UMG Digandrungi Mahasiswa Asing, Masyarakatnya Ramah dan Menyenangkan

- Editorial Team

Selasa, 10 Maret 2026 - 02:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM – Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menegaskan komitmennya untuk memberikan ruang seluas-luasnya kepada mahasiswa asal luar negeri untuk menempuh pendidikan di kampus ini. Kesempatan ini terutama diberikan kepada mahasiswa asal kawasan Timur Tengah dan Afrika yang banyak didera konflik atau perang saudara, sehingga membuat para kawula mudanya mendambakan suasana yang tenang dan nyaman untuk belajar.

“Di negara asalnya, umumnya terjadi konflik sesama warga negara atau perang saudara, sehingga para kawula muda yang masih ingin menempuh pendidikan tinggi, memilih Indonesia sebagai tempat belajar, termasuk di UMG ini. Untuk itu, kami membuka ruang seluas-luasnya bagi mereka yang ingin meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi,” ungkap Rektor UMG, Prof Dr Khoirul Anwar, SPd, MPd, saat ditemui di kampus I UMG, Senin (9/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Didampingi Dr Moh. Agung Surianto, SE, MSM, CSRS, Direktur Humas, Protokol, dan Kerja Sama Nasional UMG, Prof Khoirul mengatakan, kampus yang dipimpinnya menjadi salah satu pilihan bagi mahasiswa asing sejak lima tahun terakhir. Tahun ini, sebanyak 19 mahasiswa asing kini menempuh pendidikan tinggi di UMG. Mereka di antaranya berasal dari, Yaman, Pakistan, Sudan, Nigeria, Komoro, juga Thailand.

Baca Juga :  Preschool SD Muda Karisma, Calon Siswa Unjuk Bakat dan Keberanian

“Kami juga memberikan kesempatan kepada adik-adik di Palestina untuk belajar di kampus ini dengan skema beasiswa. Ini bagian dari aspek kemanusiaan yang kami kembangkan,” tambah Prof Khoirul.

Abdul Rahman, mahasiswa UMG asal Nigeria, mengaku merasa nyaman belajar di kampus ini. Mahasiswa S1 yang baru semester II di Fakultas Ekonomi ini, bahkan berkeinginan melanjutkan studi magister hingga doktoralnya di Indonesia, sebelum akhirnya mengabdikan keilmuannya di negeri asalnya.

“Di negeri kami, Indonesia itu sangat terkenal, very good. Apalagi kalau musim haji banyak kita temui jamaah asal Indonesia. Saya suka belajar di kampus ini karena silaturahmi dan persaudaraan yang ditunjukkan warga di sini sangat bagus. Ini saya lihat kalau ketemu, baik di masjid atau di tempat lain,” ujar pemuda penggemar olah raga basket ini.

Dikatakan, selain di UMG, sejumlah mahasiswa asal Nigeria juga banyak tersebar di beberapa kampus, seperti Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan beberapa kampus di Malang Surabaya, juga di Surakarta, dan Yogyakarta.

Rasa nyaman belajar di UMG juga disampaikan Azzam Hesham, mahasiswa UMG asal Yaman. Dikatakan, rasa tenang dan nyaman itu kian ia rasakan saat tinggal di Gresik, apalagi di kawasan Timur Tengah kini dilanda perang antara Iran dan Israel-Amerika Serikat.

Baca Juga :  Unjuk Karya Program PKK SMK 2025, Siswa SMK Muhammadiyah 3 Gresik Tembus Pasar Pelajar SMP

“Keluarga saya banyak di Saudi Arabia dan Yaman. Meski hingga saat ini keluarga saya masih aman-aman saja, tapi jadi kurang tenang ketika ada perang. Kalau di sini (kampus UMG, Red) lebih tenang dan nyaman. Kultur masyarakatnya bagus,” tandas Azzam yang juga mahasiswa semester II Teknik Industri ini dalam Bahasa Inggris, yang dikuatkan oleh Hozifa Ismail Ali Adam, mahasiswa Fakultas Ekonomi UMG asal Sudan.

Sementara Agung menambahkan, banyaknya mahasiswa asal luar negeri ini menguatkan stigma, bahwa UMG tidak saja menjadi kampus pilihan bagi mahasiswa dalam negeri dari berbagai daerah. Lebih dari itu, UMG mendapat kepercayaan dari warga dunia.

“Kami terus kembangkan dan membuka ruang bagi adik-adik calon mahasiswa di luar negeri untuk belajar di kampus ini,” pungkas Agung seraya menambahkan, bahwa jumlah mahasiswa asing di UMG terus meningkat dari tahun ke tahun. (*)


Post Views: 1

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puasa Ala Rojali dan Rohana
Ramadan Camp Gresik Bahas Gentle Parenting Tanpa Burnout
Dongeng Paijo Warnai Ramadan Camp PDPM Gresik
Preloved for Love: Kepedulian Siswa Spemdalas Mengalir ke SD MURI
Kesakralan Ramadan dan Paradoks Konsumerisme
TK ABA 38 Driyorejo Bagi 250 Takjil Buah
Manisnya Berbagi Takjil Ramadan bersama KB dan TK Aisyiyah Wringinanom
UMG Berikan Santunan kepada Puluhan Anak Yatim di 4 Kecamatan Kabupaten Gresik
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 02:37 WIB

UMG Digandrungi Mahasiswa Asing, Masyarakatnya Ramah dan Menyenangkan

Senin, 9 Maret 2026 - 17:37 WIB

Puasa Ala Rojali dan Rohana

Senin, 9 Maret 2026 - 08:34 WIB

Ramadan Camp Gresik Bahas Gentle Parenting Tanpa Burnout

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:33 WIB

Dongeng Paijo Warnai Ramadan Camp PDPM Gresik

Minggu, 8 Maret 2026 - 05:32 WIB

Kesakralan Ramadan dan Paradoks Konsumerisme

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

UMG Digandrungi Mahasiswa Asing, Masyarakatnya Ramah dan Menyenangkan

Selasa, 10 Mar 2026 - 02:37 WIB

Muhammadiyah Gresik

Puasa Ala Rojali dan Rohana

Senin, 9 Mar 2026 - 17:37 WIB

Kriminal

Jelang Mudik Lebaran, Polres Gresik Sidak Senpi Anggota

Senin, 9 Mar 2026 - 13:39 WIB

Muhammadiyah Gresik

Ramadan Camp Gresik Bahas Gentle Parenting Tanpa Burnout

Senin, 9 Mar 2026 - 08:34 WIB

Muhammadiyah Gresik

Dongeng Paijo Warnai Ramadan Camp PDPM Gresik

Minggu, 8 Mar 2026 - 23:33 WIB