Jaringan GUSDURian Akan Rayakan Haul Gus Dur ke-15 di Yogyakarta

- Editorial Team

Kamis, 7 November 2024 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IBTimes.ID, Yogyakarta – Rangkaian perayaan istimewa Haul Gus Dur ke-15 di Kota Yogyakarta akan diwarnai berbagai kejutan pada Jumat (15/11/24) mendatang.

Koordinator panitia penyelenggaraan haul, Laila Fajrin Rauf mengatakan, hampir semuanya terletak pada angka serba 15. Mulai dari tanggal pelaksanaan, jumlah penghafal Al-Qur’an, maupun penabuh terbang di Laboratorium Agama UIN Sunan Kalijaga itu serba angka 15. Menurut Laila Fajrin Rauf, hal tersebut menyesuaikan dengan tahun ke-15 peringatan wafatnya Gus Dur tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Angka spesial, senada dengan angka (15) Haul Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di tahun 2024 ini. Kami konsep sedemikian rupa agar nyentrik,” papar Ubay, sapaan akrabnya, melalui sambungan telepon, Selasa (5/11/24).

Agenda Haul Gus Dur yang menjadi bagian dalam rangkaian acara Festival Beda Setara (Fest Best) itu bertajuk ‘Menegakkan Kesetaraan untuk Kemanusiaan’ dan akan berlangsung dari pukul 19.00 WIB sampai 22.00 WIB.

Meski demikian, sejak pagi panitia sudah mulai menggerakkan bunga rampai kegiatan. Pertama, ada khataman Al-Qur’an bil ghaib oleh 15 hafidz dan hafidzah. Sekira ba’da Maghrib, seluruh peserta secara bersama-sama membaca Al-Qur’an Juz 30 atau khataman.

Baca Juga :  Catatan 'Outing Class' Berskala Internasional yang Diikuti Siswa SMK MATIG

“Untuk menciptakan atmosfer spiritual yang mendalam. Ini bukan sekadar peringatan, tetapi juga refleksi spiritual,” sambungnya.

Memasuki pukul 19.00 WIB, sebanyak 150 penerbang atau penabuh hadrah yang terdiri dari santri laki-laki dan perempuan dari beberapa pondok pesantren di Yogyakarta bersiap untuk tampil. Kata Ubay, hal ini menandakan inklusivitas dan kebersamaan yang merupakan inti ajaran Gus Dur.

“Kami menghadirkan penerbang selain agar meriah, juga sebagai simbol kolaborasi lintas gender dan pesona budaya yang mencerminkan semangat Gus Dur,” ungkap Ubay.

“Setiap ketukan terbang adalah wujud dari persatuan dan keberagaman. Setelah ini juga ada Tahlil Kebangsaan yang dipandu Rais Syuriah Nahdlatul Ulama Yogyakarta, Ahmad Rofiq,” imbuhnya dengan nada optimis.

Tidak ketinggalan, tokoh-tokoh lain seperti Habib Husein Ja’far juga akan hadir dan akan memberikan tausiyah tentang kesetaraan dan perdamaian. Berangkat dari fanbase yang luas, Habib Ja’far dipercaya mampu menjadi lokomotif diseminasi informasi dan nilai.

Kemudian ada juga putri Gus Dur, Alissa Wahid yang juga menyampaikan tausiyah. Koordinator Nasional Jaringan GUSDURian tersebut akan menekankan pentingnya menerapkan nilai-nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana yang biasa dilakukan oleh mendiang Gus Dur dulu.

Baca Juga :  Cap Tangan Warna-Warni, Cara Siswa Sekolah Kreatif Menganti Deklarasikan Anti-Perundungan

“Habib Husein adalah figur yang diterima baik oleh generasi muda, kami yakin pesan yang disampaikannya akan menggema di hati mereka. Adapun Mbak Alisa, lebih ke meneladani sosok Gus Dur dalam bersikap,” tambahnya.

KH. Ubaidillah Shodaqoh, seorang ulama kharismatik bakal memimpin mauidhoh hasanah (ceramah) dan doa, yang akan menambah kekhidmatan acara. Sehingga target 2.000 peserta yang hadir dapat benar-benar merasuk oleh ajaran Gus Dur.

“Kami ingin setiap peserta merasakan kedekatan spiritual dengan Gus Dur,” papar staf Sekretariat Nasional Jaringan GUSDURian tersebut.

Dengan pertunjukan penerbang rebana dan rangkaian kegiatan lainnya, Ubay berharap Haul Gus Dur ke-15 ini akan menjadi momentum edukatif yang menginspirasi masyarakat untuk menegakkan kesetaraan dan mempromosikan perdamaian.

“Kami sangat antusias menyambut semua yang ingin belajar dan merayakan nilai-nilai Gus Dur bersama kami,” pungkas Ubay.

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Awali Semester Genap, SD Almadany Ciptakan 4R di Ruang Kelas
Awali Pembelajaran Semester II, Spemdalas Landasi dengan Hati yang Tenang dan Niat Lurus
SD Al Islam Resmikan Gedung Baru, Simbol Kemajuan dan Sinergi Perguruan Muhammadiyah Cerme
Spemutu Gresik Apresiasi Prestasi Siswa di Apel Pagi Semester Genap 2026
Jalani Peran Terbaik Guru sebagai Pendidik dan Teladan, Upgrading SD Muhammadiyah Melirang Teguhkan Semangat Kerja
Tanamkan Tonggak Amanah, Jaga Arah Perjuangan: Penguatan Guru dan Karyawan SMP Muhammadiyah 12 GKB
Tarjih Kompas Dakwah Muhammadiyah – Girimu
Di Penghujung 2025, MI Muhammadiyah 4 Wotan Gelar Tasmi’ Tahfidzul Qur’an
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:41 WIB

Awali Semester Genap, SD Almadany Ciptakan 4R di Ruang Kelas

Selasa, 6 Januari 2026 - 08:40 WIB

Awali Pembelajaran Semester II, Spemdalas Landasi dengan Hati yang Tenang dan Niat Lurus

Senin, 5 Januari 2026 - 23:39 WIB

SD Al Islam Resmikan Gedung Baru, Simbol Kemajuan dan Sinergi Perguruan Muhammadiyah Cerme

Senin, 5 Januari 2026 - 05:38 WIB

Jalani Peran Terbaik Guru sebagai Pendidik dan Teladan, Upgrading SD Muhammadiyah Melirang Teguhkan Semangat Kerja

Jumat, 2 Januari 2026 - 23:31 WIB

Tanamkan Tonggak Amanah, Jaga Arah Perjuangan: Penguatan Guru dan Karyawan SMP Muhammadiyah 12 GKB

Berita Terbaru

Olahraga

Gresik Phonska Plus Perkenalkan Skuad Proliga 2026

Selasa, 6 Jan 2026 - 21:38 WIB

Muhammadiyah Gresik

Awali Semester Genap, SD Almadany Ciptakan 4R di Ruang Kelas

Selasa, 6 Jan 2026 - 17:41 WIB