Ketika Jajanan Nenek Menginspirasi P5 SD Muhammadiyah 2 Dukun

- Editorial Team

Sabtu, 2 Maret 2024 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Girimu.com — Apa jadinya ketika para siswa berkolaborasi dengan orang tuanya, lalu bikin jajan kesukaan nenek? Tentu keseruan luar biasa mewarnainya. Para siswa yang generasi now jadi tahu apa saja jajanan kesukaan nenek yang masuk kategori zaman old ini.

Itulah yang terjadi di SD Muhammadiyah 2 Dukun, belahan Gresik Utara saat melaksanakan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dengan mengusung kearifan lokal bertopik “Kutahu dan Kumau Jajanan Nenek”, aneka jajanan tradisional yang sangat familiar dengan lidah sang nenek, mereka bikin dan sajikan dengan suasana gayeng plus kenikmatan menyantapnya yang luar biasa. Jadinya, apa yang nempel di lidah kerasa maknyeeesss.

“Kegiatan ini sangat cocok, karena banyaknya siswa yang tidak tau jajanan zaman nenek dahulu, dan dengan projek ini diharapkan peserta didik dapat mengembangkan dimensi dari profil pelajar Pancasila, yaitu mandiri dan gotong royong,” ujar Indah Nurmalawati, Wali Kelas 5, Jumat (1/3/2024).

Kegiatan kelaboratif yang digelar pada 28 Februari 2024 itu dibagi menjadi 6 kelompok, yang masing-masing terdiri atas 3 siswa plus orang tua masing-masing dengan pendamping wali kelas. Wali murid juga turut membantu untuk membuat makanan tradisional, seperti klepon, ongol-ongol, roda mas, gethuk, lemet, dan dadar gulung. Para siswa dan wali murid sangat antusias, sehingga siswa yang emula banyak yang asing dengan jajanan tradiional itu, jadi ngeh juga.

Baca Juga :  Motivasi Menghafal Al-Qur’an dalam Tahfidz Camp 5

Risna Elvia Rahma, salah satu wali murid dari ananda Hanna Fadia mengatakan, kegiatan P5 dalam proyek jajanan tradisional ini mengenalkan anak-anak pada menu makanan yang bahan-bahannya dapat diperoleh dengan mudah di lingkungan sekitarnya. Harapannya, dengan adanya proyek tersebut anak-anak dapat lebih mengenal makanan lokal yang lebih sehat ketimbang  makanan instan, junkfood. Dan, jajanan tradisional ini pun bisa disajikan di kantin sekolah. (*)

Kontributor: Febriyanti Ayu N.





Sumber berita ini dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TK ABA 41 Menganti Gelar Simulasi Salat Idulfitri
105 Siswa Kelas XI SMAMDELA Ikuti Darul Arqam 1447 H
Pondok Ramadan MI Mutwo Tanamkan Semangat Belajar
Pawai Payung Meriahkan Pembagian Zakat PAUD Aisyiyah Bungah
Sikapi Pengobatan Alternatif, Ustadz Anas Thohir: Jangan Hanya Andalkan Logika, Perkuat Ruhiyah
Komandan KOKAM Cerme Ajak Jemput Lailatul Qadar
UMG Digandrungi Mahasiswa Asing, Masyarakatnya Ramah dan Menyenangkan
Puasa Ala Rojali dan Rohana
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:44 WIB

TK ABA 41 Menganti Gelar Simulasi Salat Idulfitri

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:43 WIB

105 Siswa Kelas XI SMAMDELA Ikuti Darul Arqam 1447 H

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:41 WIB

Pondok Ramadan MI Mutwo Tanamkan Semangat Belajar

Rabu, 11 Maret 2026 - 05:40 WIB

Pawai Payung Meriahkan Pembagian Zakat PAUD Aisyiyah Bungah

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:40 WIB

Sikapi Pengobatan Alternatif, Ustadz Anas Thohir: Jangan Hanya Andalkan Logika, Perkuat Ruhiyah

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

TK ABA 41 Menganti Gelar Simulasi Salat Idulfitri

Kamis, 12 Mar 2026 - 08:44 WIB

Muhammadiyah Gresik

105 Siswa Kelas XI SMAMDELA Ikuti Darul Arqam 1447 H

Rabu, 11 Mar 2026 - 23:43 WIB

Muhammadiyah Gresik

Pondok Ramadan MI Mutwo Tanamkan Semangat Belajar

Rabu, 11 Mar 2026 - 14:41 WIB

Muhammadiyah Gresik

Pawai Payung Meriahkan Pembagian Zakat PAUD Aisyiyah Bungah

Rabu, 11 Mar 2026 - 05:40 WIB