Ratusan Buruh Gresik Ngluruk Kantor Dewan Minta Cabut Omnibuslaw

- Editorial Team

Selasa, 6 Oktober 2020 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan massa  buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI), Serikat Pekerja Nasional (SPN)  dan Federasi Serikat Pekerja Perkayuan dan Kehutanan Indonesia (FSP Kahutindo)  Kabupaten Gresik bergabung dalam seketariat Bersama ( SEKBER)  Gresik melakukan aksi turun ke jalan mereka mendatangi  kantor DPRD Gresik, Selasa (6/10/2020).

Para buruh menolak pengesahan UU Omnibus Law yang telah disahkan DPR RI.

Baca Juga :  Sentra Kuliner Kalirejo, Dari Ikan Bakar Hingga Sate Laler

Aksi penolakan  UU CILAKA ( cipta lapangan Kerja)  atau disebut juga RUU Omnibus Law
kali ini menghadirkan perwakilan pekerja  yang ada dipabrik untuk ikut bergabung  dalam perjuangan  penolakan  RUU Omnibus  Law.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Walaupun UU Omnibuslaw sudah disahkan, tapi rakyat menolaknya maka undang-undangnya lemah” ujar Ali Muchsin Djalil teriak di mobil komando.

Baca Juga :  200 Pemudik Ikut Mudik Asyik Petrokimia Gresik

“Dalam UU Yang baru, cuti haid dihilangkan, lha apa ini apa tidak merugikan kau perempuan” tegas Ali.

Ali Muchsin menegaskan gerakan ini adalah gerakan murni dari buruh, tidak ada yang menunggangi.

Sayangnya tidak ada satupun anggota dewan yang ada di kantor DPRD Kab Gresik.
Informasi yang dihimpun beberapa anggota dewan sedang melakukan kunjungan kerja. (Wan/Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB