Ketika Investasi Banjiri Gresik Utara: Warga Lokal Cuma Penonton?

- Editorial Team

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik Utara kini menjadi magnet investasi. Namun, di tengah gemuruh pembangunan pabrik dan proyek, muncul pertanyaan getir: apakah kemajuan ini benar-benar dinikmati warga lokal? Sebuah diskusi yang diinisiasi Lokal Media Network mencoba menguak dilema ini, mengajak anak muda dan berbagai kalangan bicara terbuka soal tantangan dan peluang di Paddock Caffe, Desa Abar-Abir, Kecamatan Bungah.

Obrolan bertajuk ‘Ngopi dan Opini Gresik’ itu mengangkat tema menohok: ‘Gresik Dibanjiri Investasi, Rakyat Dapat Apa?’. Hadir dua pembicara yang tak asing dengan persoalan ini: Santi Wahyu Lestari dari Bidang Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gresik, serta Fajar Rubianto, seorang pemerhati sosial. Pertukaran gagasan berlangsung cair, membahas mulai dari dampak investasi, efek berganda perusahaan terhadap kesejahteraan, hingga peluang bagi tenaga kerja setempat.

Baca Juga :  Kemenag MoU Dengan BKPM Agar Lulusan Pesantren Diterima Disektor Industri

Akhmad Sutikon dari Lokal Media Network menjelaskan, forum ini sengaja digelar untuk memperkaya wawasan sekaligus mendorong seluruh pihak, terutama anak muda, agar sigap. Tujuannya, agar mereka mampu mengambil peran di tengah lonjakan industri yang begitu cepat. “Diskusi ini menjadi sarana berdialog dan bertukar gagasan, sebuah stimulus bagi semua pihak untuk mempersiapkan diri menghadapi pertumbuhan industri yang begitu cepat, khususnya di Gresik Utara,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sutikon menambahkan, derasnya laju industri tak pelak akan mengubah berbagai sektor, dari ekonomi hingga tatanan sosial. Maka, peningkatan wawasan, kesadaran, dan soliditas masyarakat menjadi kunci vital untuk menatap tantangan sekaligus menjemput peluang. “Target utamanya adalah bagaimana pertumbuhan industri bisa beriringan dengan peningkatan kesejahteraan warga sekitar. Karena faktanya, sejauh ini keberadaan industri belum cukup mampu mengangkat ekonomi masyarakat lokal,” terang Sutikon blak-blakan.

Baca Juga :  RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?

Diskusi ini diharapkan menjadi pijakan awal untuk kajian mendalam, sekaligus menampung masukan dari berbagai lapisan masyarakat ke depan. Lokal Media Network berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog ini. “Kami tentu butuh partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat. Rencananya, tiap bulan kami akan menggelar diskusi serupa di tiap kecamatan di Gresik Utara, dengan tema, narasumber, dan peserta yang berbeda,” janji Sutikon.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Rian Pramana, Rektor Universitas Gresik; Ali Muksin Djalil, Direktur Utama PT Gresik Propertindo; Hilal Ulfi, Ketua Komite Nasional Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup (Komnas PPLH) Gresik; dan Abdul Wahab, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Gresik Peduli Kemanusiaan (MGPK), bersama puluhan peserta lainnya.

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB