Pelayanan Emergency Puskesmas Sidayu Sangat Buruk

- Editorial Team

Rabu, 16 Maret 2022 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelayanan Puskesmas Sidayu sangat buruk dirasakan oleh warga masyarakat Sidayu, terutama pelayanan kegawat daruratan.

Kabargresik.com menemukan beberapa peristiwa kecelakaan yang terjadi di kecamatan Sidayu yang seharusnya ditangani oleh Puskesmas Sidayu, namun tidaklah mendapatkan layanan yang standar. Bahkan pihak Puskesmas menolak melayani pasien korban laka.

Seperti kejadian kecelakaan pada Rabo, (23/2/2022) usai sholat subuh. Seorang pengendara motor menabrak truk kontainer yang sedang berhenti karena mengalami kerusakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini terjadi di  jalan pahlawan Asempapak Sidayu.

Oleh beberapa warga yang melihatnya langsung kejadian dilaporkan ke Polsek Sidayu dan meminta bantuan pertolongan ke Puskesmas Sidayu

Namun sayangnya permohonan pertolongan pertama dari pihak Puskesmas ditolak mentah-mentah.

Pihak Puskesmas Sidayu berdalih bahwa Puskesmas Sidayu tidak bisa menerima pasien di unit gawat darurat (UGD) karena Puskesmas Sidayu merupakan satu di antara 7 Puskesmas yang  melayani isolasi terpusat (Isoter) pasien covid 19.

Oleh salah seorang perawat jaga malam saat itu disarankan untuk meminta bantuan kepada rumah sakit lain.

“Untuk sementara kami tidak bisa menerima pasien di UGD mas silakan mencari rumah sakit lain” ujar perawat perempuan saat itu.

Warga yang meminta bantuan tersebut juga memohon kepada pihak Puskesmas untuk bisa mengevakuasi korban dengan mobil ambulans yang ada.

Namun jawabannya sangat disayangkan, pihak Puskesmas menyatakan bahwa sopir ambulan tidak ada di tempat.
“Sopirnya tidak ada mas, coba cari bantuan ke tempat lain” ujar petugas perempuan yang jaga malam saat itu.

Baca Juga :  Gresik Dapat Piagam Peduli Naker Pedesaan

Akhirnya masyarakat berinisiatif membawa korban kecelakaan tersebut ke rumah sakit yang lain. Dengan ambulans dari pihak luar.

Kejadian serupa terjadi lagi pada Jumat (11/32022). Lokasi kecelakaan kurang dari 100 meter jaraknya dari Puskesmas Sidayu.
Beberapa warga yang mengetahui kecelakaan tersebut meminta bantuan kepada pihak Puskesmas Sidayu, namun bantuan tidak kunjung datang dengan alasan ambulans belum siap untuk keluar mengevakuasi korban. Akhirnya warga bergotong-royong membawa korban kecelakaan dengan motor ke Puskesmas Sidayu.

Sesampainya di Puskesmas Sidayu korban kecelakaan tersebut harus mendapatkan pertolongan lanjutan dan dirujuk ke rumah sakit Ibnu Sina Gresik.

Namun lagi-lagi pihak Puskesmas Sidayu merasa kesulitan untuk membawa pasien tersebut ke rumah sakit rujukan.

Salah satu petugas jaga saat itu memberi solusi kepada pihak keluarga korban dengan dua opsi.
Opsi pertama, korban dirujuk ke rumah sakit dengan menggunakan mobil pribadi, sementara opsi yang kedua korban dirujuk ke rumah sakit dengan menggunakan ambulans.

Namun pihak Puskesmas Sidayu menyatakan bahwa ambulans  belum siap.

Sehingga pihak keluarga korban mengusahakan ambulans dari pihak luar.

Anehnya setelah ambulans dari pihak luar datang, terjadi kegaduhan.

Pihak korban disalahkan oleh petugas jaga yang lain karena membawa kendaraan ambulans dari luar Puskesmas.

“Salah seorang petugas kesehatan lainnya melarang adanya kendaraan ambulans dari luar untuk mengangkut korban yang telah ditangani oleh pihak Puskesmas Sidayu.” Ujar Shohib, keluarga korban 

Baca Juga :  Di Penghujung Tahun 2018, Gresik Sabet 3 Penghargaan Nasional Sekaligus

Kepala Puskesmas Sidayu, Inna Widya Satvika saat dikonfirmasi pada Senin (14/3/2022) berdalih bahwa tidak menerima layanan di unit gawat darurat karena tempat tersebut digunakan untuk penanganan isolasi terpusat bagi pasien covid 19.

“Ngapunten, menurut Keputusan Bupati Gresik
No. 445/50/HK/437.12/2022
Tentang Pusat kesehatan masyarakat sebagai tempat karantina dan isolasi sementara pada status keadaan darurat bencana wabah penyakit corona virus disease di Kabupaten Gresik.
Memang Kita tidak diperbolehkan menerima pasien UGD karena kita adalah salah satu dari puskesmas. isoter yang ditunjuk Dinkes.” Jawab Inna, Senin (14/3/2022) melalui pesan singkat WhatsApp.

Pernyataan kepala Puskesmas Sidayu ini dikonfirmasi oleh kabargresik.com ke kepala dinas kesehatan kabupaten Gresik, Muhibatul Husnah menyatakan bahwa Puskesmas yang juga melayani isolasi terpusat bagi pasien covid-19 masih bisa melayani kasus gawat darurat.

“Puskesmas isoter tentu masih bisa melayani kasus emergency termasuk korban kecelakaan” jelas Husnah singkat, Rabo (16/3/2022).

Terkait keterbatasan sopir ambulans, Khusnah menyatakan bahwa pihak Puskesmas bisa melakukan improvisasi petugas untuk bisa menjadi sopir ambulans apabila sopir ambulans nya tidak ada.

“Memang di beberapa puskesmas kekurangan tenaga sopir ambulans, namun itu tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak bisa melayani kasus yang emergency seperti menolong korban kecelakaan” jelas Khusnah. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik
KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri
Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik
Berita ini 219 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 20:22 WIB

Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik

Senin, 16 Maret 2026 - 00:54 WIB

3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:52 WIB

Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF

Berita Terbaru

BISNIS

PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi

Selasa, 14 Apr 2026 - 08:13 WIB

Muhammadiyah Gresik

Workshop Aisyiyah Dukun Dorong Keluarga Sadar Hukum

Selasa, 14 Apr 2026 - 01:15 WIB

Muhammadiyah Gresik

Lazismu Gresik Optimistis Realisasikan Target Penghimpunan Kurban

Senin, 13 Apr 2026 - 16:14 WIB

Muhammadiyah Gresik

Raker Dikdasmen PNF Kedanyang : Dari Pantun ke Kebijakan,

Minggu, 12 Apr 2026 - 22:11 WIB