Penjual Bendera di Gresik Sepi, Online Jadi Saingan

- Editorial Team

Kamis, 7 Agustus 2025 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar Gresik – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80, para penjual bendera musiman di Gresik justru mengeluhkan sepinya pembeli. Penjualan yang biasanya meningkat pada bulan Agustus kini anjlok, diduga karena maraknya pembelian secara online dan banyak warga yang masih menggunakan bendera lama.

 

Hamdan, salah satu penjual bendera musiman di pinggir jalan, menyebutkan bahwa omzetnya turun drastis dibanding tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

> “Omzet tahun ini sedikit sekali. Sehari hanya dua hingga tiga orang yang membeli. Penjual bendera secara online juga berdampak bagi kami,” ujarnya, Selasa (6/8/2025).

 

 

 

Penjual lainnya, Agung, juga mengeluhkan hal serupa. Ia mengatakan bahwa sebagian besar masyarakat lebih memilih menyimpan dan menggunakan kembali bendera tahun lalu.

Baca Juga :  SG Target Kuasai 40 % Pasar Kalsel

 

> “Tahun ini sepi pembeli, sehari hanya 3-5 orang. Banyak yang tidak beli bendera baru, karena pakai bendera lama,” katanya.

Harga bendera yang dijual pun bervariasi, mulai dari Rp30.000 hingga Rp250.000 tergantung ukuran dan jenis. Bendera kecil dan besar untuk dipasang di depan rumah menjadi yang paling diminati.

 

Di sisi lain, sebagian warga masih memilih berbelanja langsung ke pedagang pinggir jalan karena bisa melihat langsung kondisi barang dan menawar harga.

 

Munir, warga Kelurahan Proklamasi, mengaku sengaja membeli bendera secara offline.

Baca Juga :  Tumpeng Aneka Rasa Bisa Dicicipi Malam Ini

 

> “Bendera saya yang lama sudah rusak. Saya lebih pilih beli langsung daripada online. Bisa nawar juga. Ini saya beli dua bendera, satu saya dapat Rp25 ribu padahal harganya Rp30 ribu,” ucapnya sambil tertawa.

Hal serupa disampaikan Irawan, pembeli lainnya, yang merasa lebih puas membeli secara langsung.

 

> “Kalau beli di pinggir jalan bisa lihat modelnya. Kita bisa pilih langsung mana yang bagus atau tidak,” pungkasnya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa meski penjualan daring semakin mendominasi, sebagian konsumen tetap mengandalkan penjual lokal yang memberikan nilai tambah seperti fleksibilitas dalam memilih dan negosiasi harga.

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional
3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa
200 Anak Yatim Belanja Lebaran Bersama Wartawan
Menu MBG Bungah Disorot, Wali Murid Pertanyakan Harga Satuan
Lukisan Gua Tertua Dunia di Bulu Sipong Dijaga SIG
SIG Percepat Pemulihan Pasca Banjir Sumbar dengan Bata Interlock
Berkah Ramadan: Petrokimia Gresik Bantu 146 Tempat Ibadah
Gressmall Ubah Atrium Jadi Arena Badminton, Dorong Gaya Hidup Aktif
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:00 WIB

KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional

Senin, 16 Maret 2026 - 00:54 WIB

3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:54 WIB

200 Anak Yatim Belanja Lebaran Bersama Wartawan

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:58 WIB

Menu MBG Bungah Disorot, Wali Murid Pertanyakan Harga Satuan

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:53 WIB

Lukisan Gua Tertua Dunia di Bulu Sipong Dijaga SIG

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Pesan Khatib Di Cerme: Jaga Hati Usai Ramadan

Minggu, 22 Mar 2026 - 12:12 WIB

Muhammadiyah Gresik

AI Memang Pandai Merangkai Kata, Tapi Tak Bisa Menggantikan Silaturahim

Minggu, 22 Mar 2026 - 03:11 WIB

Muhammadiyah Gresik

6.000 Jamaah Padati Salat Id di Lapangan Dukun

Sabtu, 21 Mar 2026 - 18:11 WIB