Kemenag MoU Dengan BKPM Agar Lulusan Pesantren Diterima Disektor Industri

- Editorial Team

Minggu, 23 Agustus 2015 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image
Kepala BKPM Franky Sibarani memberikan sambutan saat MoU dengan Kemenag di Ponpes Qomaruddin Bungah Gresik. (Tikon/ kabargresik.com)

Kabargresik_ Nota kesepahaman kerjasama  kementrian Agama RI dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKBM) diteken di pondok pesantren Qomaruddin Bungah Gresik, Minggu (23/8).

Mentri Agama RI Lukman Hakim Syaifuddin dalam sambutannya mengatakan industrialisasi bisa mengancam keberagamaan kalau tidak diantisipasi lebih dini, untuk itu diperlukan adanya kerjasama lembaga keagamaan dengan industri.

“Kita membuka pintu sebesar -besarnya untuk bekerjasama dengan pihak industri, sehingga sumberdaya di pesantren bisa diserap di sektor industri dan kami di kementrian sudah menyiapkan lebih awal,” ujar Lukman usai memberikan sambutannya.

Sementara itu Kepala BKBM, Franky Sibarani menyambut baik adanya kerjasama tersebut.

“Kami menyambut baik adanya kerjasama ini, sehingga potensi lokal bisa menggerakkan ekonomi nasional, ” tegas Franky.

Senentara itu, Mentri Koordinator Perkonomian Darmin Nasution mengaku akan mendorong terciptanya sinergitas antara pelaku industri dengan pesantren dan sekolah Islam.

“Nanti akan ada penguatan sumberdaya manusia dilingkungan pesantren sehingga mampu menjawab tantangan dunia kerja di sektor industri,” ujar Darmin.

Baca Juga :  Bupati Gresik Lepas Ekspor 36,28 Ton Copper Foil PT Hailiang Nova Material

Kemenag sendiri tahun ini menyiapkan anggaran untuk seribu lulusan pesantren untuk diberikan dana per lulusan sebesar 2,5 juta yang akan digunakan untuk peningkatan SDM.

Sebelumnya, Kemenag, Kepala BKPM dan Menko Perekonomian mengunjungi pelabuhan kali mereng yang akan dijadikan kawasan terintegrasi dengan nama Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).

Pemerintah terus mendorong infrastruktur dasar untuk daya saing global seperti dibangunnya  (JIIPE) di Manyar Gresik. (Tik)

Editor : sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB