Lazisnu Perkuat Pelaku Budidaya Jamur Di Wotan

- Editorial Team

Kamis, 14 Januari 2021 - 02:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyak cara bangkit dan tetap produktif di era pandemi covid-19, salah satunya dibuktikan dengan komitmen Pengurus Wilayah Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sodaqah Nahdlatul Ulama (PW Lazisnu) Jawa Timur dalam program bina wirausaha nusantara. Program yang secara langsung dikawal oleh PC Lazisnu Gresik ini menyasar ke budidaya jamur di wilayah barat Gresik, tepatnya di desa Wotan, kecamatan Panceng kabupaten Gresik (13/1/2021).

Dalam sambutannya, ketua PW Lazisnu Jawa Timur, yang diwakili oleh Sekretaris Rofii Bonawi menyatakan, bahwa program ini merupakan piloting di wilayah jawa timur untuk penyaluran zakat produktif bagi UMKM. Hal yang diharapkan adalah adanya peningkatan status dari yang mulanya mustahiq menjadi muzakki.

Acara peresmian UMKM Binaan PW Lazisnu ini digelar di area budidaya jamur milik Abdul Rouf, dan dihadiri oleh pengurus PC Lazisnu Gresik, Lazisnu MWCNU Panceng, Lazisnu Ranting Wotan, dan pengurus ranting NU Wotan.

Moh. Rofiq, ketua Lazisnu Ranting Wotan merasa senang saat dirinya mendapat dukungan program yang menurutnya cukup bagus bagi pengembangan ekonomi ummat. “Selain membuka wawasan bagi kami, program ini riil bisa dirasakan di arus bawah nahdliyin,” tutur Rofiq.

Sementara itu, Sekretaris PRNU Wotan, Roihan menyatakan bahwa program ini perlu dijaga pada dua hal, isi dan cara. “Secara content, keberhasilan program ini kita upayakan agar pemilik budidaya jamur dapat terus mengembangkan usahanya menjadi lebih baik. Secara cara, bagaimana PRNU dapat menjamin bahwa program ini betul-betul terimplementasi dan berkelanjutan, sustainabel,” Tuturnya.

Acara yang dikemas dalam kondangan tumpengan ini juga diapresiasi positif oleh tokoh-tokoh lokal yang hadir. Salah satunya meminta agar program sejenis bisa hadir dalam varian yang lebih beragam. “yo ngene nak, dadi NU iku iso dirasakno karo wargae. Maringene ndang piye carane iso nggolekno solusi gae pertanian,” Tutur salah seorang tokoh setempat pada ketua Ranting NU.

Secara langsung, PCNU melalui wakil sekretaris Syifaul Qulub menyanggupi bahwa fokus utama NU sudah harus digeser tidak melulu soal penguatan amaliyah ubudiyah. “Kita juga harus mulai hadir untuk urusan-urusan dunyawiyyah, meningkatkan kemandirian ummat,” pungkasnya.(Syafik Hoo)

Baca Juga :  Smelter Freeport Gresik Beroperasi Penuh Desember 2024, Serap 400 Ribu Ton Konsentrat Tembaga
Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas
RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:48 WIB

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:01 WIB