Bentuk Karakter Peduli Sejak Dini, Spemupat Galakkan Progam AYOSEH

- Editorial Team

Jumat, 1 Agustus 2025 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Setiap Kamis, suasana di SMP Muhammadiyah 4 Kebomas (Spemupat) Gresik dipenuhi semangat berbagi melalui program AYOSEH (Ayo Sedekah Hari Kamis). Program ini merupakan gerakan infak rutin yang diikuti oleh seluruh siswa sebagai bentuk pembiasaan karakter peduli dan dermawan.

Setiap Kamis pagi, kader IPM Spemupat berkeliling kelas membawa kotak infak. Hal ini juga dilakukan pada Kamis (31/7/2025) pagi.Mereka mengajak teman-teman di sekolah ini untuk menyisihkan sebagian uang sakunya secara sukarela. Yang berinfak adalah para siswa, dengan jumlah yang tidak ditentukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini mengusung slogan: “Boleh seribu, dua ribu, atau lebih… yang penting ikhlas.” Slogan ini mengajarkan, bahwa yang terpenting bukanlah jumlahnya, tetapi keikhlasan niatnya. Pada pelaksanaan Kamis pekan perdana program ini diluncurkan, dana infak yang terkumpul dari seluruh siswa mencapai Rp 250.000. Uang tersebut akan digunakan untuk membantu teman-teman yang membutuhkan, kegiatan sosial, serta keperluan kemanusiaan lainnya.

Baca Juga :  Jusuf Kalla Sebut Pikiran Moderat Haedar Nashir Diperlukan Indonesia

Kepala Spemupat, Makbub Zunaidi, SPd, mengapresiasi program ini sebagai langkah nyata dalam pendidikan karakter siswa. “Kami ingin siswa terbiasa berbagi sejak dini. Mungkin terlihat kecil, tapi dampaknya besar dan membentuk akhlak mulia,” ujarnya.

Seluruh dana yang terkumpul dari AYOSEH murni berasal dari siswa, dan disalurkan untuk kegiatan sosial, membantu teman-teman yang membutuhkan, maupun mendukung gerakan kemanusiaan lainnya. Para guru dan tenaga kependidikan mendukung sepenuhnya program ini dengan memberikan kelelusaan kepada para siswa untuk membiasakan diri dalam berbagi.

Baca Juga :  Sampah Plastik Nol - Mbayar Kopi Nol

Program AYOSEH menjadi bukti, bahwa pendidikan karakter bisa dimulai dari hal sederhana, dan peran siswa sebagai agen kebaikan sangatlah besar. Melalui sedekah, siswa belajar tentang empati, keikhlasan, dan tanggung jawab sosial di lingkungannyaa. (*)

Kontributor: Lendra Aditya Wardhana


Post Views: 2

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Pudak hingga Nasi Krawu: Saatnya Pendidikan Karakter Anak Berakar pada Kearifan Lokal
International Dance Tampil Memukau di Special Moment #12 SD Muhammadiyah GKB 2
Special Moment Pelepasan Siswa SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik Lahirkan Suasana Haru dan Apresiasi Orang Tua
Pengajian Ahad Pagi PDM Gresik: Teladan Besar dari Kisah Bapak Para Nabi, Ibrahim 
Paijo Bilang Jangan Sombong, Pesan Seru di Balik Lomba Menggambar Milad ke-25 Spemdalas
Tasyakuran Kelulusan SMK Mulia Gresik Penuh Makna
Kreativitas Generasi Muda lewat Menggambar Meriahkan Milad ke-25 Spemdalas
Trial Class ke-2 GEC Sekapuk Sukses, 51 Calon Siswa Baru ‘Unlock Your English Confidence’
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:51 WIB

Dari Pudak hingga Nasi Krawu: Saatnya Pendidikan Karakter Anak Berakar pada Kearifan Lokal

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:49 WIB

International Dance Tampil Memukau di Special Moment #12 SD Muhammadiyah GKB 2

Senin, 8 Juni 2026 - 15:49 WIB

Special Moment Pelepasan Siswa SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik Lahirkan Suasana Haru dan Apresiasi Orang Tua

Senin, 8 Juni 2026 - 06:48 WIB

Pengajian Ahad Pagi PDM Gresik: Teladan Besar dari Kisah Bapak Para Nabi, Ibrahim 

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:46 WIB

Tasyakuran Kelulusan SMK Mulia Gresik Penuh Makna

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

International Dance Tampil Memukau di Special Moment #12 SD Muhammadiyah GKB 2

Selasa, 9 Jun 2026 - 00:49 WIB