PPI Campurejo Ramai, Banyak Pengusaha Perikanan Terpicut

- Editorial Team

Selasa, 31 Oktober 2017 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kabargresik.com – Aktivitas lelang ikan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Campurejo Panceng Gresik semakin ramai, hal tersebut terbukti dari banyaknya kapal besar membawa ikan yang singgah di TPI tersebut. Tak ayal, beberapa pengusaha ikan turut menjadi mitra bisnis. 

Lokasi pendaratan ikan di Kecamatan Panceng tersebut semakin diminati pengusaha perikanan. PPI Campurejo diserbu pengusaha dari Kalimantan. Ada yang datang karena pertimbangan mitra bisnis di Gresik.

Dari data bulan Oktober, PPI Campurejo mencatat, terdapat 26 kapal besar yang singgah untuk memperjualbelikan hasil perikanan di dermaga ikan terbesar di kota pudak itu. 

Kepala PPI Campurejo Panceng Rofiq membenarkan jika geliat jual beli di PPI Campurejo meningkat. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya kapal besar yang singgah di dermaga pendaratan ikan yang ia pimpin. 

“Bulan ini saja ada 26 kepal besar yang rata rata dari luar pulau jawa. Mereka melelang ikannya disini, bahkan satu kapal bisa mencapai 20 ton atau berkisar antara 600 juta rupiah per kapal,” katanya Senin (30/10/2017) 

“Aktivitas lelang ikan di PPI relatif cukup ramai selama dua bulan terakhir ini karena banyak kapal besar pulang dari melaut dan diperjualbelikan disini,” Tambah Rofiq. 

Baca Juga :  Panen Padi Tiba, Tapi Harga Anjlok

Untuk menarik pengusaha perikanan, Rofiq mengaku tidak mudah. Bahkan, beberapa kali dirinya jemput bola ke pengusaha perikanan agar bisa menjadi mitra bisnis nelayan. 

Lebih lanjut Rofiq menambahkan bahwa PPI Campurejo sangat potensial menjadi dermaga pendaratan ikan tersebesar yang diminati pengusaha perikanan. Namun saja, Beberapa fasilitas yang belum ada membuat beberapa kapal berukuran 30 GT tidak bisa singgah di PPI tersebut. 

“Sementara yang singgah disini (PPI) adalah kapal yang di bawah 25 GT. Sebab memang fasilitas penampungan kapal atau dermaga belum bisa menampung kapal besar yang muatannya melebihi 30 GT,” jelas dia. (Akmal/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lukisan Gua Tertua Dunia di Bulu Sipong Dijaga SIG
SIG Percepat Pemulihan Pasca Banjir Sumbar dengan Bata Interlock
Berkah Ramadan: Petrokimia Gresik Bantu 146 Tempat Ibadah
Gressmall Ubah Atrium Jadi Arena Badminton, Dorong Gaya Hidup Aktif
Jelang Ramadan, Pasar Murah Pemprov Jatim Diserbu Warga Gresik
Nelayan Gresik Matrakim Hilang di Laut Usai Antar Penumpang
SIG Gelar RUPSLB, Ubah Anggaran Dasar dan Delegasi RKAP 2026
Bos PT BRN Tersangka Illegal Logging Mentawai
Berita ini 102 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:53 WIB

Lukisan Gua Tertua Dunia di Bulu Sipong Dijaga SIG

Senin, 23 Februari 2026 - 18:21 WIB

SIG Percepat Pemulihan Pasca Banjir Sumbar dengan Bata Interlock

Senin, 23 Februari 2026 - 18:08 WIB

Berkah Ramadan: Petrokimia Gresik Bantu 146 Tempat Ibadah

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:38 WIB

Gressmall Ubah Atrium Jadi Arena Badminton, Dorong Gaya Hidup Aktif

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:59 WIB

Jelang Ramadan, Pasar Murah Pemprov Jatim Diserbu Warga Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Ikwam Spemdalas Berikan Santunan dan Buka Bersama Puluhan Anak Yatim

Kamis, 5 Mar 2026 - 14:24 WIB

BISNIS

Lukisan Gua Tertua Dunia di Bulu Sipong Dijaga SIG

Kamis, 5 Mar 2026 - 07:53 WIB

Muhammadiyah Gresik

Berbagi Kebahagiaan, Nasyiah Aisyiyah Dukun Berbagi Takjil

Kamis, 5 Mar 2026 - 05:24 WIB