Randuboto Pikat Seoul: Enam Aktivis Korea Selatan Terkesima Sistem Kelola Sampah Gresik

- Editorial Team

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enam aktivis Korea Selatan kunjungi Desa Randuboto, Gresik, pelajari sistem pengelolaan sampah terintegrasi. Terkesan dengan partisipasi warga, mereka siap adopsi model toko isi ulang.

Enam aktivis Korea Selatan kunjungi Desa Randuboto, Gresik, pelajari sistem pengelolaan sampah terintegrasi. Terkesan dengan partisipasi warga, mereka siap adopsi model toko isi ulang.

Desa Randuboto, Sidayu, Gresik, mendadak menjadi sorotan internasional. Enam aktivis lingkungan dari Korea Selatan menyambangi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di desa itu pada Rabu, 20 Mei 2026. Kedatangan mereka bukan tanpa alasan, melainkan untuk menggali rahasia sukses pengelolaan dan pengurangan sampah plastik berbasis masyarakat yang telah berjalan apik.

Ketertarikan para pegiat lingkungan dari Negeri Ginseng ini bermula dari rekomendasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lingkungan Ecoton. Kepala Desa Randuboto, Andi Sulandra, membeberkan bahwa para tamu asing itu ingin menyaksikan langsung integrasi pengolahan sampah dari hulu ke hilir yang dinilai sudah sangat baik.

Selama kunjungan, Pemerintah Desa Randuboto memaparkan seluruh potensi pengolahan limbah. Dimulai dari pemilahan sampah organik dan kering, pengolahan plastik menggunakan metode pirolisis, hingga produksi kompos di rumah kompos khusus. Andi menjelaskan, kesadaran warga Desa Randuboto dalam mengelola sampah telah tumbuh secara organik. Hal ini membuat para aktivis Korea Selatan kagum akan kebersihan, kerapian, dan keterpaduan sistem yang ada.

“Saya jelaskan bahwa di sini sampah daun atau ranting sudah tidak boleh dibakar, melainkan diolah di rumah kompos. Hasil komposnya dimanfaatkan untuk pupuk tanaman dan alas kandang ayam agar tidak bau. Mereka sangat terkesan dan bilang “Randuboto is good” karena semua jenis sampah terpantau dan ada solusinya,” ujar Andi, Kamis, 21 Mei 2026.

Baca Juga :  BPBD Gresik Kekurangan Alat Peringatan Dini Banjir

Kunjungan yang turut didampingi akademisi dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga ini juga membawa misi besar: menekan penggunaan plastik sekali pakai di masyarakat. Andi membocorkan, ada rencana kerja sama antara Pemerintah Desa Randuboto dengan Non-Govermental Organization (NGO) untuk memperkenalkan konsep toko isi ulang (refill) kebutuhan sehari-hari, seperti sampo dan sabun. Di Korea Selatan, lini usaha berkonsep eco-entrepreneurship ini sudah berjalan masif.

“Mereka punya misi besar mengurangi plastik, salah satunya lewat metode refill. Jadi masyarakat kalau beli air minum, sabun, atau sampo tinggal bawa wadah sendiri untuk diisi ulang. Tindak lanjutnya, konsep toko refill ini akan diperkenalkan dan diterapkan di beberapa titik lokasi di Desa Randuboto,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika Desa Pranti Merombak Posyandu: Layanan Maksimal, Warga Tersenyum Lega
Diduga Buang Limbah ke Sungai, Tambak Vaname di Ujungpangkah Gresik Dikeluhkan Warga
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
Dari Dua Gang Kecil, Lahir Gagasan Besar: Kisah RT Affiliate di Ngawen Sidayu
Pertamina Lubricants Resmikan Bengkel Sampah di SMK Manbaul Ulum
Banjir Kali Lamong Rendam 12 Desa Gresik Selatan
Banjir Luapan Kali Lamong Kembali Rendam Gresik
Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:58 WIB

Ketika Desa Pranti Merombak Posyandu: Layanan Maksimal, Warga Tersenyum Lega

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:53 WIB

Randuboto Pikat Seoul: Enam Aktivis Korea Selatan Terkesima Sistem Kelola Sampah Gresik

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:47 WIB

Diduga Buang Limbah ke Sungai, Tambak Vaname di Ujungpangkah Gresik Dikeluhkan Warga

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:52 WIB

Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF

Senin, 9 Februari 2026 - 18:02 WIB

Dari Dua Gang Kecil, Lahir Gagasan Besar: Kisah RT Affiliate di Ngawen Sidayu

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Dolar Nanging Utang – Girimu

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:00 WIB