Menu

Mode Gelap
Tragedi Kanjuruhan Duka Ponpes Mambaul Ihsan Anak Bayuurip Juga Korban Tragedi Kanjuruhan Nelayan Campurejo Meradang BBM Untuk Nelayan Selalu Kosong Gresik Futsal Championship 2022 Akhirnya Digelar Eko Budi Leksono Rektor UMG Meninggal

komunitas · 24 Agu 2017 20:25 WIB ·

Kekerasan Pada Anak Pihak Desa Harus Respek


 Kekerasan Pada Anak Pihak Desa Harus Respek Perbesar

Kabargresik.com – Maraknya kekerasan terhadap anak di kabupaten Gresik. Dinas Keluarga Berencana dan Perlindungan Perempuan dan Anak memberikan sosialisasi kepada pemerintah desa yang sering terjadi kasus kekerasan agar selalu sigap dan melapor jika menemukan kasus kekerasan terhadap anak. 

Apalagi, tidak lama ini kekerasan terhadap anak berupa pencabulan, juga terjadi di Kecamatan Menganti dan Driyorejo. Parahnya lagi, pelaku dan korban usianya masih sangat belia. 

Sebanyak 50 peserta dari unsur kepala desa, Puskesmas dan perwakilan pihak kecamatan turut serta dalam kegiatan tersebut. 

Kabid Kabid PPA dan PUHA, Dinas KBPP Gresik Winarti menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran kepada pihak desa agar segera melapor jika terdapat kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. 

“Agar pihak desa maupun kecamatan paham. Jika mendapati adanya kekerasan terhadap anak bisa cepat untuk melapor, dan bisa kami tangani” jelasnya usai sosialisasi yang dilaksanakan di lantai 2 kantor KBPP Gresik, Kamis (24/08). 

Winarti menilai, tidak semua desa diundang dalam sosialisasi tersebut. Pihaknya memilih desa yang sering terjadi kekerasan terhadap anak. “Kami berikan sosialisasi kepada desa yang sering terjadi kekerasan terhadap anak” sambungnya. 

Sementara itu, Psikiater Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Jawa Timur, Indarsyah C. Yanti dalam paparannya menilai orang tua harus memberi pemahaman bagaimana memperlakukan seorang anak.

Pada perkembangan fisiknya, anak diperlukan banyak kegiatan di luar ruangan, yang menumbuhkan semangat atas kegiatan positifnya. 

“Kalau anak di kamar terus, tidak berbuat apa-apa, orang tua wajib curiga, barangkali dia melakukan sesuatu hal yang tidak dimengerti oleh orang tua,” ungkapnya

Ia menambahkan, kekerasan terhadap anak akan berdampak pada psikolog anak. Sehingga mengakibatkan anak menjadi trauma. 

“Anak akan mengalami ketakutan yang luar biasa dan perasaan yang tidak berdaya dalam menghadapi peristiwa yang dianggap mengancam” papar perempuan yang juga psikolog saat menyampaikan materi dalam sosialisasi tersebut. (Akmal/k1)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dua Sejoli Curi Motor Di Roomo

29 September 2022 - 16:42 WIB

Lahan Makam Umat Kristiani Di Gresik Tinggal 10 Persen

10 September 2022 - 20:19 WIB

Pemkab Gresik Siapkan 28 M Untuk Kurangi Dampak Inflasi

8 September 2022 - 19:37 WIB

Nelayan Campurejo Menagih Janji PT Gresik Migas

7 September 2022 - 17:33 WIB

Ekspedisi Bengawan Solo Berakhir Di Bedanten

15 Agustus 2022 - 12:18 WIB

Sinergitas KWG AKD Wujudkan Desa Mandiri

9 Agustus 2022 - 04:59 WIB

Trending di PEMERINTAHAN