Istighosah Hari Buruh Tanpa Buruh

- Editorial Team

Jumat, 1 Mei 2015 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik_  Bertempat di Halaman Kantor Bupati Gresik Jum’at (1/5/2015) ribuan jamaah dari guru, PNS, anggota TNI dan Polri serta pelajar melaksanakan Istighosah Qubro, sayangnya tidak tampak perwakilan buruh yang mengikuti Istighosah tersebut.
Mereka semua tampak larut dalam doa yang dipimpin oleh beberapa kyai Gresik yang mendoakan agar buruh Gresik selalu diberi kesehatan, rahmat dan hidayat serta selalu sejahtera.
 
Dalam kesempatan ini perwakilan buruh dari Sekretariat bersama serikat buruh dan pekerja Gresik (Sekber SB-SP), Jazuli menyatakan rasa terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati Gresik serta segenap yang ikut menghadiri Istighotsah Qubro karena telah mendoakan para buruh Gresik.

”Semoga doa saudara semua diterima oleh Allah SWT” harapnya.

Jazuli juga meminta maaf karena teman – teman buruhnya memperingati hari buruh dalam kegiatan lain di luar acara ini pihaknya meminta maaf.
 
Jazuli mengakui Pemkab Gresik telah banyak membantu, namun demikian sebagian temannya masih ada yang turun kejalan untuk menyampaikan aspirasinya.

“Inilah bentuk demokrasi. Kami mengakui banyak teman kami yang saat ini juga turun ke jalan. Hal ini karena sesuai fakta dilapangan beberapa buruh masih belum merasa sejahtera dan belum mendapatkan haknya sesuai peraturan perundangan yang berlaku” jelasnya.
 
Didepan peserta Istighotsah Hari buruh International dan sejumlah Kyai, Sambari-Qosim berharap agar buruh senantiasa menjadi bagian masyarakat Gresik yang agamis.

Baca Juga :  Afan Bunuh Anaknya Supaya Buah Hatinya Masuk Surga

“Kami ingin teman-teman buruh untuk untuk bisa menjadi santri secara menyeluruh. Dengan demikian setiap kesempatan kegiatan bisa lebih berorientasi pada kehidupan keagamaan” ujar Qosim.
 
Sementara Bupati Sambari menekankan kepada Disnaker Gresik agar lebih pro aktif dalam melaksanakan koordinasi antara Pemerintah, buruh dan Pengusaha. “Kepada Kadisnaker hendaknya selalu mengawal agar hal-hal yang sudah diatur dalam peraturan perundangan dan belum dipenuhi oleh perusahaan agar dikoordinasikan dengan baik.” perintah Sambari.

Dalam kesempatan itu Sambari dan Qosim melounching tabloid Suara Buruh Gresik (SBG) yang diterbitkan oleh DPC F SP LEM Kab Gresik.

Tabloid yang terbit bulanan ini dikerjakan oleh buruh dan di distibusikan dikalangan buruh dan perusahaan. (Imam)

Editor: Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB