Polisi Dalami Kasus 3 Bocah SD Curi Motor, Diduga Karena Minim Pengawasan

- Editorial Team

Kamis, 20 Maret 2025 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satreskrim Polres Gresik sedang mendalami kasus pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh tiga anak sekolah dasar (SD) berinisial F (12), HR (9), dan NA (10). Ketiga anak tersebut, yang dikategorikan sebagai Anak Berhadapan Hukum (ABH), diketahui telah mencuri motor di sejumlah lokasi di Gresik.

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al Qarni, menjelaskan bahwa aksi ketiga ABH ini murni dilakukan atas inisiatif mereka sendiri. _”Tidak ada yang menyuruh, murni dari mereka tanpa ada paksaan atau perintah dari orang lain,”_ ungkapnya.

Dalam penyelidikan, diketahui bahwa salah satu motor hasil curian telah dijual kepada orang tak dikenal seharga Rp 150 ribu. Sementara itu, beberapa motor lainnya belum sempat dijual dan keberadaannya masih dilacak oleh pihak kepolisian. _”Sementara untuk sepeda motor lainnya, para ABH mengaku belum sempat menjualnya dan masih diselidiki keberadaannya,”_ tambah AKP Abid.

Polisi juga menemukan bahwa modus ketiga ABH adalah mendorong motor hasil curian hingga lokasi tertentu sebelum dijual secara acak. Lokasi pencurian meliputi empat tempat berbeda, yaitu Alun-Alun Gresik, kawasan Ramayana, Manyar, dan Pulopancikan. Uang hasil penjualan motor digunakan oleh ketiga anak tersebut untuk bermain di timezone dan jalan-jalan ke Surabaya.

AKP Abid memastikan bahwa tidak ada keterlibatan orang tua atau pihak lain dalam aksi ini. Menurutnya, _”Niat dan kemauan ketiga ABH ini murni muncul dari diri mereka sendiri.”_ Selain itu, kepolisian juga menemukan bahwa para ABH mengumpulkan hingga 18 kunci motor yang diambil dari berbagai tempat sebagai koleksi.

Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik, Ipda Hendri Hadiwoso, menyebutkan bahwa pihaknya telah memanggil orang tua dari ketiga anak tersebut untuk dimintai keterangan. _”Para orang tua dari ketiga bocah telah memenuhi panggilan dan menjalani pemeriksaan,”_ katanya. Dalam pemeriksaan, orang tua mengaku bahwa tidak ada dorongan atau perintah yang memicu anak-anak mereka melakukan aksi pencurian.

Baca Juga :  Polres Gresik Sediakan Penitipan Kendaraan Gratis dan Patroli Perumahan untuk Keamanan Mudik Lebaran 2025

Ipda Hendri juga mengungkapkan bahwa ketiga anak tersebut berasal dari latar belakang keluarga yang kurang harmonis, dengan orang tua mereka sudah berpisah. Para ABH tinggal bersama kakek, nenek, atau paman masing-masing. _”Kurangnya pendidikan dan pola asuh, sehingga mereka kerap melakukan aktivitas tanpa pengawasan,”_ jelasnya.

Saat ini, polisi tengah berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) dan Dinas Sosial untuk proses lebih lanjut terkait penanganan ketiga ABH tersebut. Penanganan dilakukan secara hati-hati mengingat pelaku masih berusia anak-anak.

Penulis : Daniel Andayawan

Editor : Tiko

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Terduga Pelaku Pembacokan Dibakar Massa, Satreskrim Polres Gresik Ringkus Saifuddin di Paciran
Patroli Sahur Berujung Tawuran di Gresik, 2 Pemuda Terluka
Pencuri Pakaian Dalam Ditangkap Resmob Gresik
Tujuh Remaja Diduga Gangster Kecelakaan di Driyorejo
10 Bulan 11 Orang Bunuh Diri di Gresik 2025: Sebuah Laporan Investigasi
Pertalite Dalam Krisis Oktober 2025
Pria Driyorejo Gresik Ditemukan Tewas Gantung Diri
Curi Travo Las, Warga Ujungpangkah Dibekuk Polisi
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 03:48 WIB

Rumah Terduga Pelaku Pembacokan Dibakar Massa, Satreskrim Polres Gresik Ringkus Saifuddin di Paciran

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:36 WIB

Patroli Sahur Berujung Tawuran di Gresik, 2 Pemuda Terluka

Selasa, 25 November 2025 - 20:18 WIB

Pencuri Pakaian Dalam Ditangkap Resmob Gresik

Sabtu, 1 November 2025 - 16:57 WIB

Tujuh Remaja Diduga Gangster Kecelakaan di Driyorejo

Kamis, 30 Oktober 2025 - 21:18 WIB

10 Bulan 11 Orang Bunuh Diri di Gresik 2025: Sebuah Laporan Investigasi

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Berbagi Kebahagiaan, Nasyiah Aisyiyah Dukun Berbagi Takjil

Kamis, 5 Mar 2026 - 05:24 WIB