Pemuda Muhammadiyah Dan GP Ansor Kecam YVCI Yang Bikin Acara Erotis

- Editorial Team

Minggu, 23 Oktober 2016 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sumber foto: facebook

sumber foto: facebook

sumber foto: facebook
sumber foto: facebook

kabargresik.com – Kegiatan komunitas Yamaha Vixion Club Se Indonesia  (YVCI) Chapter Gresik di Stadion Gelora Joko Samudra, pada Sabtu malam (22/10/ 2016) yang mempertontonkan busana dan adegan fulgar, memantik reaksi masyarakat, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kab Gresik dan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Gresik angkat bicara masalah ini.

 

Pemuda Muhammadiyah dalam pernyataan pers yang dikirim ke sejumlah media, Minggu (23/10/2016)  menyatakan sangat menyayangkan apa yg dilakukan oleh YVCI Chapter Gresik yang telah menodai budaya dan  moralitas serta nilai luhur bangsa khususnya di Gresik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terlebih lagi kejadian dilakukan di area publik yang akan menjadi icon Gresik yaitu stadion Joko Samudro. Sehingga Pemuda Muhammadiyah meminta untuk di usut tuntas sehingga kejadian memalukan tersebut tidak akan terulang lagi.” tegas Ainul Muttagqin, ketua PD Pemuda Muhammadiyah Gresik.

Baca Juga :  Hapus Kredit Macet UMKM, Menteri Teten Siapkan Skema Restrukturisasi

Ainul juga meminta pemerintah bertindak tegas terhadap penyelenggara atas kejadian tersebut. “pemerintah harus memberi pelajaran sanksi yang tegas terhadap penitia, ini sudah mencederai perasaan warga Gresik, apalagi sebelumnya telah memperingati hari santri.” pinta Ainul.

Senada dengan Pemuda Muhammadiyah, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda  (GP) Ansor Kab Gresik juga menyayangkan kejadian tersebut. Agus Junaidi Hamzah, ketua GP Ansor Kab Gresik juga mengutuk kegiatan yang sudah merusak morat generasi muda tersebut.

“kegiatan pas berbarengan dengan hari santri, kok malah bikin acara yang merusak moral, ini keterlaluan dan harus diusut tuntas,” ujar Agus.

GP Ansor Kab Gresik juga meminta Bupati selaku kepala daerah untuk  memanggil dan memberikan sanksi kapada Kepala Satpol PP dan  Kadisbudparpora Kab Gresik yang teledor sehingga acara itu terlaksana.

Baca Juga :  Mensos Sambangi DPD LDII Gresik

“setiap acara kan ada manual acara, acara itu nanti apa saja yang ditampilkan, dari situ bisa dilakukan kajian, layak nggak acara itu dilanjutkan, Sat Pol PP yang disana kok diam saja,” geram Agus.

GP Ansor juga meminta Bupati untuk mem-blak list penyelenggara  kegiatan karena terindikasi kesengajaan atas penampilan tarian erotis secara publik, “padahal terang-terangan Gresik terlarang bagi peredaran Miras dan perbuatan asusila sesuaidengan Perda Anti Maksiat yang ada,” tegas Agus.

GP Ansor mendesak kepada penyelenggara maupun perusahaan yang berpartisipasi dalam kegiatan meminta maaf secara terbuka, karena kegiatan yang menampilkan tarian erotis itu menciderai umat Islam di Gresik.  (tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar
SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Haul Masyayikh Ponpes Zainal Abidin Bungah Jadi Momentum Teladani Ulama
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 21:42 WIB

PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:02 WIB

SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:39 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:09 WIB

Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa

Minggu, 19 Jul 2026 - 23:53 WIB