‘Aisyiyah Mengawal Implementasi GEDSI dalam Perencanaan Pembangunan

- Editorial Team

Kamis, 7 Maret 2024 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Setelah mengawal pelaksanaan Pemilu substantif dan inklusif, ‘Aisyiyah kini mendorong gerakan perempuan untuk mengawal implementasi gender, disabilitas, dan inklusi sosial (GEDSI) dalam perencanaan pembangunan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Rochimah dalam kegiatan Webinar International Women’s Day 2024 Inspiring Inclusion : Aksi Bersama Pengarusutamaan GEDSI Menuju Pembangunan Inklusif pada Rabu (6/3).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara yang digelar secara daring ini terlaksana atas kerjasama Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Program Inklusi, serta DPD IMM DI Yogyakarta.

Pada momen Pemilu, Tri menyebut ‘Aisyiyah telah ikut serta dalam pelaksanaan pemantauan Pemilu. Kini saat Pemilu hampir usai, Tri meminta agar masyarakat tidak berlarut dalam perbedaan dan terpecah belah.

Terlebih saat ini pemerintahan sedang melaksanakan proses penyunan dokumen perencanaan di tingkat nasional maupun daerah. Penerapan prinsip GEDSI dalam perencanaan pembangunan sangat penting. Hal ini karena masih terjadi ketimpangan gender dan disabilitas di berbagai sektor pembangunan.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Hadiri Pembukaan Muskerda PDNA di Hotel Horison GKB Gresik

Dia mengungkapkan, mayoritas kebijakan juga tidak secara khusus mengadopsi aspek GEDSI. Dari sisi disabilitas, juga terdapat 10.8 juta penyandang disabilitas dengan usia kerja tetapi hanya 5 persen yang memiliki gelar sarjana.

“Berbagai problem pemenuhan hak dasar warga dengan perspektif GEDSI  yang masih menjadi PR seperti angka kemiskinan, AKI, stunting, perkawinan anak, kekerasan terhadap perempuan anak, akses ketenagakerjaan, akses remaja dalam pembangunan, serta persiapan pilkada 2024,” tambah Tri

Melihat kondisi ketimpangan yang terjadi di masyarakat, Koordinator Inklusi ‘Aisyiyah ini mendorong agar para kader ‘Aisyiyah mengawal dan mengecek kebijakan pembangunan di Indonesia sehingga berperspektif GEDSI.

Baca Juga :  Safari Subuh di Ranting Sidowungu, Wakil Ketua PDM Anas Thohir: Jangan Sampai Ada Organisasinya, Tapi Tidak Berkegiatan

“Pembangunan yang berkelanjutan akan lebih efektif kalau perspektif GEDSI ini dipertimbangkan dalam merumuskan kebijakan,” ujarnya.

Keterlibatan masyarakat ini disebut Tri dapat dilaksanakan melalui tiga hal yakni. Pertama, melakukan pendidikan politik. Bagaimana mendorong perempuan baik di desa hingga kabupaten berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

“Pemilu itu hanya titik awal, lima tahun kedepan kita harus mengawal apakah anggaran negara di desa sampai kabupaten harus mengakomodir kelompok marginal disabilitas,” katanya.

Kedua, penguatan kapasitas pemimpin lokal. Serta ketiga, keterlibatan dalam perencanaan pembangunan di semua level melalui musrenbang.

“Untuk mendukung hal ini ‘Aisyiyah mengupayakan adanya musyawarah perencanaan pembangunan bagi perempuan dan kelompok rentan untuk mengumpulkan aspirasi mereka yang nantinya dokumen tersebut akan disampaikan di musyrenbang pemerintah daerah,” tutup Tri.





Sumber berita ini dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bijak Bermedia Sosial Sejak Dini, Rania Rocmatul Jadi Duta Literasi Digital SMAM 8 Gresik
Qabilah SD Muhammadiyah Benjeng Raih Juara 2 PBB Konfigurasi Putri di Kemahiran HW Kwarda Gresik
Pengajian Ahad Pagi PCM Kebomas Beber Orang yang Dirindukan Rosulullah, Siapa Saja Mereka?
TPA Baitul Hidayah Sekarputih Balongpanggang Gelar Wisata Bersama
Kenalkan Baitullah pada Anak Didik, PAUD Aisyiyah Mojopetung Dukun Gelar Lomba Mamamia
Membanggakan, Spemdalas Juara I di Ajang Muhammadiyah Development Training Center
Semangat Berprestasi dan Silaturahmi Warnai Pembukaan SPEMDALAS SMARTLIST OLYMPIAD 2026
Sinergitas, Refreshing dan Pemantapan Program, Tingkatkan Nilai Keberadaban Ber-Aisyiyah
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:22 WIB

Bijak Bermedia Sosial Sejak Dini, Rania Rocmatul Jadi Duta Literasi Digital SMAM 8 Gresik

Senin, 19 Januari 2026 - 12:20 WIB

Qabilah SD Muhammadiyah Benjeng Raih Juara 2 PBB Konfigurasi Putri di Kemahiran HW Kwarda Gresik

Senin, 19 Januari 2026 - 03:19 WIB

Pengajian Ahad Pagi PCM Kebomas Beber Orang yang Dirindukan Rosulullah, Siapa Saja Mereka?

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:18 WIB

TPA Baitul Hidayah Sekarputih Balongpanggang Gelar Wisata Bersama

Minggu, 18 Januari 2026 - 09:17 WIB

Kenalkan Baitullah pada Anak Didik, PAUD Aisyiyah Mojopetung Dukun Gelar Lomba Mamamia

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

TPA Baitul Hidayah Sekarputih Balongpanggang Gelar Wisata Bersama

Minggu, 18 Jan 2026 - 18:18 WIB

komunitas

MUI Wringinanom 2025-2030 Dikukuhkan, Pikul Mandat Ganda

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:59 WIB