Bupati Perketat Pengurusan Galian C

- Editorial Team

Selasa, 12 Agustus 2014 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik–  Untuk mengendalikan kegiatan pertambangan galian C, Pemkab Gresik menerbitkan surat edaran terkait penyelenggaraan izin usaha pertambangan.
 
 
Agar ada kesamaan persepsi akan terbitnya surat edaran bernomor 503/1424/437.74/2014 tertanggal 11 Agustus 2014 tersebut, maka Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto berembug bersama antara pemilik tambang, pengguna tambang serta Pemerintah yang terdiri dari Tim koordinasi Galian c berlangsung di ruang Graita Eka Praja, Selasa (12/8).
 
 
Menurut Bupati, mengacu pada Peraturan Menteri Nomor 32 tahun 2013 tentang tata cara pemberian izin khusus di bidang pertambangan mineral dan batubara, serta dalam rangka pengendalian pematangan lahan yang membutuhkan tanah urug. Ditegaskan oleh Bupati , agar pengusaha galian C untuk segera mengurus izin usaha pertambangan operasi produksi (IUP OP) atau IUP OP khusus pengangkutan dan penjualan.
 
 
Penegasan Bupati yang juga disampaikan melalui surat edaran ini tak hanya disampaikan kepada pengusaha. Para pengguna tanah urug untuk pematangan maupun pemerataan lahan juga dihimbau untuk menerbitkan Surat Perintah Kerja (SPK) yang didaftarkan pada Badan Penanaman Modal dan perijinan Kabupaten Gresik. “Apabila saudara tidak melaksanakan ketentuan dimaksud, maka kami tak segan-segan untuk menghentikan kegiatan” ancam Bupati.
 
 
Tak hanya menghentikan sementara, bahkan Bupati mengancam akan mencabut izin pemanfaatan ruang (IPR) atau izin lokasi. “Kami tak perduli siapa yang memiliki perusahaan. Saya ingin memberikan penegasan agar tudingan masyarakat terkait kerusakan jalan yang ada di Gresik tidak disalahkan hanya kepada Pemerintah.” tegas Bupati dihadapan para pengusaha galian C dan penggunanya.  
 
 
Pada kesempatan itu Bupati juga memberikan penjelasan kepada Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Satpol PP Gresik. Untuk badan atau pribadi yang melakukan pematangan atau pemerataan tanah dilokasi yang sama dengan mengambil material dari lahannya sendiri ditempat yang sama itu bukan termasuk yang dimaksud dalam edaran tersebut.
 
 
Sementara wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim, M.Si melalu kabag Humas, Suryo Wibowo menjelaskan, aturan ini untuk menertibkan penambangan dan penggunaan bahan galian c. Baik penertiban volume, waktu serta pengenaan pajaknya. “Jangan sampai ada eksplorasi besar-besaran serta penggunaan tanah urug ini tidak semestinya. Imbasnya, masyarakat yang akan dirugikan”, kata Suryo. (sdm)         

Baca Juga :  Rumah di Sidomukti Ludes Terbakar, Diduga Lupa Matikan Kompor

Editor: sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
Pertamina Lubricants Resmikan Bengkel Sampah di SMK Manbaul Ulum
Zulkifli Hasan Ungkap Strategi Swasembada Pangan di UMG
Kucing Terjebur Sumur Sedalam 25 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar Gresik
Lupa Matikan Kompor, Bengkel Tambal Ban di Gresik Terbakar
Warung Kontainer Driyorejo Gresik Terbakar
Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:52 WIB

Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:16 WIB

Pertamina Lubricants Resmikan Bengkel Sampah di SMK Manbaul Ulum

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:55 WIB

Zulkifli Hasan Ungkap Strategi Swasembada Pangan di UMG

Sabtu, 17 Januari 2026 - 00:49 WIB

Kucing Terjebur Sumur Sedalam 25 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Komisarise: Gusti Allah – Girimu

Sabtu, 28 Feb 2026 - 17:12 WIB