Belajar Menghafal Al Quran di Masjid, Cara Berlian Primary School Menumbuhkan Cinta Ibadah Sejak Dini

- Editorial Team

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Gerimis tipis mengiringi langkah 53 siswa SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik (Berlian Primary School) saat berjalan menuju Masjid Al Mizan SMA Muhammadiyah 10 GKB, Senin pagi (12/1/2026). Meski cuaca belum sepenuhnya cerah, wajah ceria tetap terpancar dari siswa kelas I Al Aqsha dan kelas IV Alexandria yang pagi itu mengikuti kegiatan Tahfidz Goes to Mosque.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para siswa merupakan peserta Tahfidz Class Program (TCP) Berlian Primary School. Sejak pukul 06.00 WIB, beberapa di antara mereka sudah hadir di masjid, meskipun kegiatan baru dimulai pada pukul 06.45 WIB. Masjid Al Mizan, yang baru diresmikan Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebulan sebelumnya, menjadi lokasi kegiatan tahfidz kali ini.

Satu per satu siswa memasuki masjid dengan didampingi wali kelas dan guru tahfidz. Suasana masjid yang luas dan tenang membuat anak-anak tampak takjub. Bagi sebagian besar siswa, ini merupakan pengalaman pertama mengikuti kegiatan belajar menghafal Al Quran di masjid tersebut.

Tahfidz Goes to Mosque merupakan salah satu program TCP Berlian Primary School yang dirancang untuk memberi suasana belajar berbeda dari biasanya. Selain memperkuat hafalan Al Quran, kegiatan ini bertujuan menanamkan kecintaan terhadap masjid sejak usia dini, sejalan dengan nilai-nilai Islam yang menempatkan masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Baca Juga :  Belajar Mandiri Secara Ekonomi, Siswa Spemupat Praktik Berwirausaha, Produksi dan Jualan Jajanan

Ketua panitia kegiatan, Maratus Solihah, S.Pd.I, mengatakan Masjid Al Mizan dipilih karena berada di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah PCM GKB dan dekat dengan tempat tinggal mayoritas siswa di kawasan Pondok Permata Suci (PPS).
“Kami berharap anak-anak tidak hanya datang ke masjid saat kegiatan sekolah, tetapi juga tertarik datang bersama orang tua untuk memakmurkannya,” ujarnya.

Menurut Maratus, suasana masjid yang hening dan khusyuk membantu siswa lebih fokus dalam menghafal Al Quran.
“Alhamdulillah, anak-anak sangat senang dan terlihat lebih semangat,” katanya.

Hal senada disampaikan Reni Ratnawati, S.Pd.I, wali kelas I Al Aqsha. Ia menilai kegiatan tahfidz di masjid memberikan pengalaman emosional yang berbeda bagi siswa.
“Belajar di masjid terasa lebih tenang. Anak-anak jadi lebih fokus dan menikmati proses menghafal,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan shalat dhuha berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah dari Aditama, M.Ag, Sekretaris Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur. Dalam tausiyahnya, Aditama menyampaikan pentingnya adab di masjid serta keutamaan para penghafal Al Quran.

Baca Juga :  Puisi-puisi Cak Har - Girimu

Ia juga mengingatkan bahwa semangat menghafal Al Quran bisa naik dan turun. Karena itu, menurutnya, anak-anak perlu mendapat suasana belajar yang nyaman agar terhindar dari kejenuhan.
“Masjid bisa menjadi tempat yang menenangkan dan menguatkan kembali semangat mereka,” ujarnya.

Kepala Berlian Primary School, Farikha, S.Pd., mengatakan program Tahfidz Goes to Mosque terinspirasi dari pendidikan Rasulullah yang berpusat di masjid.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan. Kami ingin anak-anak tumbuh dengan hati yang dekat dengan masjid,” katanya.

Farikha menambahkan, pihak sekolah berkomitmen terus menguatkan program TCP melalui kegiatan di dalam maupun luar sekolah dengan melibatkan takmir masjid dan orang tua siswa.
“Harapannya, kecintaan anak-anak kepada Al Quran dan masjid tertanam sejak dini dan menjadi bagian dari kehidupan mereka kelak,” ujarnya.

Penulis: Farikha


Post Views: 4

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jadi Bagian dari SIKAP, Smala Dukung Program Ketahanan Pangan
Peduli Tumbuh Kembang Siswa, SD Mudri Hadirkan Konselor PLPK SMAMIO
SMK Muhammadiyah 5 Gresik Berpartisipasi dalam Kegiatan SIKAP Serentak Se-Jawa Timur melalui Penyemaian Bibit
​Ijtihad di Kota Industri: Menakar Arah Baru dan Peran Muhammadiyah Gresik
Satu Jam Penuh Makna, Serunya Membuat Makrame dan Gasing di SD Mudri
Laksanakan Kurikum Merdeka, Siswa SD Almadany Praktik Mebuat Telur Asin
Dari Debat hingga Coblosan, IPM Spemupat Rayakan Demokrasi Angkatan 51
Sambut Ramadan, Wali Murid SD Al Islam Cerme Perdalam Fiqh Puasa
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 15:39 WIB

Jadi Bagian dari SIKAP, Smala Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 26 Januari 2026 - 06:39 WIB

Peduli Tumbuh Kembang Siswa, SD Mudri Hadirkan Konselor PLPK SMAMIO

Minggu, 25 Januari 2026 - 21:37 WIB

SMK Muhammadiyah 5 Gresik Berpartisipasi dalam Kegiatan SIKAP Serentak Se-Jawa Timur melalui Penyemaian Bibit

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:36 WIB

​Ijtihad di Kota Industri: Menakar Arah Baru dan Peran Muhammadiyah Gresik

Minggu, 25 Januari 2026 - 03:35 WIB

Satu Jam Penuh Makna, Serunya Membuat Makrame dan Gasing di SD Mudri

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Jadi Bagian dari SIKAP, Smala Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 26 Jan 2026 - 15:39 WIB

Muhammadiyah Gresik

Peduli Tumbuh Kembang Siswa, SD Mudri Hadirkan Konselor PLPK SMAMIO

Senin, 26 Jan 2026 - 06:39 WIB

Muhammadiyah Gresik

​Ijtihad di Kota Industri: Menakar Arah Baru dan Peran Muhammadiyah Gresik

Minggu, 25 Jan 2026 - 12:36 WIB

Muhammadiyah Gresik

Satu Jam Penuh Makna, Serunya Membuat Makrame dan Gasing di SD Mudri

Minggu, 25 Jan 2026 - 03:35 WIB