GIRIMU.COM — SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik membuka Konsultasi Hasil Belajar (KHB) Tengah Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026. Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini menjadi sarana komunikasi antara guru dan orang tua untuk membahas perkembangan belajar siswa selama setengah semester berjalan.
Konsultasi hasil belajar dilaksanakan di kelas masing-masing dengan pembagian waktu sesuai nomor presensi siswa. Sesi pertama dimulai pukul 07.00–08.00 WIB untuk nomor presensi 01–10, dilanjutkan pukul 08.00–09.00 WIB untuk nomor presensi 11–21, dan sesi terakhir pukul 09.00–10.00 WIB untuk nomor presensi 22–33. Kegiatan berlangsung tertib dan hangat dengan suasana diskusi yang terbuka antara guru dan wali siswa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada kesempatan ini, para guru tampil serasi dengan tema busana bernuansa warna biru, yang memberikan kesan tenang dan penuh kepercayaan. Nuansa tersebut menciptakan suasana konsultasi yang nyaman sehingga orang tua dapat berdiskusi secara lebih leluasa mengenai perkembangan anak mereka.
Salah satu wali kelas 7 Agility, Dheni Iga Pratiwi, SPd, menyampaikan, momen konsultasi hasil belajar memiliki makna yang sangat berharga karena menjadi ruang pertemuan antara harapan orang tua dan proses pendidikan di sekolah.
Ia sampaikan, bahwa kegiatan ini bukan sekadar menyampaikan nilai akademik, tetapi juga memberikan gambaran menyeluruh tentang perkembangan siswa.
“Menurut saya, hal yang paling berharga saat konsultasi belajar adalah ketika orang tua antusias memahami bagaimana proses belajar siswa, baik di bidang akademik, nonakademik, maupun pembiasaan yang berlangsung hingga pertengahan semester genap ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan, bahwa salah satu tantangan dalam kegiatan konsultasi adalah memberikan pemahaman bahwa keberhasilan belajar siswa tidak semata-mata diukur dari angka.
“Yang menjadi tantangan adalah memberikan pemahaman bahwa proses belajar siswa itu tidak hanya diukur dari angka, tetapi juga dari proses dan pengembangan karakter. Oleh karena itu, dibutuhkan motivasi tidak hanya dari guru, tetapi juga dari orang tua. Ini adalah bentuk kerja sama,” tambahnya.
Melalui kegiatan Konsultasi Hasil Belajar ini, pihak sekolah berharap sinergi antara guru dan orang tua semakin kuat. Dengan komunikasi yang baik, perkembangan akademik, karakter, serta kebiasaan positif siswa dapat terus tumbuh secara seimbang demi masa depan mereka. (*)
Post Views: 11












