Buruh Pabrik Kertas Adiprima Mogok Kerja

- Editorial Team

Kamis, 21 Mei 2015 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik_  Ratusan buruh PT. Adiprima Suraprinta Wringin anom kamis ( 21/5 ) melakukan aksi mogok kerja.

Mereka mogok karena kebijakan kenaikan upah yang diskriminatif. Adanya tunjangan makan dan tunjangan keluarga juga dihapus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi ini diikuti juga oleh 200 orang pengurus yg tergabung di DPC Konfederasi SPSI Gresik untuk bersolidaritas.

Salah seorang peserta aksi Karjani Hadi P (47) merupakan operator forklif ang sudah bekerja 19 tahun di PT AdiPrima Suraprinta mengatakan, jika dia dan kawan-kawannya menuntut manajemen mengembalikan hak – hak Pekerja.” Tujangan – tunjangan yang sebelumnya di berikan kami minta di kembalikan lagi”katanya. 

Baca Juga :  Tiap hari, 70 Kendaraan Yang Diuji 5 Tidak Layak Jalan

Aksi ini terjadi setelah perundingan Bipartite PUK SP KEP SPSI PT Adiprima Suraprinta dengan Manajemen gagal di sepakati.

Setelah cukup lama berunding akhirnya pukul 12.30 WIB disepakati  jika tuntutan buruh di penuhi. 
Disampaikan oleh Didik Heriyanto, ketua PUK PT. Adiprima bahwa sudah ada kesepakatan dengan Manajemen antara lain, upah yg sudah diterima pekerja akan dikembalikan mengacu pada kesepakatan tanggal 7 Maret 2015,

Baca Juga :  Pipa Gas PGN Diusik Warga Peganden

Cuti di kembalikan sesuai dengan Peraturan Perundang – Undangan,
Tujangan keluarga, makan dan Transport akan di rundingkan kembali.

Sementara itu kasus Nanik yang di skorsing akan di selesaikan secara kekeluargaan. Setelah di bacakan maka peserta aksi membubarkan diri.( Teguh )

Editor: Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
Berita ini 179 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB