Yuda Jual Jalak Putih Ditangkap Polisi, Ini Alasannya

- Editorial Team

Rabu, 15 Maret 2017 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik.com –  Yuda Pramana (28), warga perumahan Swan desa Palemwatu, kecamatan Menganti, kabupaten Gresik pasrah, dia diciduk Polres Gresik bersama Balai Pengamanan, Penegakan Hukum, Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHLHK) karena memperjualbelikan. Burung jalak putih yang tergolong burung dilindungi.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi penangkapan, awalnya pihak BPPHLHK sudah mengendus tersangka talah melakukan praktik jual beli satwa dilindungi, lalu pihak BPPHLHK bekerjasama dengan Polres Gresik, dan ternyata benar, ketika dilakukan penggeledahan di rumah tersangka, petugas menemukan 13 ekor burung jalak putih siap jual.

Baca Juga :  Korban Tabrak Lari Di Hutan Panceng Hanya Beridentitas Ijasah

 

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Adam Purbantoro menjelaskan, tersangka melakukan transaksi dengan cara online. “Dari pengakuan tersangka, Burung jalak putih itu diperjualbelikan secara online dan didapatkan pelaku dari Surabaya dan Jawa Tengah” ungkap dia. (15/03)

 

Dari penangkapan yang dilakukan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 13 ekor burung jalak putih, 1 unit handpone yang digunakan tersangka untuk bertransaksi serta dua buah sangkar burung.

Baca Juga :  Upah Pekerja Terlalu Minim, PT. Raya Bumi Nusantara Permai Didemo

 

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 40 ayat 2 ho pasal 21 ayat 2 huruf A UU Nomor 5 tahun 1990 tentanf konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem. “Ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara dan denda maksimal seratus juta rupiah” kata perwira polisi kelahiran Nganjuk itu. (Akmal/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun
Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional
PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi
Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja
Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?
Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim
KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional
3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:16 WIB

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WIB

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 08:13 WIB

PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi

Sabtu, 11 April 2026 - 20:12 WIB

Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja

Senin, 6 April 2026 - 20:10 WIB

Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Kajian Ahad Pagi PCM Kebomas Bahas Kematian dari Medis & Syariat

Senin, 20 Apr 2026 - 01:32 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kepala SDM 1 Menganti Sampaikan Pidato Perdana

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:30 WIB