Menu

Mode Gelap
Didukung Bank Dunia, BPN Gresik Laksanakan Program PTSL PM Bongkar Cara Culas Presensi ASN Kab Gresik Pantura Gresik Dikepung Banjir Dikdasmen PC Aisyiyah Benjeng Adakan Sosialisasi Bahaya TBC Bersama Tim Puskesmas Benjeng Pendangkalan Tambat Perahu Dan Susahnya BBM Nelayan Di Ngemboh, Ini Solusi Gus Yani

komunitas · 3 Des 2022 22:29 WIB ·

Program Orang Tua Asuh LazisMu Kab Gresik Berawal dari Anak Korban Covid-19


 Program Orang Tua Asuh LazisMu Kab Gresik Berawal dari Anak Korban Covid-19 Perbesar

Program Orang tua Asuh yang digagas LAZISMU Kab Gresik bersama  Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) memasuki tahun ke dua. Program ini berawal untuk membantu anak-anak yatim-piatu yang ditinggal orang tua korban Covid -19.

Program Orang tua Asuh  menopang seluruh biaya sekolah anak-anak yatim. Bahkan tahun depan LazisMu siap menyasar sekolah-sekolah di luar  Muhammadiyah.

“Tahun depan kami berharap bisa mengelola program Orang tua Asuh ini tidak saja bagi anak-anak yang bersekolah di lembaga pendidikan Muhammadiyah, tapi juga sekolah lain, sehingga asas manfaatnya bisa lebih luas lagi,” ungkap Ketua Lazismu PDM Gresik Abdul Rozak di sela penyerahan bantuan beasiswa kepada anak-anak yatim di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Gresik, Sabtu (3/12/2022).

Dikatakan, tahun 2022 ini, bersama Majelis Dikdasmen PDM Gresik, Lazismu menyerahkan beasiswa pembiayaan sekolah kepada 93 anak yatim yang tersebar di berbagai daerah di wilayah Kabupaten Gresik, dengan total nilai Rp 240 juta. Beasiswa sebesar itu sudah mencakup seluruh kebutuhan biaya sekolah masing-masing anak selama setahun. Realisasi itu meningkat lebih dari 100 persen dibanding tahun 2021 yang baru bisa menyantuni 44 siswa.

Data di Lazismu Gresik menunjukkan, sebenarnya pengajuan bantuan beasiswa tahun 2023 jauh melebihi yang terealisasi. Data yang masuk ke Lazismu berdasarkan rekomendasi Majelis Dikdasmen tahun 2022 sebenarnya sebanyak 150 anak yatim, tapi yang terlayani baru 93 anak yatim. Karena itu, Lazismu dalam menggalang dana pada program Orang tua Asuh perlu dimaksimalkan.

“Kami yakin, potensi untuk menghimpun dana untuk program ini sangat besar. Kami butuh waktu untuk sosialisasinya lebih panjang lagi. Pada program pertama dan kedua, tahun 2021 dan 2022, waktunya relatif singkat, cuma 1 hingga 2 bulan. Tahun depan insya Allah bisa dimaksimalkan lagi,” tambah Wakil Ketua Lazismu PDM Gresik Taufiqurrahman.

Sementara Ketua Majelis Dikdasmen PDM Gresik Dodik Priyambada, mengungkapkan, program Orang tua Asuh layak untuk dikembangkan. Pasalnya, di 79 sekolah di bawah naungan Majelis Dikdasmen Gresik, sebaran anak yatim yang perlu mendapat bantuan beasiswa pembiayaan hampir merata, terutama di kawasan pinggiran, yang rata-rata kondisi perekonomiannya masih sangat berat.

“Karena itu, kami berharap Lazismu di tahun-tahun mendatang bisa maksimal lagi dalam menggalang donator untuk program ini,” ujar Dodik seraya menambahkan, peran beasiswa tersebut sangat membantu keberlangsungan Pendidikan anak-anak yatim di seluruh wilayah Gresik.

Ketua PDM Gresik, M. In’am menekankan perlunya kekompakan dan kerja sama yang harmonis antar lembaga/majelis untuk memaksimalkan peran sosialnya kepada masyarakat. Tantangan, katanya, selalu akan muncul, baik yang berpotensi melemahkan atau nggembosi kinerja atau semangat perjuangan. Karena itu, selain profesional dalam menjalankan Amanah, diperlukan kesabaran dan ketabahan yang kuat, sehingga semangat berjuang tetap bisa dipertahankan dan dikembangkan.

“Tantangan yang berpotensi nggembosi semangat berjuang bisa datang dari eksternal maupun internal. Karena itu, sekali lagi diperlukan kesabaran dalam berkhidmat dalam persyarikatan. Sekali lagi, kerja sama dengan banyak pihak perlu terus digalang,” ujarnya. (Tik)

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rumah Buruh Gresik Dilaunching

27 Januari 2023 - 11:09 WIB

Hoaks OTT OPD Gresik Pengaruhi Psikologi Pejabat

25 Januari 2023 - 18:01 WIB

Yanuris Komitmen Menjadikan Sekolahnya Ramah Anak

23 Januari 2023 - 20:09 WIB

Didukung Bank Dunia, BPN Gresik Laksanakan Program PTSL PM

23 Januari 2023 - 10:37 WIB

FAY: Industri Harus Ada Kemanfaatan Lokal, Jangan Jadi Beban Daerah

20 Januari 2023 - 23:17 WIB

Fandi Ahmad Yani (FAY)

Kapal kargo Fortuner terbakar di dekat Perairan Gresik

12 Januari 2023 - 22:52 WIB

Trending di BISNIS