Korban Perundungan di Lingkungan PT GMCP Lapor Polisi

- Editorial Team

Rabu, 9 Maret 2022 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

THM korban Perundungan di lingkungan pabrik PT Graha Makmur Cipta Pratama (GMCP) resmi melapor ke Polsek Kebomas.

THM didampingi pengacara dan pengurus DPC SP LEM SPSI Kab Gresik melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Kebomas pukul 15.50 Wib.

THM langsung dimintai keterangan   hingga pukul 18.30 Wib, dan langsung keluar surat pelaporan dengan nomor surat LP/B/57/III/2022/SPKT/POLSEK KEBOMAS/POLRES GRESIK/POLDA JATIM.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, THM langsung diperiksa di ruang penyidik dengan  19 pertanyaan hingga pukul 22.00 Wib.

Walaupun dalam posisi lelah, THM mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan penyidik.

“Pertanyaannya nya banyak dan melelahkan, tapi Alhamdulillah tadi bisa saya jawab” ujar THM singkat usai diperiksa. Selasa malam (8/3/2022).

Sementara itu Ketua  DPC SP LEM SPSI Kab Gresik Imam Syaifudin menyatakan bahwa hasil investigasi internal  terkait video viral perundungan yang menimpa ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) SP LEM SPSI  PT Graha Makmur Cipta Pratama (GMCP) berinisial THM diduga juga ada keterlibatan orang dalam Pabrik  dan dan orang luar, salah satu pelaku Perundungan adalah pegawai  Dinas Kesehatan Kab Gresik.

Baca Juga :  Bonsai Petung Siap Ekspor

Hal ini berdasarkan hasil investigasi temuan lapangan bahwa saat itu ada salah satu  warga yang bekerja di Dinas Kesehatan Kab Gresik yang ikut melakukan perundungan dan kejadian itu disaksikan oleh 2 orang satpam pabrik  tanpa upaya menghentikan.

“Dalam temuan kami ada dua orang satpam pabrik yang mengetahui kejadian tersebut, tapi membiarkan, dan juga ada puluhan warga setempat yang salah satunya bekerja di Dinas kesehatan, kami lihat ini masalah serius dan harus dituntaskan ” ujar Imam kepada awak media di Mapolsek Kebomas, Selasa malam (8/3/2022).

Terkait masalah-masalah perburuan di PT GMCP pihak DPC FSP LEM SPSI Kab Gresik juga membuat surat permohonan perlindungan hukum kepada beberapa instansi diantaranya Gubernur Jatim, Kapolda Jatim, Bupati Gresik, Kapolres Gresik serta Kadisnaker Prop Jatim dan Kadisnaker Kab Gresik.

“Perlindungan hukum bagi anggota  Unit Kerja SP LEM SPSI  di PT  GMCP sangat urgent karena dalam pengamatan kami anggota disana keamanannya terancam” ujar Imam.

Baca Juga :  Menkop: Smesco akan Jadi Sarinah Kedua

Imam juga meminta pihak Kepolisian bisa merespon pelaporan anggotanya dengan cepat dan bijak.

Sebelumnya beredar video berdurasi sekitar 10 detik yang menggambarkan seorang pekerja di salah satu perusahaan di Gresik mengalami perundungan oleh beberapa orang. Video ini beredar di pesan singkat WhatsApp di Gresik mulai Rabo malam (2/3/2022).

Dalam video tersebut ada 2 orang yang bersuara keras diantaranya berkata
“Nek nuntut ngono, carane nek nuntut ngono, ono perusahaan, ono managemen seng apik-apik” demikian diantaranya suara yang ada di video tersebut.

Beberapa wartawan di Gresik menelusuri lokasi video tersebut. Dan ditemukan data ternyata gambar dalam video tersebut berlokasi di sekitar Jl Veteran Gang I Gresik.

Orang yang dalam video  mendapatkan Persekusi adalah berinisial THM, ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) SP LEM SPSI  PT Graha Makmur Cipta Pratama (GMCP) perusahaan yang ekspor ikan rajungan ke Amerika. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun
Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional
PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi
Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja
Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?
Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim
Ketua DPRD Gresik Jadi Petugas Haji 2026 Dan Bayar Sendiri
KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:16 WIB

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WIB

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 08:13 WIB

PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi

Sabtu, 11 April 2026 - 20:12 WIB

Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja

Senin, 6 April 2026 - 20:10 WIB

Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Kajian Ahad Pagi PCM Kebomas Bahas Kematian dari Medis & Syariat

Senin, 20 Apr 2026 - 01:32 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kepala SDM 1 Menganti Sampaikan Pidato Perdana

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:30 WIB

Muhammadiyah Gresik

Tak Kuasa Menahan Haru, Teguh Abdillah Akhiri Jabatan di SD Mudri

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:29 WIB