Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir Serukan Pembangunan Bijak: Makmurkan Bumi Tanpa Terjebak Ekstrem

- Editorial Team

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM), Haedar Nashir, menegaskan pentingnya jalan tengah dalam mengelola bumi. Dalam Kajian Ramadan PWM Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Jember, Sabtu (21/2/2026), ia mengingatkan, bahaya dua kutub ekstrem: eksploitasi berlebihan yang merusak lingkungan dan konservasi pasif yang menghambat kemajuan peradaban.

Dalam forum bertema “Ekoteologi dan Tugas Kekhalifahan” tersebut, Haedar menyampaikan, bahwa bumi dan seluruh isinya merupakan amanah yang harus dimakmurkan, bukan dibiarkan atau dirusak. Manusia sebagai khalifah, lanjutnya, memiliki mandat untuk membangun peradaban sekaligus menjaga keseimbangan alam.

Menurutnya, ekstrem pertama nampak dalam praktik pembangunan yang berorientasi pada pertumbuhan semata, tanpa memperhitungkan dampak ekologis. Eksploitasi sumber daya dilakukan secara masif hingga melahirkan kerusakan dan ketimpangan. Sebaliknya, ekstrem kedua hadir dalam bentuk sikap membiarkan alam sepenuhnya tanpa pengelolaan.

“Sekilas terlihat ideal, tetapi jika sumber daya tidak dikelola dengan bijak, kesejahteraan manusia sulit terwujud dan peradaban tidak berkembang,” ungkapnya.

Haedar menekankan, Islam mengajarkan prinsip keseimbangan. Pembangunan adalah keniscayaan, tetapi harus disertai tanggung jawab moral, ilmu pengetahuan, dan kebijakan yang matang. Ia mengibaratkan pembangunan seperti berjalan: jika takut tersandung lalu tidak berjalan, tujuan tidak akan tercapai. Karena itu, manusia harus tetap melangkah dengan kehati-hatian, kesadaran, dan perhitungan.

Baca Juga :  Ustadz Abdul Basith: “Kesalehan Bukan untuk Merendahkan Orang Lain”

Melalui pendekatan ekoteologi, Muhammadiyah mendorong integrasi nilai keimanan, ilmu, dan aksi nyata dalam pengelolaan lingkungan. Jalan tengah inilah yang diyakini mampu menghadirkan kemajuan tanpa mengorbankan kelestarian, serta membangun peradaban yang sejahtera dan berkeadaban. (*)


Post Views: 1

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kayla Shafa Pimpin IKA Alumni SD Almadany 2025-2030
Spemdalas Gandeng Perpani dan Petro Archery Club untuk Perkuat Pembinaan Panahan Siswa
Halal Bihalal IGABA Gresik Jalin Silaturahim, Perkuat Karakter Guru Mulia 
Regu Putra-Putri Spemdalas Borong Juara Cermat Tangkas Pandu Pengenal Se-Jatim
Hari Pertama TKA Spemdalas Berjalan Tertib, Siswa Jalani Ujian dengan Semangat
Adu Skill Agronomi, Siswa Gresik Tampil Percaya Diri di LKS Jatim
SD Almadany Gresik Wakili Jatim di Bimtek Kemendikdasmen
Tokoh Muhammadiyah Jatim, Muhammad Mirdasy Tutup Usia
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 13:02 WIB

Kayla Shafa Pimpin IKA Alumni SD Almadany 2025-2030

Kamis, 9 April 2026 - 04:01 WIB

Spemdalas Gandeng Perpani dan Petro Archery Club untuk Perkuat Pembinaan Panahan Siswa

Rabu, 8 April 2026 - 19:00 WIB

Halal Bihalal IGABA Gresik Jalin Silaturahim, Perkuat Karakter Guru Mulia 

Rabu, 8 April 2026 - 09:59 WIB

Regu Putra-Putri Spemdalas Borong Juara Cermat Tangkas Pandu Pengenal Se-Jatim

Rabu, 8 April 2026 - 00:58 WIB

Hari Pertama TKA Spemdalas Berjalan Tertib, Siswa Jalani Ujian dengan Semangat

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Kayla Shafa Pimpin IKA Alumni SD Almadany 2025-2030

Kamis, 9 Apr 2026 - 13:02 WIB

Muhammadiyah Gresik

Halal Bihalal IGABA Gresik Jalin Silaturahim, Perkuat Karakter Guru Mulia 

Rabu, 8 Apr 2026 - 19:00 WIB