Upgrading Jadi Ajang Curhat Musyrif-Musyrifah, Bahas Tantangan Pembinaan Santri

- Editorial Team

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Girimu.com – Sesi diskusi dalam kegiatan Upgrading Musyrif-Musyrifah Spemdalas Boarding School (SBS) dan Asrama Al-Mizan Smamio, Kamis (9/7/2026) berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para musyrif dan musyrifah memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang berbagi pengalaman sekaligus “curhat” seputar berbagai tantangan yang mereka hadapi saat mendampingi santri di asrama.

Berbagai persoalan nyata di lapangan disampaikan kepada Ketua LP2 PDM Gresik, Ustadz Raden Jamal, untuk mendapatkan pandangan dan solusi. Salah satunya disampaikan oleh Ustadz Ahmad Cholid Yazid, musyrif Asrama Al-Mizan Smamio. Ia mengangkat kasus seorang santri yang kedapatan merokok. Setelah dilakukan pendekatan secara persuasif dan digali penyebabnya, santri tersebut mengaku, bahwa orang tuanya justru membolehkan dirinya merokok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal itu, Ustadz Raden Jamal menjelaskan, bahwa musyrif tetap harus berpegang pada aturan asrama. Pendekatan humanis tetap diperlukan untuk memahami latar belakang santri, namun komunikasi dengan orang tua juga harus dibangun agar terdapat kesamaan visi dalam pendidikan karakter.

Baca Juga :  Dinginnya Bukit Surowiti Tak Mampu Mendinginkan Semangat Siswa SD MUDRI

Pertanyaan berikutnya datang dari Ustadz Muhammad Fadlum, musyrif Spemdalas Boarding School. Ia mengungkapkan kebingungannya menghadapi santri yang tidak pernah melanggar aturan, tetapi mudah merasa bosan meskipun telah diberikan berbagai aktivitas, termasuk olah raga.

Menurut Ustadz Raden Jamal, setiap santri memiliki karakter dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, musyrif perlu mengenali potensi, minat, dan kondisi psikologis masing-masing santri agar pembinaan yang dilakukan lebih tepat sasaran.

Diskusi semakin menarik ketika Ustadz Ahmad Cholid Yazid kembali bertanya mengenai pola kepemimpinan dalam satu tim musyrif. Ia menanyakan apakah dalam satu asrama sebaiknya kedua musyrif sama-sama bersikap keras, sama-sama lembut, atau justru saling melengkapi.

Baca Juga :  Serunya Ngaji Deteksi dan Mengusir Jin bersama Ustadz Misbahul Munir di PAP PCM Kebomas

Menjawab pertanyaan tersebut, Ustadz Raden Jamal menegaskan, bahwa yang terpenting bukanlah memainkan peran keras atau lembut, melainkan memiliki visi yang sama, saling mendukung, dan konsisten dalam menegakkan aturan. Perbedaan karakter diperbolehkan selama tidak menimbulkan standar yang berbeda dalam pembinaan santri.

Menutup sesi diskusi, Ustadz Raden Jamal memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga keikhlasan dalam menjalankan amanah sebagai musyrif.

“Kita ikhlaskan saja niat kita. Kalau kita sudah maksimal, nanti Allah pasti menilai,” pesannya. (*)

 


Post Views: 20

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raker MI Muhammadiyah 5 Cangaan Satukan Komitmen Menuju Madrasah Unggul
Sambut Tahun Ajaran Baru, SD Al Islam Cerme Sosialisasikan Program Unggulan kepada Wali Murid
Studi Sharing Ilmu, Spemgalas Belajar Sistem dan Program Unggulan ke Spemdalas
Ketika Spirit Literasi Jadi Nafas Baru di MI Mudip4t Wotan
Azhar SD Mudri Gresik Sabet 2 Juara Panahan Jatim
Raker Smala Dukun di Batu Bahas Passion Class Baru
Guru SD Muwri Lolos Seleksi Penulis Sang Maestro Jatim Historical Leadership Program
Keramahan Gazebo dan Suara Angin yang Tak Pernah Pamit
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:22 WIB

Raker MI Muhammadiyah 5 Cangaan Satukan Komitmen Menuju Madrasah Unggul

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:22 WIB

Sambut Tahun Ajaran Baru, SD Al Islam Cerme Sosialisasikan Program Unggulan kepada Wali Murid

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:20 WIB

Studi Sharing Ilmu, Spemgalas Belajar Sistem dan Program Unggulan ke Spemdalas

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:19 WIB

Upgrading Jadi Ajang Curhat Musyrif-Musyrifah, Bahas Tantangan Pembinaan Santri

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:18 WIB

Ketika Spirit Literasi Jadi Nafas Baru di MI Mudip4t Wotan

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Raker MI Muhammadiyah 5 Cangaan Satukan Komitmen Menuju Madrasah Unggul

Jumat, 10 Jul 2026 - 23:22 WIB

Muhammadiyah Gresik

Studi Sharing Ilmu, Spemgalas Belajar Sistem dan Program Unggulan ke Spemdalas

Jumat, 10 Jul 2026 - 05:20 WIB

Muhammadiyah Gresik

Ketika Spirit Literasi Jadi Nafas Baru di MI Mudip4t Wotan

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:18 WIB