Hari Kedua Korban Tenggelamnya KM Dewa Ruji Belum Ditemukan

- Editorial Team

Rabu, 2 November 2016 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rps20161102_150003_236.jpg

Kabargresik.com – Korban kapal tenggelam KM Dewa Ruji yang belum ditemukan di perairan Pelabuhan Gresik, sampai saat ini masih dalam pencarian, oleh petugas gabungan dari BPBD Gresik, Basarnas, Satpol Air Polres Gresik. Rabu (2/11)

Evakuasi tim pencarian itu dimulai sejak pukul 07.00 pagi, dan dipimpin langsung oleh AKBP Adex Yudiswan Kapolres Gresik. Tim evakuasi sempat mengalami kesulitan dalam pencarian di awal, sebab pelampung yang dibuat petanda tenggelamnya kapal, ternyata hilang. Hal itu membuat tim evakuasi merasa kesulitan untuk menemukan korban.

Korban yang belum ditemukan yaitu, Klaudiolu, Andri Rahma Saputra, Andri Satagi, dan Fendi. Mereka diduga masih di dalam mesin kapal, yang tenggelam dikedalaman 30 Meter itu.

Menurut Kapolres Gresik AKBP Adex Yudiswan, kondisi derasnya arus membuat tim gabungan itu, kesulitan mencari letak tenggelamnya kapal. “Kita tidak bisa melakukan penglihatan karena di bawah juga gelap, kita hanya berpatokan pada tali yang sudah kita siapkan,” katanya.

“Upaya kita sudah dua kali menyelaman, tapi arus bawah cukup kuat, sehingga belum mengapai kapalnya, apalagi kondisi dibawah sangat gelap, sehingga penyelam tidak mampu melihat secara jelas,” ujarnya.

Baca Juga :  Penderita Gizi Buruk Ini Dapat Bantuan Dari KBSU

Karena sengatnya mentari dan derasnya arus, membuat Kapolres Gresik menghentikan pencarian sementara, sebab para penyelam juga mempunyai durasi dalam sekali penyelaman.

“Sementara kita istirahatkan dulu, karena penyelam itu sekali menyelam hanya mampu setengah jam. Kita akan mencoba lagi nanti sore, menunggu cuaca tidak begitu  panas,” tutupnya. (Aam/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nelayan Gresik Matrakim Hilang di Laut Usai Antar Penumpang
SIG Gelar RUPSLB, Ubah Anggaran Dasar dan Delegasi RKAP 2026
Bos PT BRN Tersangka Illegal Logging Mentawai
KSPPS NU Dukun Bidik Aset Rp 40 M, Fokus Transformasi Syariah
Komisi VII Desak Petrokimia Efisiensi Distribusi dan Harga Gas
Mengurai Strategi Gizi Seimbang di Lingkar Operasi Smelter PTFI Gresik
Kemudi Gresik: Tambak Raksasa Terjebak Akses dan Irigasi
Ketua CFD Gresik Dinonaktifkan karena Dugaan Pungli
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:01 WIB

Nelayan Gresik Matrakim Hilang di Laut Usai Antar Penumpang

Kamis, 25 Desember 2025 - 07:24 WIB

SIG Gelar RUPSLB, Ubah Anggaran Dasar dan Delegasi RKAP 2026

Senin, 1 Desember 2025 - 21:20 WIB

Bos PT BRN Tersangka Illegal Logging Mentawai

Minggu, 30 November 2025 - 13:30 WIB

KSPPS NU Dukun Bidik Aset Rp 40 M, Fokus Transformasi Syariah

Kamis, 27 November 2025 - 19:11 WIB

Komisi VII Desak Petrokimia Efisiensi Distribusi dan Harga Gas

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Pocil SD Mugeb Raih Juara 1 Polisi Cilik Kapolres Cup

Sabtu, 10 Jan 2026 - 02:51 WIB

Muhammadiyah Gresik

Momen Tahun Baru, Siswa Spemdalas Raih Juara 1 Gresik Climbing Series 2026

Kamis, 8 Jan 2026 - 23:47 WIB

Muhammadiyah Gresik

SD Muwri Resmikan Musholla At-Taqwa, Sebagai Laboratorium Iman Siswa

Kamis, 8 Jan 2026 - 14:46 WIB

Bengkel tambal ban di Desa Hulaan, Menganti, Gresik, terbakar akibat pemilik lupa mematikan kompor saat merebus jagung.

Peristiwa

Lupa Matikan Kompor, Bengkel Tambal Ban di Gresik Terbakar

Kamis, 8 Jan 2026 - 00:08 WIB