Edufarm Literasi  Jadikan Pusat edukasi Pertanian Berswadaya

- Editorial Team

Kamis, 28 September 2023 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petrokimia Gresik, membangun pusat pelatihan pertanian di desa Sumbersari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan yang bisa dijadikan edufarm.

Pusat pelatihan itu bernama Lingkungan Peternakan Sapi Terintegrasi (Literasi), program ini menjadi Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) yang bersertifikasi Kementan.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo di Gresik, Jawa Timur, Jumat (22/9) menyampaikan bahwa dengan tranformasi ini, program Literasi yang telah banyak mendapatkan penghargaan ini tidak hanya membawa kesejahteraan anggota dan berdampak positif bagi pelestarian lingkungan, tapi juga mampu memberikan manfaat dan menginspirasi stakeholder pertanian maupun peternakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika sebelumnya program Literasi hanya menjadi solusi atas problem limbah ternak dan pertanian di Desa Sumbersari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. Sekarang dampak positifnya lebih luas lagi, mampu menjadi media edukasi untuk peternakan dan solusi pertanian di Indonesia,” ujar Dwi Satriyo.

Dengan diperolehnya sertifikat P4S dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia, menjadikan Literasi sebagai jujugan untuk pelatihan peternakan, wisata edufarm bagi sekolah-sekolah maupun masyarakat umum. Beberapa perguruan tinggi juga telah melakukan kunjungan dan penelitian di Edufarm Literasi.

Baca Juga :  Lontar Marketing Tools Jajanan Lokal

“Literasi saat ini menjadi pusat pembelajaran pertama yang bersertifikat P4S di Lamongan. Selain itu, hal ini juga menegaskan Petrokimia Gresik sebagai satu-satunya perusahaan di sektor pupuk yang melaksanakan program community development hingga mencapai sertifikasi P4S,” ungkap Dwi Satriyo.

Untuk mengoptimalkan program pelatihannya, saat ini Literasi juga dilengkapi dengan e-learning modul peternakan dan pengamatan beternak melalui virtual tour 360. Fitur ini dapat diakses secara online melalui website www.edufarmliterasi.com. Literasi juga menyediakan pemandu bilingual untuk pengunjung berbahasa Inggris.

Adapun manfaat lain dari peserta pelatihan di Literasi juga dapat bergabung dalam komunitas peternak muda Literasi yang menjadi wadah sharing knowledge dan diskusi seputar dunia peternakan hingga pengolahan limbah ternak. Wadah ini juga untuk membangun jaringan antarpegiat peternakan di tanah air.

Baca Juga :  Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar di Gresik Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sementara itu, Petrokimia Gresik sendiri telah melakukan pendampingan peternak sapi di Sumbersari ini sejak tahun 2018. Program ini sejak awal difokuskan pada peningkatan kapasitas pengelolaan ternak, penciptaan produk olahan limbah ternak, pengembangan usaha kelompok, serta penguatan manajemen kelompok. Dan hingga kini terus berkembang hingga pelatihan pembuatan safety brief untuk pengunjung edufarm, pelatihan pengelolaan website e-learning, pelatihan pengelolaan media sosial, serta pendampingan pengurusan hak merk dan izin lainnya.

Terakhir, Dwi Satriyo menambahkan, pihaknya sebagai bagian dari BUMN yang memiliki fungsi sebagai agen pembangunan, akan terus berupaya meningkatkan komitmen untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui Program Literasi, masyarakat dapat melakukan pengelolaan limbah tani dan ternak, hingga menjadi fasilitator pelatihan di bidang pertanian dan peternakan terintegrasi. Kami berharap, Edufarm Literasi dapat menjadi motor kemajuan peternakan di tanah air,” pungkasnya. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Petani Balongpanggang Tersambar Petir, Satu Meninggal
Banjir Menganti Meluas, Ratusan Rumah Terendam
Petani Gresik Krisis Irigasi, Waduk Perlu Normalisasi
Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Gresik Sumringah
Pupuk Indonesia Turunkan Harga 20 Persen
Wamentan Buka Jambore Penyuluh dan Petani Milenial di Gresik
5.500 Dosis Vaksin PMK Gratis untuk Ternak Gresik
Petrokimia Gresik Tumbuh di Usia 53 Tahun
Berita ini 29 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 21:26 WIB

Dua Petani Balongpanggang Tersambar Petir, Satu Meninggal

Rabu, 19 November 2025 - 22:34 WIB

Banjir Menganti Meluas, Ratusan Rumah Terendam

Jumat, 31 Oktober 2025 - 14:01 WIB

Petani Gresik Krisis Irigasi, Waduk Perlu Normalisasi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 14:05 WIB

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Gresik Sumringah

Kamis, 30 Oktober 2025 - 11:36 WIB

Pupuk Indonesia Turunkan Harga 20 Persen

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Kunjungi Smamsatu Gresik, Menko Pangan Zulhas: Pantas Saja Jadi SMA Terbaik

Kamis, 29 Jan 2026 - 06:45 WIB

Muhammadiyah Gresik

Hari Ini, Spemdalas Gresik Mulai Terjamah Program MBG

Rabu, 28 Jan 2026 - 21:45 WIB

Muhammadiyah Gresik

‘Word of Mouth’ vs Media Sosial: Mana Pilihan Orang Tua?

Rabu, 28 Jan 2026 - 03:43 WIB

Muhammadiyah Gresik

Spemutu Gresik Sukses Gelar ‘Try Out’ TKA Hari Pertama

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:42 WIB