Kesimpulan Komisi D Panitia Baksos Pemuda Teledor

- Editorial Team

Rabu, 6 November 2013 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik_ Kadisbudparpora kabupaten Gresik Siswadi menghadiri undangan Komisi D DPRD Gresik mewakili Bupati Gresik terkait klarifikasi meninggalnya 3 mahasiswa saat menanam mangrove di DAS Bengawan Solo. Rabo (6/12).

Siswadi dicecar pertanyaan terkait kepanitiaan dan prosedur penngamanan acara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari klarivikasi yang dilakukan Komisi D, acara yang dilaksanakan di desa Pangkah wetan Ujungpangkah ternyata memakai anggaran APBD Kab Gresik sebesar 80 juta.

Anggaran sebesar 80 juta dari APBD Kab Gresik tahun 2013 ini. Dipakai Disbudparpora membeli pohon mangrove 1000 pohon.  Selain itu dana tersebut juga untuk membayar honor 38 panitia.

Baca Juga :  Lahan Mangrove Di Gresik Makin Menyempit PT Freeport Indonesia Tanam 50 Ribu Mangrove

Setelah ditelisik dalam anggaran APBD, Dalam dokumen pengguna anggaran sewa perahu tidak ada Serta tidak adanya anggaran untuk savety peserta. Peserta hanya diberi seragam sebagai pengenal.

Panitia juga meminta bantuan bibit mangrove dari beberapa perusahaan diantaranya dari PJB 3000 pohon, Petrokimia 1000 pohon dan  Hees 3000 pohon.

Peserta bakti sosial tanam mangrove berjumlah 70 orang dari 13 OKP. 

Anggota komisi D Mustaqim dari F-PPP menyalahkan panitia karena keteledorannya.

Baca Juga :  How to pick the Best Totally free VPN

“Dari paparan pas Sis, dapat saya simpulkan panitia telah teledor terkait acara tersebut.” Tegas Mustaqim.

Sementara itu  Siswadi menolak kalau dikatakan teledor, dan masih bersikukuh bahwa saat mahasiswa berangkat di sisi utara bengawan Solo tidak menjadi agenda acara.

“Kami memang tidak mengagendakan penanaman di sisi utara” ujar Siswadi.

Komisi D akan memberi rekomendasi ke Bupati terkait kasus meninggalnya 3 mahasiswa saat melakukan tanam pkhon mangrove. (Chidir)

Editor: sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:59 WIB

PENDIDIKAN

Konten Kreator Positif, Langkah SMK Alkarimi Edukasi Siswa

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:55 WIB

PENDIDIKAN

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:18 WIB

Muhammadiyah Gresik

KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti

Senin, 31 Agu 2026 - 11:15 WIB