Donasi Melalui Lazismu Ke Palestine Apakah Sampai, Ini Jawabannya

- Editorial Team

Rabu, 19 Mei 2021 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angkatan Muda Muhammadiyah Kec Sidayu sedang melakukan penggalangan dana di ranting-ranting Muhammadiyah untuk saudara kita di Palestine. Rabo (19/05) [Foto: AMM Sidayu)

Angkatan Muda Muhammadiyah Kec Sidayu sedang melakukan penggalangan dana di ranting-ranting Muhammadiyah untuk saudara kita di Palestine. Rabo (19/05) [Foto: AMM Sidayu)

Muhammadiyah bergerak untuk menghimpun dana guna membantu saudara muslim di Palestina. satu diantaranya dilakukan oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kecamatan Sidayu yang terdiri dari Ikatan pelajar Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah, Hisbul Wathan, Nasyiatul Aisyiyah, dan Tapak suci.
Hari ini (Rabo, 19/5) AMM Sidayu melakukan grebeg Ranting, pengumpulan donasi untuk Palestina di ranting Sedagaran Sidayu. Program Grebeg Ranting ini akan dilaksanakan hingga 29 Mei 2021.

Program Koordinator Muhammadiyah Aid, Dr. Wachid Ridwan mengajak seluruh warga Muhammadiyah di berbagai daerah untuk segera melakukan galang dana dan berinfak melalui Lazismu.

“Salurkan bantuan anda melalui Lazismu-Lazismu yang ada di berbagai daerah. Insyaallah dari mereka akan kita kumpulkan di Lazismu Pusat. Bersama dengan aktivis-aktivis Muhammadiyah di Pusat dan Daerah, kita salurkan bantuan terbaik kita,” ujar Wachid.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangannya, Muhammadiyah Aid yang dibentuk oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah merupakan lembaga ad hoc, terdiri dari Hubungan Luar Negeri, MDMC, dan Lazismu. Muhammadiyah Aid bertugas untuk memberikan bantuan-bantuan kemanusiaan khusus ke luar negeri.

Sementara itu Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengajak seluruh elemen Persyarikatan memberikan dukungan terbaik kepada bangsa Palestina melalui dukungan nyata berupa donasi dan do’a.

Baca Juga :  PC Fatayat NU Gresik Juara 1 Asifa Se Jatim Tahun 2020

“Maka kita bisa berempati, bersimpati bahwa betapa hidup sebagai bangsa Indonesia. Setelah tahun 1948 (Palestina) dirampas hak-haknya dalam kurun lebih dari 75 tahun mereka harus berjuang jatuh bangun dan berapa ribu nyawa melayang sebagai syuhada,” pesannya dalam seremoni Milad 104 tahun ‘Aisyiyah, Rabu (19/5).

Pembelaan kepada Palestina menurut Haedar bukan pada sentimen agama, tetapi kewajiban Indonesia melanjutkan sikap jelas dan tegas para founding fathernya.

“Dalam konteks inilah selain doa kita harus menggerakkan pengumpulan dana dari seluruh warga Persyarikatan untuk warga Palestina. Semuanya harus kita tunjukkan, saatnya tidak hanya dengan berteriak, tapi dengan doa yang terus kita munajatkan kepada Allah agar kezaliman segera sirna di muka bumi ini dan bangsa Palestina mendapatkan tempat yang layak sebagai bangsa yang merdeka dan negara yang berdaulat,” jelasnya.

Beberapa bantuan yang telah diserahkan dan masih berlangsung antara lain kepada Muslim Rohingya, Moro di Filipina, dan Palestina. Muhammadiyah Aid telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa di Universitas Islam Gaza, termasuk bantuan-bantuan kemanusiaan isidental ketika puasa, idul fitri, dan idul adha.

Baca Juga :  Awali Tahun Baru Dengan Berkarya Dan Berliterasi

“Saat ini, mereka sangat membutuhkan bantuan kita. Kita tau bagaimana perjuangan mereka baik di Gaza, Yerusalem, maupun Tepi Barat. Jiwa pun mereka pertaruhkan demi bangsanya dan demi tanahnya,” tutupnya.

Bagaimana bantuan yang digalang Muhammadiyah bisa sampai di Palestine, Branch Manager Lazismu Gresik, Minal Abidin menjelaskan bahwa Muhammadiyah AID menggunakan dua jalur untuk menyalurkan bantuan, Jalur Pemerintahan dan jalur lembaga swadaya masyarakat Lokal.

“Muhammadiyah sudah melakukan komunikasi dengan kementrian kesehatan di Palestine terkait bantuan yang akan diberikan dari masyarakat Indonesia melalui Lazismu, selain itu melalui Muhammadiyah Aid juga menjalin kerjasama dengan lembaga swadaya masyarakat Lokal dan ini sudah berjalan lama” ujar Abidin, Ramo (19/05) melalui sambungan seluler.

lembaga swadaya masyarakat di Pelstine yang sudah menjalin kerjasama dengan Muhammadiyah AID diantaranya nternational Education Scientific and Cultural Organization (IESCO) Sebuah Lembaga sosial yg konsen dalam bidang sosial, pendidikan dan kesehatan warga Palestine, dan untuk yang di jalur tepi barat Muhammadiyah Aid menggandeng At Tsauri Silwan Woman Centre (AWS).

“jadi jangan khawatir terkait donasi yang sudah diberikan melalui Lazismu, Insyaallah akan tersampaikan dengan amanah,” Ujar Abidin. (tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Haul Masyayikh Ponpes Zainal Abidin Bungah Jadi Momentum Teladani Ulama
Dispendukcapil Gresik Akan Buka 7 Layanan Adminduk di Festival Nasi Krawu
Tumpeng Raksasa Nasi Krawu Gresik Siap Pecahkan Rekor MURI
Teater KWGe Akan Guncang Festival Tumpeng Nasi Krawu Rekor MURI
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:39 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:09 WIB

Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:45 WIB

Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:17 WIB

Haul Masyayikh Ponpes Zainal Abidin Bungah Jadi Momentum Teladani Ulama

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Melalui Baris-berbaris, Siswa SD Almadany Dilatih Disiplin

Rabu, 15 Jul 2026 - 20:40 WIB