Korban Terseret Arus Banjir Kali Lamong Ditemukan

- Editorial Team

Senin, 16 Desember 2013 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_ Kemadi (pada berita awal ditulis Samadi) warga dusun karang asen desa Sirnoboyo korban terseret arus di jalan raya kelampok Benjeng akhirnya ditemukan dalam jeadaan tidak bernyawa oleh warga tidak jauh dari lokasi kejadian, Senin siang (16/12).

Kejadian bermula pada Minggu pagi (15/12) saat Kemadi berjalan diJl Klampok Benjeng tanpa pegangan tali yang disediakan warga. Kemadi tergelincir dan terseret arus hingga ke arah sawah. Beberapa warga yang berada di tempat kejadian mencoba menolong namun derasnya arus pertolongan tidak membuahkan hasil. Namun pencarian warga yang dilanjutkan pad Senin pagi, mayat Kemadi ditemukan dekat jembatan.

Sementara itu, Banjir akibat meluapnya Kali Lamong yang sebelumnya merendam 3 kecamatan dan Belasan Desa, Kini luapan DAS Kali Lamong meluas hingga merendam 6 kecamatan di Gresik(16/12/2013).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Luapan air dari sungai yang bermuara ke Selat Madura ini telah merendam 6 kecamatan antara lain Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Menganti, Kedamean dan Duduksampean.

Baca Juga :  Kali Lamong Meluap 5 Kecamatan Di Gresik Selatan Kembali Tergenang

Dari pantauan yang dihimpun oleh kabargresik.com, sementera ini terdapat 33 desa terendam air di 6 kecamatan tersebut. 2 Desa diantaranya mengalami banjir terparah dengan ketinggian rata-rata 2 sampai 3 meter.

Kendati demikian, sebagian warga sudah berhasil dievakuasi oleh Siaga SAR Marinir Surabaya, Namun sebagian menolak dievakuasi lantaran ingin menjaga harta benda.

Akibat semakin meningginya air, Desa Klampok dan Karangploso Kecamatan Benjeng terisolir. Aktifitas warga lumpuh total, warga hanya bisa pasrah dan berharap banjir segera suruh.

Sementera itu, Iker-iker geger Kecamatan Cerme juga telah dievakuasi oleh tim Yontaifib 1 Marinir Surabaya. Warga terpaksa dievakuasi karena air banjir semakin tinggi. Bahkan, desa tersebut dikepung banjir dengan ketinggian dua meter hingga tiga meter.

Menurut Letnan Dua, Arif Prashose, Kepala Regu Tim Marinir mengatakan, arus banjir sangat deras dan berbahaya,

Baca Juga :  Terkena KIG, 200 Ha Lahan Tambak Terancam Hilang

“Warga harus dievakuasi agar tidak terjadi korban jiwa. saat ini, sudah sebagian berhasil dievakuasi, namun sebagian lagi masih bertahan” terangnya.

Kepala Dusun Iker-iker Kulon, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa jumlah warga iker-iker geger sekitar 750 jiwa ada yang masih bertahan,

“Mereka yang dievakuasi hanya sebagian sebagian lagi tidak mau karena khawatir harta benda hilang” Kata

Demi keamanan dan keselamatan, warga yang tetap bertahan nekad melintasi banjir menggunakan tali atau tampar yang diikat ditiang kabel menuju kampung mereka.

Sementara itu, sebagian warga iker-iker geger yang sudah dievakuasi diungsikan di kantor Kecamatan Cerme. Sebagian lagi membuat tenda darurat di pinggir jalan.

Yang memprihatinkan lagi, korban banjir belum mendapatkan bantuan yang cukup, warga hanya mendapatkan bantuan nasi bungkus namun, pembagiannya tidak merata. (Tik/Chidir).

Editor: Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara
Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP
Kompak Berbusana Hitam, SDN 94 Gresik Gelar Halalbihalal
BIP Janji Serap 60% Tenaga Kerja Lokal Bungah
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Pertamina Lubricants Resmikan Bengkel Sampah di SMK Manbaul Ulum
Zulkifli Hasan Ungkap Strategi Swasembada Pangan di UMG
Kucing Terjebur Sumur Sedalam 25 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar Gresik
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 14:15 WIB

Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:47 WIB

Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:13 WIB

Kompak Berbusana Hitam, SDN 94 Gresik Gelar Halalbihalal

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:40 WIB

BIP Janji Serap 60% Tenaga Kerja Lokal Bungah

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Sinergi Smamio dan Kemendikdasmen: Kupas Tuntas Sukses TKA 2027

Sabtu, 18 Apr 2026 - 04:26 WIB

Muhammadiyah Gresik

Siswi MIISMO Raih Juara 2 OLIMPABA 2026

Jumat, 17 Apr 2026 - 19:25 WIB

Muhammadiyah Gresik

Sampah Plastik Nol – Mbayar Kopi Nol

Jumat, 17 Apr 2026 - 10:24 WIB