Dua Balita Terlantar Di Panceng

- Editorial Team

Rabu, 14 Desember 2011 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deni_anak terlantar
Dua balita yang terlantar di desa Banyutengah kecamatan Panceng di temukan relawan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dalam keadaan mengenaskan, selain mengalami gizi buruk, 2 balita ini juga mengalami kekerasan yang dilakukan ibu kandungnya.

Dua balita laki-laki yang diamankan; Novi, 2, serta kakaknya Deni, 5. Sejak beberapa pekan lalu, kedua balita itu bersama ibunya, Ana, 35, mondar-mandir di Desa Banyu Tengah. Ironisnya, si ibu yang diduga mengalami gangguan jiwa itu kerap menyiksa Novi dengan membenturkan ditembok atau mencubit punggungnya.
Mendapati perlakukan itu, Novi selalu menangis. Tangisan itu membuat warga Banyu Tengah berempati dengan memberikan uang maupun makanan. Namun, empati itu berubah menjadi rasa terganggu, karena pemberian uang itu dipakai beli mainan. Apalagi, tinggalnya tidak tetap.
“warga banyutengah melaporkan ke relawn P2TP2A di Panceng. Akhirnya kami mengamankan kedua balita itu,” jelas Koordinator P2TP2A Gresik, Nur Khosiah, Rabo (14/2).
Si ibu yang jiwanya terganggu tidak dapat memberikan informasi. Dan, saat ini dibawah ke Rumah Sakit Jiwa Surabaya. 
Novi_balita yang terlantar dan terkena gizi buruk
Kasie Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Suratidianingsih mengatakan, balita sementara dititipkan di selter (tempat penampungan) milik Koalisi Perempuan Gresik. rencananya kedua balita itu akan dititipkan di Ponpes Bedanten Kecamatan Bungah.
“selain menitipkan anak, kami juga memantau perkembangan anak tersebut selama di Ponpes. Apabila sang ibu sudah mampu diajak komunikasi dengan normal, kedua balita beserta ibunya akan di kembalikan ke keluarganya,” tegas Ningsih.(tikon)
Baca Juga :  Calon Bupati Pilih Hari Kedua
Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler
GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung
JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik
Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse
Damar Kurung Tak Padam: Anak-anak Benjeng bercerita di Atas Kertas
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:39 WIB

Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler

Senin, 1 Juni 2026 - 18:19 WIB

GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung

Berita Terbaru

artikel

Ketika ceramah Ustadz kalah lawan scroll Sosmed

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:24 WIB