Sejarawan UM Bandung: Spirit Kepahlawanan Muhammadiyah Harus Terus Dihidupkan

- Editorial Team

Selasa, 12 November 2024 - 03:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNGMU.COM, Bandung – Spirit kepahlawanan dalam sejarah Muhammadiyah dan relevansinya dengan kehidupan modern menjadi sorotan penting yang diangkat oleh Sopaat Rahmat Selamet, dosen dan sejarawan Universitas Muhammadiyah Bandung. Gagasan ini disampaikannya saat menjadi pembicara dalam program Gerakan Subuh Mengaji (GSM) Aisyiyah Jawa Barat pada Minggu (10/11/2024).

Sopaat, yang juga tengah menempuh program doktoral di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, memaparkan bahwa selain makna pahlawan dalam nomenklatur UU negara, konsep kepahlawanan bisa diperluas maknanya lebih dari sekedar perjuangan fisik melawan penjajahan. Menurutnya, kepahlawanan juga tercermin dalam semangat pengorbanan untuk kebaikan bersama dan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Sebanyak 23 pahlawan nasional dari kader Muhammadiyah ada tiga tokoh yang lekat dengan masyarakat Jawa Barat, yaitu Gatot Mangkupradja, Otto Iskandardinata, dan Djuanda Kartawidjaya. Mereka dikenal karena keberanian dan dedikasi dalam memperjuangkan kemerdekaan dan mengabdi di berbagai bidang untuk membangun negeri,” jelasnya.

Baca Juga :  Momen Tahun Baru, Siswa Spemdalas Raih Juara 1 Gresik Climbing Series 2026

Dalam perspektif Islam, Sopaat menekankan bahwa sosok pahlawan adalah mereka yang memperjuangkan kebenaran dan nilai-nilai luhur Islam. Hal ini, menurutnya, tercermin dalam konsep jihad yang tidak hanya berbentuk pertempuran fisik, tetapi jihad besar dalam pengendalian diri dan nafsu. ”Setiap amal positif yang memberikan manfaat bagi kehidupan orang lain merupakan bentuk kepahlawanan yang sejati,” tegasnya.

Lebih lanjut, sejarawan ini mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk terus memperbarui semangat perjuangan yang relevan dengan tantangan zaman. Ia juga menekankan pentingnya menghargai jasa para pendahulu melalui silaturahmi dengan keluarga mereka, terutama pada momen-momen khusus seperti Milad Muhammadiyah atau Idul Fitri.

Baca Juga :  PWA Jatim Gelar Pelatihan Perawatan Jenazah

Misalnya dengaan memberikan reward kepada para ”pahlawan” Muhammadiyah yang sunyi dari sorotan kamera/pemberitaan seperti kiai, ustaz, atau aktivis yang berdedikasi dan berprestasi bagi kemajuan masyarakat di akar rumput seperti di ranting dan cabang Muhammadiyah.

”Spirit kepahlawanan yang dihidupi oleh generasi terdahulu Muhammadiyah merupakan warisan berharga yang perlu terus dihidupkan dalam bentuk amal nyata demi kebaikan umat dan bangsa,” pungkasnya, mengakhiri pemaparan.

Melalui forum ini, Sopaat berharap nilai-nilai kepahlawanan yang telah diwariskan oleh para tokoh Muhammadiyah dapat terus dijaga dan diimplementasikan dalam konteks kekinian, sebagai bentuk kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan agama.***(FA)



sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sampah Plastik Nol – Mbayar Kopi Nol
Praktik IPAS MIISMO, Siswa Pelajari Dampak Pemanasan Global
2 Siswa SMAMDELA Gresik Lolos Final Duta Genre 2026
Rayakan Milad ke-31, Mugeb Primary School Hadirkan 10 Dedikator Kepala Sekolah dalam Reuni Penuh Makna
Asah Kreativitas, Siswa Kelas 3 MI Islamiyah Mojopetung Ubah Bentuk Geometri Jadi Bangunan Mini
Raker Bagian Dikdasmen dan PNF PRM Kedanyang, Inilah Hasilnya
Spemdalas Raih Juara 2 Gress of Champions Vol. 2 SMP
AAM Spemdalas Gresik Digelar, Siswa Ikuti Ujian Online
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:24 WIB

Sampah Plastik Nol – Mbayar Kopi Nol

Jumat, 17 April 2026 - 01:24 WIB

Praktik IPAS MIISMO, Siswa Pelajari Dampak Pemanasan Global

Kamis, 16 April 2026 - 16:22 WIB

2 Siswa SMAMDELA Gresik Lolos Final Duta Genre 2026

Kamis, 16 April 2026 - 07:21 WIB

Rayakan Milad ke-31, Mugeb Primary School Hadirkan 10 Dedikator Kepala Sekolah dalam Reuni Penuh Makna

Rabu, 15 April 2026 - 13:19 WIB

Raker Bagian Dikdasmen dan PNF PRM Kedanyang, Inilah Hasilnya

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Sampah Plastik Nol – Mbayar Kopi Nol

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:24 WIB

Muhammadiyah Gresik

Praktik IPAS MIISMO, Siswa Pelajari Dampak Pemanasan Global

Jumat, 17 Apr 2026 - 01:24 WIB

Muhammadiyah Gresik

2 Siswa SMAMDELA Gresik Lolos Final Duta Genre 2026

Kamis, 16 Apr 2026 - 16:22 WIB