Pengajian Ahad Pagi PCM Kebomas Beber Orang yang Dirindukan Rosulullah, Siapa Saja Mereka?

- Editorial Team

Senin, 19 Januari 2026 - 03:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang, Dr Ajang Kusmana, MAg hadir memberikan materi Pengajian Ahad Pagi dengan tema “Orang yang Dirindukan Rasulullah” pada Ahad (18/1/2026) di Masjid At -Taqwa Perguruan Muhammadiyah Giri, Kebomas, Gresik, Jawa Timur.

Bertepatan dengan tanggal 29 Rajab 1447 Η, dosen Al-Islam dan Ke-Muhammadiyahan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)?ini mengawali kajian dengan sebuah pengertian tentang rindu. Rindu, katanya, adalah perasaan kuat dengan melibatkan emosi kejiwaan untuk bertemu atau keinginan mendalam terhadap seseorang, karena kenangan indah yang ingin diulang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rosulullah Muhammad SAW, menurut Dr Ajang Kusmana, merindukan umatnya di Telaga Al-Kautsar. Al-Kautsar adalah nama telaga (haudh) di padang Mahsyar yang akan didatangi oleh umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam di padang mahsyar. Telaga ini memiliki air yang datangnya dari sungai Al-Kautsar yang berada di surga.

“Namun tidak semua umat Rosulullah akan diterima dan terusir di haudh, Ingatlah! Ada golongan lelaki yang dihalangi dari datang ke telagaku sebagaimana dihalaunya unta-unta sesat’. Aku memanggil mereka, ‘Kemarilah kamu semua’. Maka dikatakan ‘Sesungguhnya mereka telah mengubah ajaranmu selepas kamu wafat. Maka aku bersabda: Pergilah jauh-jauh dari sini” ujarnya.

Baca Juga :  TK ABA 41 Menganti Gelar Simulasi Salat Idulfitri

Seperti yang disabdakan Rosulullah, mereka yang diusir dari haudh adalah orang yang telah mengganti ajaranku sesudahku.

Dia lalu mengungkapkan hadist riwayat Imam Bukhari yang menyampaikan: Ketika aku (Muhammad Saw) akan mengambilkan (minuman) untuk mereka dari al haudh, mereka dijauhkan dariku. Aku lantas berkata, ‘Wahai Rabbku, ini adalah umatku.’ Lalu Allah berfirman, ‘Engkau sebenarnya tidak mengetahui bid’ah yang mereka buat sesudahmu.’

Dari riwayat lain disampaikan, Celaka, celaka bagi orang yang telah mengganti ajaranku sesudahku. Siapakah mereka itu? Dr Ajang kemudian menyampaikan hadits yang
disampaikan oleh Imam Nawawi rahimahullah, para ulama berselisih pendapat dalam menafsirkan mereka yang tertolak dari telaga Nabi.

Pendapat pertama: yang dimaksud adalah orang munafik dan orang yang murtad. Boleh jadi ia dikumpulkan dalam keadaan nampak cahaya bekas wudhu pada muka, kaki dan tangannya. Nabi memanggil mereka dengan bekas yang mereka miliki. Lantas dibantah, mereka itu sebenarnya telah mengganti agama sesudahmu. Artinya, mereka tidak mati dalam keadaan Islam yang mereka tampakkan.

Pendapat kedua: yang dimaksud adalah orang yang masuk Islam di zaman Nabi lantas murtad sepeninggalnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memanggil mereka walau tidak memiliki bekas tanda wudhu. Walau Nabi tahu ke-Islaman mereka ketika ia hidup. Lantas dibantah, mereka itu adalah orang yang murtad setelahmu.

Baca Juga :  KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti

Pendapat ketiga: yang dimaksud, mereka adalah ahli maksiat dan pelaku dosa besar yang mati masih dalam keadaan bertauhid. Begitu pula termasuk di sini adalah pelaku bid’ah yang kebid’ahan yang dilakukan tidak mengeluarkan dari Islam.

Lantas siapa saja yang dirindukan Rosulullah Muhammad SAW ditelaga Kautsar? Dr Ajang mengungkapkan tiga golongan ini.

Pertama, umat yang tidak melakukan perbuatan dengan mengganti ajaran Rosulullah sesudah wafatnya. “Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Golongan kedua, umat yang akan menyambut rindu Rosulullah adalah yang taat dan puas dengan aturan Rosulullah SAW. “Apa yang datang Rasul kepadamu. maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras” (QS Al-Hasyr 7).

Golongan ketiga, orang yang dirindukan Rosulullah SAW adalah yang mencintainya. “Barangsiapa yang menghidupkan sunnahku, maka ia telah mencintaiku. Dan barangsiapa yang telah mencintaiku, maka aku bersamanya di Surga” (HR. Tirmidzi dan Thabarani). (*)

Kontributor: Mahfudz Efendi


Post Views: 2

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta
Spemdalas Perkuat Pendampingan Siswa Lewat Konferensi
KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti
Prodi PGSD FKIP UMG Raih Predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, Pacu Semangat Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Matamuda MI Islamiyah Mojopetung Hadirkan Madrasah Ramah, Murid Bahagia lewat Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan
Tiga Keberkahan Warnai Pengajian Bulanan Muhammadiyah-Aisyiyah Ranting Srembi Kebomas
MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa
Meriah dan Penuh Semangat, SD Al Islam Cerme Gelar Demo Ekstrakurikuler di Bawah Terik Matahari
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 01:48 WIB

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Spemdalas Perkuat Pendampingan Siswa Lewat Konferensi

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:15 WIB

KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:56 WIB

Prodi PGSD FKIP UMG Raih Predikat Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan, Pacu Semangat Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:55 WIB

Matamuda MI Islamiyah Mojopetung Hadirkan Madrasah Ramah, Murid Bahagia lewat Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB