Pengalaman Gelar Sub PIN Polio 2024 di TK ABA 40 PPS Gresik

- Editorial Team

Minggu, 31 Maret 2024 - 02:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jam sudah menunjuk pukul 6.00.Hari ini Senin tgl 15 Januari 2024. Bergegas aku menyeterika baju seragam Aisyiah yang aku punya. Bersama seorang teman Majlis Kesehatan PDA kami berangkat ke TK ABA di lokasi Pondok Permata Suci tepat pukul 07.00.

Himbauan Kepala Dinas Kesehatan dan Pimpinan Daerah Aisyiah memacu tiap pimpinan dan anggota baik PDA, PCA dan PRA untuk segera action, menelpon jadwal PIN dari beberapa  sekolah ABA setempat, berbagi tugas  unt hadir, serta menginformasikan  panduan untuk kader PIN.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir di sekolah saat peserta didik sedang berbaris apel pagi. Wajah mereka tegang melihat tamu yg datang dari Puskesmas dan Aisyiah.

Apalagi aula sudah tertata beberapa meja dan kursi. Ada apa ini, beberapa anak bertanya pada gurunya dengan wajah selidik.

Saat Kepala  Sekolah menyampaikan , hari ini ada tetesan vaksin polio yang akan membuat kita semua sehat, bukan suntikan, wajah mereka agak lega, meski tetap tegang.” Aku takut” , beberapa menyeringai. ” Aku gak mau, aku mau pulang” ada beberapa yang mau menangis.

60 anak dari Kelompok Bermain dan 200 anak dari TK cukup banyak untuk ditetesi hari ini.

Baca Juga :  Lomba Yel-yel KB TK Aisyiyah Wringinanom Kelompok B2 Juaranya

Seorang petugas dari Puskesmas membawa semua sarana, tiga orang mahasiswa dari Universitas Kesehatan Masyarakat, dua orang dari PDA , dua orang dari PCA serta dua orang PRM dan beberapa guru yang membantu cukup mempercepat pelaksanaan PIN ini. Hanya satu setengah jam semua tuntas dilaksanakan.

Sebelumnya, setelah pengarahan sedikit tentang cara menetesi vaksin polio oleh bidan Puskesmas Sukomulyo pada anggota Majlis Kesehatan PDA yang berprofesi Tenaga Kesehatan dan mahasiswa, lalu kami membagi beberapa titik   untuk memulai penetesan.

Sebagian guru dan kader Aisyiah  mangabsensi, mengarahkan peserta didik serta memberi tanda tinta di jari kelingking pada peserta didik yang sudah di tetesi vaksin.

Banyak anak didik  pemberani melangkah maju dengan berani serta membuka mulut untuk ditetesi. “Rasanya manis” kata Kenzo, membuat temannya tak lagi takut.

“Wah hebat, Aira, pemberani deh, ucap ibu-ibu pelaksana memberi semangat .” Dokter Azril, dokter Asma, dokter Bayu,  hayuk  minta tetesan permen ke tante dokter di depan ya”

Kami memanggil anak didik dengan panggilan dokter untuk memotivasi. Betul betul manjur, anak-anak didik termotivasi dengan penghargaan  dan pujian.

Baca Juga :  Catat Ini 6 Pos Ketupat Semeru Yang Bisa Bantu Anda Selama Di Gresik

Adakah yang rewel ? Pasti ada , satu dua anak harus dipegangi karena berontak. Dua anak hendak lari. Itu hal yang wajar, saat tahu itu hal yang.tak menyakitkan, mereka tersenyum lebar sambil mengacungkan jempolnya.

Kedatangan Kepala  bidang Kesehatan Masyarakat  Dinkes yaitu dr Anik Lutfiyah M.Ked.  Trop serta Kepala Puskemas Sukomulyo drg Inna Widya Satvika , saat supervisi ke sekolah  membuat bahagia pelaksana di lapangan.

Melakukan supervisi lapangan, memberi support serta menanyakan kendala teknis yang mungkin ada serta solusinya dan bisa memberi jawaban langsung saat ada permasalahan.

Sub Pin Polio adalah program imunisasi yang bertujuan untuk memberikan perlindungan terhadap polio, sebuah penyakit menular yang disebabkan oleh virus polio,  dilaksanakan sebagai upaya Pemerintah mengantisipasi adanya 3 kasus Polio yang muncul. Memberi kekebalan baru karena virus mudah berkembang. Moga ananda dan cucunda yang berusia di bawah umur 7 tahun mendapatkan hak nya untuk terlindungi. Moga sehat semua ananda, tumbuhlah dengan prima menyongsong   Indonesia Emas .Aamiin…

Ditulis oleh:  drg Anisah Machmudah, anggota Majlis Kesehatan PDA Gresik





Sumber berita ini dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa Spemutu Belajar P3K dengan Hasduk HW
150 Pesilat Tapak Suci Gresik Ikuti UKT Pimda 25
SMK Muhammadiyah 5 Gresik Perkuat Sinergi Agribisnis
SMK Muhammadiyah 5 Gresik Gelar Workshop Digital
Kemahiran HW Spemutu Gresik Bentuk Karakter Siswa
SMK Muhamadiyah 5 Gresik Gelar Workshop SPMB
Paradoks Jurusan SMK Pertanian: Menjaga lilin Pangan Nasional Tanpa Bahan Bakar
Perkuat Kemampuan Literasi dan Karakter, Spemupat Ajak Siswanya Nobar Film ‘Cyberbullying’
Berita ini 18 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 14:35 WIB

Siswa Spemutu Belajar P3K dengan Hasduk HW

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:34 WIB

150 Pesilat Tapak Suci Gresik Ikuti UKT Pimda 25

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 20:32 WIB

SMK Muhammadiyah 5 Gresik Perkuat Sinergi Agribisnis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:31 WIB

SMK Muhammadiyah 5 Gresik Gelar Workshop Digital

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 02:30 WIB

Kemahiran HW Spemutu Gresik Bentuk Karakter Siswa

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Siswa Spemutu Belajar P3K dengan Hasduk HW

Minggu, 31 Agu 2025 - 14:35 WIB

Muhammadiyah Gresik

150 Pesilat Tapak Suci Gresik Ikuti UKT Pimda 25

Minggu, 31 Agu 2025 - 05:34 WIB

Muhammadiyah Gresik

SMK Muhammadiyah 5 Gresik Perkuat Sinergi Agribisnis

Sabtu, 30 Agu 2025 - 20:32 WIB

Muhammadiyah Gresik

SMK Muhammadiyah 5 Gresik Gelar Workshop Digital

Sabtu, 30 Agu 2025 - 11:31 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kemahiran HW Spemutu Gresik Bentuk Karakter Siswa

Sabtu, 30 Agu 2025 - 02:30 WIB