KPU Gresik Kembalikan Rekom Panwas

- Editorial Team

Rabu, 2 Juli 2014 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati dan Wakil Bupati Gresik Sambari HR - M Qosim saat berada di Kantor Panwaskab untuk dilakukan klarifikasi. (foto:facebook)

Bupati dan Wakil Bupati Gresik Sambari HR - M Qosim saat berada di Kantor Panwaskab untuk dilakukan klarifikasi. (foto:facebook)

Bupati dan Wakil Bupati Gresik Sambari HR - M Qosim saat berada di Kantor Panwaskab untuk dilakukan klarifikasi. (foto:facebook)
Bupati dan Wakil Bupati Gresik Sambari HR – M Qosim saat berada di Kantor Panwaskab untuk dilakukan klarifikasi. (foto:facebook)

Kabargresik_ Sidang pleno KPUD Gresik pada Rabo (2/7/2014) terkait rekomendasi yang dilayangkan PanwasKab tentang pelanggaran yang dilakuakan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto dan Moh Qosim saat menghadiri pertemuan Asosiasi Perangkat Desa se Kab Gresik di GNI beberapa waktu lalu dan diindikasi oleh Panwaskab sebagai kampanye pasangan Capres nomor urut 1 Prabowo Hatta menyatakan untuk meminta penjelasan kembali kepada Panwaskab Gresik terkait materi pelanggaran yang ada.

KPUD Gresik melihat materi pelanggaran dengan sangkaan pasal yang digunakan untuk menjerat Sambari Qosim kurang jelas. “Panwas kurang jelas menyebut pelanggaran yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, untuk itu kami minta rekomendasi Panwaskab disempurnakan kembali,” ujar Ahmad Roni, ketua KPU Gresik saat dikonfirmasi melalui seluler.

Baca Juga :  SQ Hanya Dipersepsi Tanpa Lawan

Panwaskab Gresik menggunakan pijakan pasal 60 PKPU nomor 16 tahun 2014 tentang kampanye Pilpres yang melibatkan pejabat negara. dalam isi pasal 60 menyebutkan, Pejabat negara, pejabat struktural negara dan pejabat fungsional dalam jabatan negeri, serta kepala desa atau sebutan lain dilarang membuat keputusan dan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama masa kampanye.

“sangkaan pasal 60  untuk Sambari dan Qosim itu tidak dijelaskan dengan jelas oleh panwaskab bentuk pelanggarannya, sehingga kami perlu penjelasan kembali dari panwaskab,” jelas Roni

KPUD Gresik Rabo (2/7/2014) mengirim surat meminta penjelasan kepada Panwaskab untuk menyempurnakan rekomendasi terkait pelanggaran yang dilakukan Sambari dan Qosim.

Menurut Ahmad Roni, KPU selalu merespon rekomendasi yang dikirimkan oleh Pawnwaskab,  “kami tidak ingin menunda-nunda pekerjaan, makanya setelah kami plenokan, kami langsung kirim surat ke PanwasluKab untuk meminta menyempurnakan rekomendasinya,” tegas Roni.(tik)

 

editor: sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara
Ahmad Nurhamim : Perjalanan Politik 17 Tahun yang Menginspirasi
Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP
Kompak Berbusana Hitam, SDN 94 Gresik Gelar Halalbihalal
BIP Janji Serap 60% Tenaga Kerja Lokal Bungah
Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS

Senin, 6 April 2026 - 14:15 WIB

Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara

Jumat, 3 April 2026 - 18:16 WIB

Ahmad Nurhamim : Perjalanan Politik 17 Tahun yang Menginspirasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:47 WIB

Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:13 WIB

Kompak Berbusana Hitam, SDN 94 Gresik Gelar Halalbihalal

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Kajian Ahad Pagi PCM Kebomas Bahas Kematian dari Medis & Syariat

Senin, 20 Apr 2026 - 01:32 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kepala SDM 1 Menganti Sampaikan Pidato Perdana

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:30 WIB

Muhammadiyah Gresik

Tak Kuasa Menahan Haru, Teguh Abdillah Akhiri Jabatan di SD Mudri

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:29 WIB