Angkat Budaya Nusantara dan Legenda

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:57 WIB