Ketulusan Seorang Cleaning Service: Ana Hanifah Berkurban Dua Kambing untuk Anaknya

- Editorial Team

Selasa, 10 Juni 2025 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Girimu.com — Di tengah kemeriahan Hari Raya Idul Adha yang dilaksanakan oleh Panitia Kurban Masjid An Nuur Kandangasin bersama SD Muhammadiyah 1 Wringinanom (SD Muwri) dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Wringinanom, terselip kisah mengharukan dari sosok yang sering luput dari perhatian. Ana Hanifah, seorang cleaning service di SD Muwri, diam-diam telah mempersiapkan kurban dua ekor kambing atas nama dua anaknya, Nanda dan Rifqi.

Keteladanan Luar Biasa

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ana bukanlah orang yang menonjol di lingkungan sekolah. Ia dikenal sebagai sosok sederhana yang setiap hari membersihkan ruangan, membantu siswa saat istirahat, dan menjaga kantin sekolah. Namun, di balik keseharian itu, ia menyimpan semangat luar biasa untuk berkurban.

Minggu (8/6/2025), Ana menyerahkan dua ekor kambing kepada panitia kurban. Banyak yang terkejut saat nama anaknya, Nanda, tercatat sebagai peserta kurban dengan dua ekor kambing.

Dengan penghasilan yang paling kecil di antara pegawai sekolah, Ana tetap mampu menyisihkan uang sedikit demi sedikit sejak awal tahun. “Saya dan suami memang niatkan dari awal, supaya anak-anak kami bisa berkurban. Alhamdulillah, Allah mudahkan,” ungkap Ana dengan senyum tenang.

Baca Juga :  MDMC Sampaikan Peran Kemanusiaan Muhammadiyah di Hadapan Pertemuan Koalisi Gereja Dunia

Ia tidak sendiri dalam perjuangannya. Suaminya yang bekerja serabutan ikut menambah kekurangan. Mereka berdua saling mendukung dalam mewujudkan niat mulia ini. Bagi Ana, kurban bukan semata ritual, melainkan ajaran nilai dan keteladanan untuk anak-anaknya.

Kisah inspiratif ini baru diketahui oleh guru dan staf sekolah pada hari pelaksanaan kurban. Mereka kaget ketika melihat nama anak Ana tercatat sebagai peserta. “Awalnya kami kira bantuan dari orang lain. Tapi setelah dikonfirmasi, ternyata Bu Ana dan suaminya yang menabung selama hampir setahun,” tutur Mufidatul Latifah, salah satu guru SD Muwri.

Reaksi para guru pun beragam. Sebagian terharu, sebagian lagi malu karena belum mampu melakukan hal serupa. Ana berhasil menyentuh hati banyak orang hanya dengan ketulusan dan tekad yang kuat.

Baca Juga :  MI Muhammadiyah 2 Banyuurip Raih Penghargaan Adiwiyata Jatim, Dapat Apresiasi Khusus dari Bupati Gresik

Apa yang dilakukan Ana bukanlah hal sepele. Ia memperlihatkan, bahwa ibadah bukan tentang kemampuan materi, tetapi niat dan keikhlasan. Seorang guru menyampaikan bahwa kisah Bu Ana akan dijadikan bahan pembinaan karakter siswa.

“Bu Ana memberikan bukti, bahwa nilai Islam bisa dijalankan oleh siapa pun. Tidak harus orang kaya atau berkedudukan,” ujarnya.

Di balik pekerjaan yang mungkin dianggap remeh oleh sebagian orang, Ana justru menunjukkan sikap mulia. Ia mengajarkan arti berkurban sesungguhnya. Dari sapu yang digenggam setiap pagi, ia telah menyapu keraguan dan menggantinya dengan keteladanan.

Kisah Ana pun menyebar luas, menjadi inspirasi di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar. Ia membuktikan, bahwa ketulusan, kesabaran, dan kerja keras bisa mengalahkan segala keterbatasan. (*)

Kontributor: Rahmat Syayid Syuhur


Post Views: 5

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Farikha Ingatkan Siswa Berlian Primary School Jaga Adab dan Tilawah
Dari Pudak hingga Nasi Krawu: Saatnya Pendidikan Karakter Anak Berakar pada Kearifan Lokal
International Dance Tampil Memukau di Special Moment #12 SD Muhammadiyah GKB 2
Special Moment Pelepasan Siswa SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik Lahirkan Suasana Haru dan Apresiasi Orang Tua
Pengajian Ahad Pagi PDM Gresik: Teladan Besar dari Kisah Bapak Para Nabi, Ibrahim 
Paijo Bilang Jangan Sombong, Pesan Seru di Balik Lomba Menggambar Milad ke-25 Spemdalas
Tasyakuran Kelulusan SMK Mulia Gresik Penuh Makna
Kreativitas Generasi Muda lewat Menggambar Meriahkan Milad ke-25 Spemdalas
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:52 WIB

Farikha Ingatkan Siswa Berlian Primary School Jaga Adab dan Tilawah

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:51 WIB

Dari Pudak hingga Nasi Krawu: Saatnya Pendidikan Karakter Anak Berakar pada Kearifan Lokal

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:49 WIB

International Dance Tampil Memukau di Special Moment #12 SD Muhammadiyah GKB 2

Senin, 8 Juni 2026 - 15:49 WIB

Special Moment Pelepasan Siswa SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik Lahirkan Suasana Haru dan Apresiasi Orang Tua

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:47 WIB

Paijo Bilang Jangan Sombong, Pesan Seru di Balik Lomba Menggambar Milad ke-25 Spemdalas

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Farikha Ingatkan Siswa Berlian Primary School Jaga Adab dan Tilawah

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:52 WIB

Muhammadiyah Gresik

International Dance Tampil Memukau di Special Moment #12 SD Muhammadiyah GKB 2

Selasa, 9 Jun 2026 - 00:49 WIB