Banjir Menganti Meluas, Ratusan Rumah Terendam

- Editorial Team

Rabu, 19 November 2025 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Menganti merendam ratusan rumah dan fasilitas umum. Tanggul di Kedamean juga jebol. BPBD lakukan pemompaan dan pendirian dapur umum.

Banjir Menganti merendam ratusan rumah dan fasilitas umum. Tanggul di Kedamean juga jebol. BPBD lakukan pemompaan dan pendirian dapur umum.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Gresik sejak Selasa (18/11/2025) dini hari memicu banjir luapan di sejumlah desa di Kecamatan Menganti dan Benjeng. Ratusan rumah warga terendam dengan ketinggian air bervariasi hingga 70 sentimeter.

BPBD Gresik mencatat banjir mulai terjadi sekitar pukul 01.00 WIB setelah hujan berintensitas tinggi berlangsung cukup lama. Kondisi diperparah dengan drainase yang tidak memadai sehingga air meluap ke jalan dan permukiman.

“Banjir terjadi karena curah hujan tinggi dan sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air. Dampaknya merata di beberapa desa dan perumahan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Sukardi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dampak Terparah di Menganti

Di Kecamatan Menganti, Desa Bringkang, Pranti, dan Beton mengalami dampak paling luas. Air menggenangi jalan poros desa, jalan lingkungan, hingga permukiman.

Di Perumahan Oma Indah, air mencapai 70 sentimeter. Sebanyak 300 rumah warga terendam. Sementara di Perumahan Maharaja, sekitar 60 rumah terendam air setinggi 5–10 sentimeter.

Desa Pranti juga mengalami kerusakan serius akibat tanggul anak Kali Lamong yang jebol sepanjang 12 meter dengan kedalaman 4 meter. Sekitar 246 rumah terdampak, termasuk area persawahan seluas 40 hektare dan tambak 5 hektare. Fasilitas umum seperti masjid, makam, MI, dan SDN turut terendam.

Baca Juga :  Perjanjian Smelting Dengan Warga Sah

Perumahan Graha 2 Menganti ikut terdampak dengan 175 rumah terendam.

Di Kecamatan Benjeng, genangan dilaporkan terjadi di Desa Gluranploso dengan ketinggian air 10–15 sentimeter.

Ratusan Warga Mengungsi di Dapur Umum Mandiri

BPBD dan masyarakat membuka dapur umum mandiri di Desa Pranti untuk membantu warga. Total ada 423 bungkus makanan pagi yang dibagikan dan 600 bungkus untuk makan siang.

Adapun total warga terdampak yang menerima bantuan tercatat:

  • Dusun Glundung: 130 jiwa

  • Dusun Kalimalang: 96 jiwa

  • Dusun Kemorogan: 67 jiwa

  • Dusun Pranti: 279 jiwa

“Kami bersama perangkat desa dan relawan terus memantau situasi, melakukan pemompaan, serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi,” ujar Sukardi.

BPBD juga melakukan monitoring tinggi muka air (TMA) Kali Lamong dan berkoordinasi dengan BBWS untuk pemompaan tambahan.

Tanggul Jebol di Kedamean

Selain banjir, tangkis aliran sungai di Kecamatan Kedamean dilaporkan jebol pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Kerusakan terjadi di Desa Glindah dan Desa Lampah.

Baca Juga :  Wow Kali Apur Dan Kali Lamong Meluap, Gresik Selatan Banjir lagi

Di Glindah, tangkis Sidoraharjo mengalami kondisi kritis dengan lebar kerusakan 6 meter dan tinggi 2 meter. Ada empat titik jebol yang mengarah ke area persawahan, membuat jalan usaha tani tak bisa dilalui.

Di Desa Lampah, tiga titik tanggul jebol dengan lebar masing-masing 2 meter.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak PU karena perbaikan tangkis membutuhkan alat berat. Karung plastik juga sudah kami distribusikan sebagai langkah awal penanganan,” ujar Sukardi.

Sementara itu, Pada Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 09.00 WIB, luapan Kali Lamong kembali terjadi akibat kiriman air dari wilayah hulu dan curah hujan tinggi sehingga merendam beberapa desa. Dampak di Kecamatan Balongpanggang yang terdampak adalah desa Sekarputih, JPD tergenang 15–20 cm, Jalan lingkungan 10–20 cm, desa Wotansari, Jalan lingkungan 5–25 cm, JPD tergenang 5–15 cm, desa Banjaragung, Jalan lingkungan tergenang 5–10 cm, Persawahan ±30 Ha terendam, Desa Sedapurklagen, Benjeng Persawahan ±18 Ha tergenang.

BPBD Terus Lakukan Pemantauan

BPBD Gresik memastikan akan terus memperbarui informasi perkembangan banjir dan kerusakan tanggul, termasuk langkah penanganan yang dilakukan bersama Forkopimcam serta instansi terkait.

Editor : Tiko

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Tabletop Game Evening Lucky Crumbling game Analog-Digital Blend in Canada
Petrokimia Gresik Gaet Gen Z Lewat Program School Lab Farming
Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Rabu, 9 September 2026 - 04:41 WIB

Tabletop Game Evening Lucky Crumbling game Analog-Digital Blend in Canada

Selasa, 8 September 2026 - 14:39 WIB

Petrokimia Gresik Gaet Gen Z Lewat Program School Lab Farming

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:01 WIB