Koordinasi Kurang, Sopir Tidak Tahu Larangan Jalan Di Jam Sibuk

- Editorial Team

Rabu, 22 April 2015 - 23:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik__ Larangan jalan bagi Dump truck pada jam sibuk ternyata masih banyak sopir yang tidak memahaminya. Dari pengamatan dilapangan, koordinasi antara Dishub Gresin, Pengusaha angkutan dan Sopir masih belum optimal, akibatnya masih banyak ditemui dump truck yang jalan disaat jam sibuk.

Dari pantauan kabargresik.com Rabo (22/4) di pertigaan terminal Bunder bebrapa dump truck diberhentikan oleh petugas untyuk dilakukan sosialisasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemda Gresik melakukan pelarangan jalan dump truck  pada jam 05.00 – 08.00 WIB dan 15.00 – 18.00 WIB atas kesepakatan pengusaha galian C, Pengusa Angkutan dan pihalk Dishub Gresik.

Baca Juga :  Rebutan Gantungan Dimalam Maulid

Salah satu sopir truk yang kena razia, Kastur, (33th) asal Rembang Jawa tengah tidak tahu kalau ada pelarangan jalan dijam sibuk.

” saya tidak tahu pak kalau ada aturan pelarangan jam karena baru pertama ini ambil material di Gresik” ujar Kastur.

Kastur meeasa dirugikan karena waktu terbuang percuma padahal sebenarnya masih bisa ambil antrian lagi untuk muat barang. Kastyur juga tidak pernah mendapatkan sosialisasi dari pihak perusahaan angkutan tempat dia kerja.

Baca Juga :  Tim WHO Kunjungi Penderita Kusta

Menurut  Kabid Angkutan Jalan Dishub Gresik Musnadi, Razia dump truck akan dilakukan setiap hari untuk mensosialisasikan aturan baru tersebut.

” kami melakukan di 3 lokasi terpisah selain di sini yaitu di Kec. Manyar dan desa Iker – iker Geger Cerme “. Jelas Musnadi.

Sayangnya tidak ada sanksi yang tegas atas pelanggaran tersebut. ” Belum,belum, belum ada sanksi bagi sopir atau Pengusaha yang mokong” imbuhnya. (Teguh)

Editor: zumrotus

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun
Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional
PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi
Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja
Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?
Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara
Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim
Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP
Berita ini 80 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:16 WIB

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WIB

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 08:13 WIB

PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi

Sabtu, 11 April 2026 - 20:12 WIB

Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja

Senin, 6 April 2026 - 20:10 WIB

Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Kajian Ahad Pagi PCM Kebomas Bahas Kematian dari Medis & Syariat

Senin, 20 Apr 2026 - 01:32 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kepala SDM 1 Menganti Sampaikan Pidato Perdana

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:30 WIB

Muhammadiyah Gresik

Tak Kuasa Menahan Haru, Teguh Abdillah Akhiri Jabatan di SD Mudri

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:29 WIB