GIRIMU.COM — Suasana penuh keceriaan Nampak di lingkungan MI Islamiyah Mojopetung (MIISMO), Dukun, Gresik saat para siswa mengikuti kegiatan kreatif: praktik eco printing dengan teknik pounding menggunakan kain bekas, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang belajar seni, tetapi juga sarana edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Sejak pagi, para siswa sudah kelihatan bersemangat membawa berbagai jenis daun dan bunga dari rumah. Dengan bimbingan guru, mereka mulai menyusun bahan alami tersebut di atas kain bekas yang telah dibawa dari rumah. Dalam prosesnya, siswa diajari teknik pounding, yaitu memukul daun dan bunga menggunakan uleg agar warna alaminya berpindah ke permukaan kain. Tawa dan rasa penasaran terlihat jelas dari raut wajah mereka saat melihat motif mulai terbentuk secara perlahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bu Velly, salah satu guru MIISMO menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kreativitas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. “Kami ingin siswa memahami, bahwa barang bekas seperti kain tidak harus dibuang, tetapi bisa dimanfaatkan menjadi karya yang bernilai,” ujarnya.
Para siswa pun mengaku sangat senang mengikuti kegiatan ini. Selain mudah dilakukan, mereka juga merasa bangga, karena dapat menghasilkan karya unik dari bahan sederhana.
“Seru sekali, saya jadi tahu kalau daun bisa jadi hiasan di kain,” kata Elma, salah satu siswa kelas 2 MIISMO.
Hasil karya eco printing yang dihasilkan pun beragam, mulai dari motif daun sederhana hingga kombinasi warna alami yang menarik. Setiap kain memiliki corak yang berbeda, menjadikannya unik dan istimewa.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang menggabungkan seni, sains, dan pendidikan karakter. Siswa tidak hanya belajar teknik, tetapi juga nilai-nilai seperti kreativitas, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan adanya kegiatan ini, MIISMO berharap dapat terus menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan. Selain itu, diharapkan juga siswa dapat menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat. (*)
Post Views: 4












