Jelang Kenaikan BBM Sembako Masih Normal

Ternyata harga kebutuhan pokok di Gresik masih cenferung stabil. Kenyataan ini dibuktikan saat sidak yang dilakukan Bupati bersama Muspida Gresik di Pasar baru Gresik, Senin (26/3).
Dalam sidak yang dilakukan para petinggi pemerintahan Kabupaten Gresik masing-masing, Bupati Gresik. Dr. Sambari Halim Radianto, Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim, Sekda Gresik, M. Najib, Dandim 0817, Letkol Eko Wibowo, Kapolres Gresik, AKBP Zulfikar Tarius, serta seluruh Pejabat Pemerintah Kabupaten Gresik.
 Selain Pasar Baru, Dalam Sidak Persiapan Menjelang Kenaikan Harga BBM ini juga dilakukan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik ini juga meninjau beberapa SPBU di Gresik. Untuk peninjauan SPBU ini dilakukan oleh beberapa pejabat yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Bambang Sugati, SH, MH. Rombongan pejabat ini melaksanakan pemantauan di 2 SPBU yaitu Sidomoro dan SPBU
Duduksampeyan.
Untuk Rombongan Bupati dan Muspida Gresik, melaksanakan sidak harga sembako di Pasar Baru Gresik. Dipasar yang merupakan sentar kebutuhan konsumsi masyarakat Gresik ini, Bupati menjumpai  harga beberapa kebutuhan pokok terutama beras masih normal. Mulai dari harga Rp. 6.760,- /kg untuk jenis IR.64 sampai Rp. 8.240/kg untuk jenis Mentik aroma pandan. “harganya masih normal pak tidak ada kenaikan”ujar Dewi Iriyani pemilik UD Maju Jaya. “pokoknya jangan ada lonjakan kenaikan”kata Bupati memberi saran.
Ketika di Pasar Baru Gresik, Bupati dan Muspida Gresik blusukan kebeberapa los pedagang. Beberapa los yang dikunjungi yaitu los pracangan dan bumbu dapur, los daging ayam, los daging sapi, los ikan asin. Bahkan disetiap los Bupati menyempatkan diri membeli barang yang ditawarkan untuk memastikan kebenaran harga yang ditawarkan oleh pedagang. “saya beli 1 kilogram pak”kata Bupati sambil menjulurkan uangnya.
 
Hal serupa dilakukan oleh Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim. Bahkan selain membeli contoh sembako yang ditawarkan pedagang, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Gresik ini memberikan hadiah kepada beberapa pedagang dengan menyodorkan pertanyaan-pertanyaan ringan. “siapa nama Bupati Gresik ?” tanya Wabup Kepada Samuna (52). “pak Sambari” seketika Wabup menyodorkan selembar 20 ribuan. Bahkan Bupati Gresik juga membeli sebungkus bubur mutiara, ketika Samuna mengeluh dagangannya tidak laku. “ini uangnya” sambil menyodorkan Rp. 50 ribuan. Beberapa kebutuhan yang mengalami lonjakan hanya cabe, yang semula Rp. 22 ribu melonjak menjadi Rp. 32 ribu. Harga ayam potong dan daging sapi cenderung stabil yaitu Rp. 22 ribu untuk ayam potong dan 59 ribu untuk harga daging sapi. Terkait harga cabe, Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto menyatakan,”untuk kenaikan harga cabe ini bukan disebabkan oleh rencana kenaikan BBM, tapi murni karena dipengaruhi musim, Penawaran dan kebutuhan”  jelas Bupati yang didampingi  Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindag. M. Najikh .
Terkait adanya kekhawatiran akan kendaraan Plat merah, Bupati tetap tidak akan mengganti kendaraan dinasnya yang berplat merah dengan plat hitam. “saya tidak akan mengganti plat, silahkan anda periksa mobil saya. Terkait kendaraan pejabat yang lain, saya serahkan kepada masing-masing dan kami tidak memerintahkan untuk mengganti” tegasnya. (sdm)

About Editor02

Check Also

Pol PP Gresik Garang Di Warkop Melempem di D’Lagoon, Ada Apa ?

Satpol PP kabupaten Gresik menjadi perbincangan di kalangan pemilik warung kopi, mereka menganggap bahwa satuan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *