Amar Ma’ruf Nahi Munkar: Catatan Hadits Ke-34 Arbain Nawawi Lailatul Kopdar #2 MWCNU Bungah Gresik

- Editorial Team

Kamis, 21 Maret 2024 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUNGAH | NUGres – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Bungah (MWCNU Bungah) melanjutkan kajian rutin Lailatul Kopdar #2 pada Rabu (20/3/2024), dengan membahas Hadits ke-34 Arbain Nawawi.

Digelar di Gedung MWCNU Bungah, Lailatul Kopdar #2 Pertemuan Kedelapan dihadiri sekitar 70 nahdliyin dari berbagai lembaga MWCNU Bungah, diantaranya: Fatayat NU, GP Ansor, IPNU IPPNU, Aswaja Center. Juga dari Pimpinan Ranting IPNU IPPNU, GP Anshor, Fatayat NU Ranting Pereng Wetan, Grogol dan Raci Wetan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tergolong sebagai hadits hasan, hadits ke-34 Arbain Nawawi menjelaskan mengenai pentingnya Amar Ma’ruf Nahi Munkar. Qori’ hadits tersebut adalah Wakil Sekretaris MWCNU Bungah, Ustd. Hamdi Ahmadi Mushzabi.

Menurutnya, secara bahasa amar ma’ruf artinya menyuruh, menasehati orang berbuat baik, sementara nahi munkar artinya melarang orang berbuat yang buruk. Hadits yang berasal dari Abu Sa’id al-Khudri digunakan untuk menjadi landasan dalam kewenangan (fadlu insani, fabiqolbi) menegakan amar ma’ruf nahi mungkar.

Baca Juga :  Dampak Gempa Tuban: Masjid di Bawean Gresik Ambruk, Warga Pilih Berbuka Puasa dan Beraktifitas di Luar Rumah

“Hadis ini sangat populer, kalau disalahfahami cukup berbahaya karena menerangkan tentang pentingnya amar maruf nahi mungkar,” ujar Gus Hamdi, demikian ia kerap disapa.

Sejumlah peserta Lailatul Kopdar mengabadikan momen bareng Qori' Lailatul Kopdar #2 MWCNU Bungah
Sejumlah peserta Lailatul Kopdar mengabadikan momen bareng Qori’, seusai mengikuti kegiatan Lailatul Kopdar #2 MWCNU Bungah/NUGres

Tidak hanya itu, menurut Gus Hamdi dalam tausyiahnya, terdapat tingkatan ketika bertemu kemungkaran, yang pertama dengan tangan tetapi tidak serta merta semua punya kewajiban, kalau diartikan dengan zaman sekarang berarti kebijakan (menjadi kewajiban aparat yang berwenang).

“Hukum amar ma’ruf nahi mukar, ulama sepakat fardhu kifayah. Jika dalam suatu kaum tidak ada yang melakukan amar ma’ruf nahi munkar sungguh dalam kerugian karena tidak ada saling mencintai, saling menjaga dan lain sebagainaya,” sambung Gus Hamdi.

Baca Juga :  GP Ansor Glatik Gelar Kegiatan Peduli Yatim dan Disabilitas di Akhir Ramadan

Dari itu ia menekankan bila perbuatan amar ma’ruf nahi munkar sejatinya dapat dipandang sebagai implementasi dari kasih sayang.

Tingkatan Amar ma’ruf nahi munkar yang kedua adalah dengan omongan. Perkataan yang baik, tidak boleh dengan elek-elekan atau perkataan yang buruk. Setelah itu yang ketiga terakhir amar maruf nahi munkar bisa dicegah dengan membuat regulasi atau peraturan meskipun sampean orang biasa.

Majelis Lailatul Kopdar #2 akan terus berlanjut hingga malam puncak akan mendengarkan pengajian langsung dari KH. Soeratin Abbas pada Rabu (27/3/2024) sekaligus pembagian doorprize.

Penulis: Zainul Muttaqin
Editor: Maghfur Munif

sumber berita ini dari nugres.or.id

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aula KH Hasyim Asy’ari MWCNU Dukun Mulai Diminati
Santri Alkarimi Gresik Raih Juara 2 Qosidah Nasional
KSPPS NU Dukun Bidik Aset Rp 40 M, Fokus Transformasi Syariah
Pengobatan Gratis Mambaus Sholihin Sasar 700 Warga
600 Kader Fatayat NU Dukun Semarakkan Hari Santri
Maulid Nabi IGTK RA Panceng Ajak Istiqamah dan Berkhidmah
Pelantikan 33 Pimpinan Ranting Fatayat NU Dukun
MWCNU Kebomas Kunjungi KSPPS NU Dukun
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 10:09 WIB

Aula KH Hasyim Asy’ari MWCNU Dukun Mulai Diminati

Senin, 15 Desember 2025 - 09:57 WIB

Santri Alkarimi Gresik Raih Juara 2 Qosidah Nasional

Minggu, 30 November 2025 - 13:30 WIB

KSPPS NU Dukun Bidik Aset Rp 40 M, Fokus Transformasi Syariah

Kamis, 23 Oktober 2025 - 00:39 WIB

Pengobatan Gratis Mambaus Sholihin Sasar 700 Warga

Jumat, 17 Oktober 2025 - 15:23 WIB

600 Kader Fatayat NU Dukun Semarakkan Hari Santri

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Jadi Bagian dari SIKAP, Smala Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 26 Jan 2026 - 15:39 WIB

Muhammadiyah Gresik

Peduli Tumbuh Kembang Siswa, SD Mudri Hadirkan Konselor PLPK SMAMIO

Senin, 26 Jan 2026 - 06:39 WIB

Muhammadiyah Gresik

​Ijtihad di Kota Industri: Menakar Arah Baru dan Peran Muhammadiyah Gresik

Minggu, 25 Jan 2026 - 12:36 WIB

Muhammadiyah Gresik

Satu Jam Penuh Makna, Serunya Membuat Makrame dan Gasing di SD Mudri

Minggu, 25 Jan 2026 - 03:35 WIB