Wow Harga Lahan Kali Mireng Dimainkan Spekulan

- Editorial Team

Selasa, 16 September 2014 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_   Lahan megaproyek Pelabuhan Internasional Kali Mireng terus menjadi perbincangan warga Manyar. Setelah tukar guling tiga tanah kas desa (TKD), kini muncul dugaan permainan harga saat pembebasan lahan.

Sumber di kalangan spikulan tanah di kecamatan Manyar menyebut, modus permainan yaitu harga yang ditawarkan panitia pembebasan lahan di kawasan Kali Mireng, Kecamatan Manyar, Gresik,  beda dengan harga patokan pengembang pelabuhan. Karena itu, pemilik lahan di kawasan Kali Mireng banyak yang belum melepaskan tanahnya. 

“Masih ada sekitar 60 persen yang belum ada kesepakatan, karena harga yang ditawarkan,” ujar warga Manyar yang tidak mau disebut namanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Upertam (Ukhuwah Persatuan Petani Tambak) Syaiful Imam saat ditemuibwartawan mengatakan, Investor yaitu kerjasama PT Aneka Kimia Raya (AKR) Corporindo Tbk dengan PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI)  menganggarkan antara Rp500 juta hingga Rp1,3 juta permeter persegi. Namun, oleh makelar disampaikan ke pemilik lahan hanya Rp75 ribu sampai Rp250 ribu.

Baca Juga :  Tragedi Wisata Bajak Laut Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Korban

Awalnya pemilik lahan yang rata-rata petani tambak tidak mempersoalkan harga penawaran panitia lokal. Namun, pemilik mendapat informasi tentang komposisi harga tersebut, sehingga perundingan harga mencapai deadlock. Akhirnya, panitia lokal mengadakan pertemuan di RM Cianjur.

“Dalam pertemuan tadi tidak ada yang berani mengungkapkan harga pihak investornya,” terang Syaiful Imam.

Justru, lanjut dia, dalam pertemuan tersebut hanya membicarakan tentang tanggul tambak yang rusak akibat proyek tersebut. Bahkan, pihak investor berjanji untuk mengganti. Hanya, sebelum ada perjanjian pihak investor bakal melakukan peninjauan lokasi melihat tingkat kerusakan.

“Pada intinya, kalau mereka membuka harga kami akan mau. Bahkan, kami siap melakukan deal-deal harga secara terbuka. Sehingga, tidak ada dusta,” tegas Syaiful Imam lagi.

Rencana Kali Mireng yang dibebaskan totalnya 2.500 hektar. Selain pelabuhan akan dijadikan kawasan industri terpadu. Hanya saat ini diklaim bila yang bisa dibebaskan panitia lokal sebanyak 1.500 hektar.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PPP DPRD Gresik Khoirul Huda menjelaskan, bila penggunaan lahan disana ada indikasi melanggar aturan. Sehingga, pihaknya meminta Pemkab Gresik untuk mengkaji ulang hal ini. Bahkan, bila perlu membatalkannya.

Baca Juga :  Die rasante Entwicklung digitaler Anwendungen hat die Welt des Entertainments und der Spielebranche

“Saya mendapatkan laporan kalau tanah kas desa yang terkena dampak pembangunan ternyata ditukar dengan tanah yang berada di Kecamatan Dukun,” ujarnya.

Menurutnya, proses tukar guling beberapa lahan ditengarai telah melanggar Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). Hal ini lantaran tukar guling tanah desa tidak dilakukan dengan tanah yang ada di desa itu juga, melainkan di tempatkan di desa lain. Aturan yang dilanggar adalah Permendagri nomor 4 tahun 2007 tentang pengelolaan tanah desa.

“Dalam aturan ini, seharusnya tanah ganti dari hasil tukar guling harus dari desa itu juga. Tetapi, yang terjadi di lapangan malah tanah kas desa di Manyarejo, Sukomulyo dan Manyar Sidorukun diganti dengan tanah yang lokasinya berada di daerah Dukun,” ujaranya.( sik)

Editor: sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung
Gressmall dan Aston Gresik Gelar Kurban Akbar, Enam Hewan untuk Warga Sekitar
JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik
Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse
Kerja Sama Indonesia-Azerbaijan 2026 Fokus Vokasi
Damar Kurung Tak Padam: Anak-anak Benjeng bercerita di Atas Kertas
Geliat Rasa di Jantung Gresik: Icon Food City Ramaikan Mall, Peluk UMKM Lokal
Ketika Investasi Banjiri Gresik Utara: Warga Lokal Cuma Penonton?
Berita ini 24 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 18:19 WIB

GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:21 WIB

Gressmall dan Aston Gresik Gelar Kurban Akbar, Enam Hewan untuk Warga Sekitar

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:57 WIB

JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:33 WIB

Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:31 WIB

Kerja Sama Indonesia-Azerbaijan 2026 Fokus Vokasi

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Neisya Yumna Juara 2 Lomba Bercerita HAN Wringinanom

Kamis, 4 Jun 2026 - 12:38 WIB

Muhammadiyah Gresik

Di Antara Detik yang Tak Pernah Berhenti

Kamis, 4 Jun 2026 - 03:37 WIB

Muhammadiyah Gresik

32 Siswa MIISMO Raih Medali IKMC 2026

Rabu, 3 Jun 2026 - 18:35 WIB

Advertorial

DPRD Gresik Dukung Penguatan Anggaran JPD Rusak

Selasa, 2 Jun 2026 - 17:29 WIB

5 pejabat eselon 2 Pemkab Gresik yang termiskin

PEMERINTAHAN

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah

Selasa, 2 Jun 2026 - 09:04 WIB