Suasana Atrium Gressmall Gresik mendadak riuh, Selasa (11/11/2025). Puluhan pelajar dari berbagai sekolah dasar dan menengah pertama berlomba menjawab pertanyaan dengan cepat lewat media digital. Mereka tampil dalam ajang Gress Of Champions, lomba adu otak yang digelar pada 11–12 November 2025.
Ajang ini diinisiasi oleh Gressmall bersama Dinas Pendidikan Gresik dengan melibatkan 100 SD dan 50 SMP untuk memperebutkan Piala Bupati Gresik 2025. Format kompetisi ini mengadaptasi gaya turnamen akademik yang populer di Korea Selatan seperti University War hingga Clash of Champions.
Lewat Gress Of Champions, penyelenggara ingin menghadirkan atmosfer belajar yang menyenangkan dan kompetitif. Formatnya berjenjang, mulai dari Opening Round, Death Match, Semi Final, hingga Final. Materi lomba meliputi sains, matematika, IPS, hingga wawasan kebangsaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Semua soal disajikan secara digital menggunakan platform interaktif Kahoot, memungkinkan penilaian berlangsung cepat dan transparan. Peserta yang lolos ke babak lanjut juga diuji lewat praktikum sains, mengasah kemampuan teoritis sekaligus praktis.
Acara ini turut dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, yang sekaligus menandatangani nota kesepahaman dengan Sprix Inc., perusahaan pendidikan asal Tokyo, Jepang. Di kesempatan yang sama, ia juga meluncurkan Gerakan Numerasi Nasional di Gresik.
“Acara ini bukan hanya tentang kompetisi. Ini adalah upaya bersama untuk memastikan bahwa anak-anak kita memiliki ruang belajar, ruang berkembang, dan ruang menunjukkan potensi mereka,” ujar Yani dalam sambutannya.
Ia menambahkan, gerakan numerasi menjadi langkah penting untuk membangun fondasi berpikir logis dan literasi angka di kalangan pelajar. “Kita ingin anak-anak Gresik tumbuh dengan kemampuan memahami, membaca, dan menggunakan angka dalam kehidupan nyata. Ini adalah kompetensi dasar yang akan mereka bawa ke masa depan,” tuturnya.
Sementara itu, General Manager Gressmall Erich Pramono Bangun berharap kegiatan ini menjadi wadah yang memantik semangat belajar siswa.
“Acara ini sangat bagus untuk dihelat di Gresik. Harapannya, bisa memberi manfaat bagi sekolah dan para siswa agar terus semangat belajar dan berani tampil meraih prestasi gemilang di masa depan,” katanya.
Dengan konsep yang menggabungkan hiburan, teknologi, dan edukasi, Gress Of Champions menjadi bukti bahwa belajar bisa semenarik pertandingan olahraga—serius tapi tetap menyenangkan.
Editor : Akhmad Sutikhon











