Sekdaprov Adhi Karyono Tinjau Banjir Kali Lamong di Benjeng Gresik

- Editorial Team

Selasa, 10 Juni 2025 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, melakukan peninjauan terhadap banjir luapan Kali Lamong yang melanda Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Selasa (10/6/2025). Bersama dengan kepala dinas terkait, Adhy berjalan kaki dari jalan raya Benjeng menuju gang-gang di desa tersebut yang terendam banjir.

Arus banjir yang cukup deras di kawasan ini mengakibatkan rumah warga terendam. Adhy yang disambut warga yang sudah menunggu berharap musibah tahunan ini bisa segera diatasi. “Saya melihat di Benjeng 12 desa terendam, akibat hujan yang turun di wilayah hulu, terutama dari Mojokerto dan Jombang. Salah satu solusinya adalah membuat saluran anak sungai Kali Lamong lebih lancar. Dengan langkah ini, kami harap banjir yang biasanya berlangsung 4 hingga 5 hari, kini bisa surut dalam satu hari,” ungkap Adhy kepada awak media.

Baca Juga :  Konfercab PMII Bertabur Tokoh Nasional

Dia juga menyebutkan bahwa untuk menangani masalah ini, pemerintah sedang bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk membangun tanggul parapet dan kolam retensi di beberapa titik. “Tanggul sementara akan segera dibangun. Begitu surut, tanggul buatan akan dipasang untuk menghindari banjir lebih lanjut,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, terkait pembangunan tanggul parapet, Adhy menjelaskan bahwa proyek ini membutuhkan waktu karena masih ada proses pembebasan lahan yang harus diselesaikan. Sementara itu, kolam retensi sudah dialokasikan oleh pemerintah Provinsi dan saat ini sudah ada yang dibangun di Cerme. Pemkab Gresik juga berencana untuk menambah satu kolam retensi lagi di Kedamean.

Baca Juga :  446 Honorer Ketlisut Melakukan Pemberkasan

Sementara itu, Pujiati, salah satu warga Bulurejo, mengungkapkan pengalaman sulit yang dialaminya. “Air mulai datang pada dinihari, pukul 01.00 WIB. Rumah saya langsung kebanjiran saat kami sedang beristirahat. Aktivitas kami terhenti sejak pagi. Harapannya, Kali Lamong bisa segera dituntaskan supaya banjir tidak terjadi lagi,” kata Pujiati dengan harapan besar agar masalah ini segera teratasi.

Penulis : Daniel Andayawan

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler
GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB