BNN RI Bongkar 3,37 Ton Kuncup Bunga Ganja di Gresik

- Editorial Team

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Kepolisian Daerah Jawa Timur membongkar jaringan narkotika internasional yang menyelundupkan kuncup bunga cannabinoid atau cannabis buds asal Thailand.

Cannabis buds (kuncup bunga ganja) adalah bagian tanaman ganja (Cannabis sativa) yang paling berharga dan dicari. Bagian ini menghasilkan tingkat senyawa aktif (cannabinoid) paling tinggi, seperti Tetrahydrocannabinol (THC) yang memberikan efek psikoaktif.

Pengungkapan kasus tersebut dirilis langsung Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto bersama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama dalam konferensi pers di lokasi pergudangan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kamis, 2 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam operasi gabungan itu, petugas mengamankan barang bukti 3,37 ton cannabis buds. Petugas juga menangkap 12 orang yang diduga terlibat dalam rangkaian proses importasi barang haram tersebut.

Suyudi Ario Seto mengatakan, pengungkapan ini menjadi bukti kuatnya sinergi antarlembaga dalam memberantas jaringan narkotika internasional.

“Pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama BNN RI, Bea Cukai, dan Polda Jawa Timur dalam mencegah masuknya narkotika ke Indonesia melalui jalur perdagangan internasional,” ujar Suyudi.

Jaringan ini menyelundupkan cannabis buds dengan kedok impor barang. BNN RI menyebut pengungkapan tersebut menjadi kasus pertama di Indonesia terkait penyelundupan cannabis buds melalui jalur perdagangan internasional dan kepabeanan resmi menggunakan kontainer.

Baca Juga :  Bogel Pimpin PMII Cab Gresik

Menurut Suyudi, jaringan narkotika internasional terus mengubah pola operasi dengan memanfaatkan sistem perdagangan legal sebagai kamuflase.

“Modus ini menunjukkan bahwa jaringan narkotika internasional semakin adaptif. Mereka memanfaatkan dokumen kepabeanan dan aktivitas perdagangan resmi untuk menyamarkan penyelundupan narkotika,” katanya.

Kasus ini bermula dari informasi intelijen tentang pengiriman kontainer dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju sebuah gudang di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Tim gabungan kemudian menganalisis dokumen kepabeanan, memetakan jaringan, dan melakukan pengawasan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam proses importasi. Setelah itu, petugas bergerak serentak di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Dari hasil operasi, petugas mengamankan empat kontainer berisi cannabis buds. Jaringan ini memakai dua modus penyembunyian, yakni memasukkan narkotika ke dalam 500 koper dan menyelipkannya di antara muatan yang dilabeli sebagai produk lateks.

Total barang bukti yang diamankan mencapai 3.371.400 gram atau sekitar 3,37 ton bruto.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama menegaskan, pengungkapan tersebut menunjukkan pentingnya pengawasan kepabeanan dan pertukaran data intelijen lintas lembaga.

“Bea Cukai bersama BNN RI dan Polri akan terus memperkuat pengawasan terhadap arus barang impor. Setiap penyimpangan dalam dokumen dan jalur kepabeanan akan kami dalami untuk mencegah penyelundupan narkotika,” ujar Djaka.

Hasil penyelidikan sementara mengungkap jaringan ini dikendalikan dua warga negara asing yang berada di luar Indonesia. Keduanya yakni warga negara Malaysia berinisial CKF alias L dan warga negara Tiongkok berinisial ZL alias J.

Baca Juga :  Warga Resah Ada Limbah padat Berbau Di Desa Petung Panceng

Penyidik masih menelusuri keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut. Aparat juga mendalami aliran dana, perusahaan yang digunakan, serta kemungkinan adanya pengiriman lain dengan modus serupa.

Berdasarkan hasil pendalaman, cannabis buds tersebut diduga akan diolah menjadi ekstrak tetrahydrocannabinol atau THC. Ekstrak itu rencananya digunakan sebagai bahan baku cairan isi ulang rokok elektronik atau vape.

Dari penyitaan tersebut, aparat memperkirakan berhasil menyelamatkan sekitar 10.114.200 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika. Potensi kerugian ekonomi yang berhasil dicegah mencapai sekitar Rp4,585 triliun.

Suyudi menegaskan, BNN RI akan terus memperkuat kerja sama nasional dan internasional untuk memutus rantai peredaran gelap narkotika.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi jaringan narkotika internasional untuk menjadikan Indonesia sebagai pasar maupun jalur peredaran. Sinergi antarlembaga menjadi kunci untuk melindungi masyarakat dari ancaman narkotika,” tegasnya.

Pengungkapan ini menunjukkan perubahan pola operasi jaringan narkotika internasional. Jaringan tersebut menyalahgunakan sistem perdagangan internasional dan dokumen kepabeanan resmi sebagai kamuflase penyelundupan narkotika.

Karena itu, penguatan kerja sama intelijen, pertukaran data kepabeanan, dan sinergi antarinstansi menjadi kunci untuk mendeteksi penyimpangan dalam aktivitas perdagangan internasional.

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Curanmor di Gresik Kota Digagalkan, Pelaku Asal Sidoarjo Terjebak Lampu Merah Nippon Paint
Jelang Mudik Lebaran, Polres Gresik Sidak Senpi Anggota
Rumah Terduga Pelaku Pembacokan Dibakar Massa, Satreskrim Polres Gresik Ringkus Saifuddin di Paciran
Patroli Sahur Berujung Tawuran di Gresik, 2 Pemuda Terluka
Pencuri Pakaian Dalam Ditangkap Resmob Gresik
Tujuh Remaja Diduga Gangster Kecelakaan di Driyorejo
10 Bulan 11 Orang Bunuh Diri di Gresik 2025: Sebuah Laporan Investigasi
Pertalite Dalam Krisis Oktober 2025
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:44 WIB

BNN RI Bongkar 3,37 Ton Kuncup Bunga Ganja di Gresik

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:14 WIB

Curanmor di Gresik Kota Digagalkan, Pelaku Asal Sidoarjo Terjebak Lampu Merah Nippon Paint

Senin, 9 Maret 2026 - 13:39 WIB

Jelang Mudik Lebaran, Polres Gresik Sidak Senpi Anggota

Sabtu, 28 Februari 2026 - 03:48 WIB

Rumah Terduga Pelaku Pembacokan Dibakar Massa, Satreskrim Polres Gresik Ringkus Saifuddin di Paciran

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:36 WIB

Patroli Sahur Berujung Tawuran di Gresik, 2 Pemuda Terluka

Berita Terbaru

Kriminal

BNN RI Bongkar 3,37 Ton Kuncup Bunga Ganja di Gresik

Kamis, 2 Jul 2026 - 19:44 WIB

BISNIS

SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat

Kamis, 2 Jul 2026 - 19:02 WIB

Muhammadiyah Gresik

Milad Aisyiyah GKB Perkuat Dakwah dan Kemandirian Umat

Kamis, 2 Jul 2026 - 16:59 WIB

Muhammadiyah Gresik

Milad ke-109 Aisyiyah GKB Diwarnai Senam, Cek Kesehatan, dan Santunan

Kamis, 2 Jul 2026 - 07:57 WIB