Semen Indonesia Realisasikan Pabrik Rembang

#

Kabargresik_ PT Semen Indonesia (Persero) Tbk pada kwartal ketiga akan merealisasikan pembangunan pabrik baru yang berkapasitas 3 juta ton semen per tahun di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

PT Semen Indonesia (Persero) sabtu (16/2) melakukan prosesi Penyiapan Lahan Tambang yang dihadiri Gubernur Jateng Bibit Waluyo dan Bupati Rembang M. Salim.

Dalam kesempatan ini perseroan memberikan bantuan sebanyak 4000 paket sembako untuk 7 Desa Ring satu yang setiap paketnya terdiri atas 5 kilogram beras, 1 kilogram gula, 5 bungkus mie instan, sebuah selimut.

Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Dwi Sucipto menuturkan, saat ini perseroan telah menuntaskan pengadaan lahan seluas sekitar 200 hektar dengan kemampuan tambang setara deposit 30 tahun. Perseroan saat ini tengah memproses tukar-menukar kawasan hutan di Rembang dalam skema pinjam pakai yang mengharuskan Semen Indonesia menyiapkan lahan yang siap dihutankan sebagai ganti dari wilayah hutan yang akan digunakan untuk kepentingan produksi perseroan.

”Kami terus berkoordinasi dan meminta pertimbangan teknis dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM serta Kementerian Kehutanan sebagai otoritas kehutanan. Kami selalu taat pada aturan yang menunjukkan setiap investasi perseroan adalah investasi yang bertanggung jawab,” kata Dwi.

Selain lahan, perseroan juga telah melakukan proses pengadaan peralatan utama pabrik baru tersebut. Lebih dari 85 persen proporsi material pabrik ditunjang oleh peralatan-peralatan yang dihasilkan di dalam negeri (local equipment). Konstruksi sipil, pemasangan mesin dan peralatan, serta elektrikal dan instrumentasi dari pabrik ini 100 persen akan dikerjakan oleh kontraktor dalam negeri dengan nilai investasi mencapai Rp 3,7 triliun.

”Sebagaimana pabrik-pabrik kami terbaru lainnya, pabrik Rembang ini juga dikerjakan secara swakelola. Pabrik ini tidak hanya menjadi kebanggaan Grup Semen Indonesia, tapi juga menjadi kebanggaan nasional karena menjadi bukti bahwa industri manufaktur, permesinan, dan konstruksi lokal telah mampu mewujudkan pabrik berkelas dunia,” kata Dwi.

”Untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, kami akan terus mendorong penggunaan energi alternatif biomass seperti sekam padi, serbuk gergaji, cocopeat, dan limbah tembakau untuk menggantikan sebagian batubara,” terang Dwi.

Konstruksi pabrik akan dimulai pada kuartal pertama 2013 sampai kuartal pertama 2016 yang melibatkan sekitar 3.500 tenaga kerja proyek.

Commissioning pabrik ditargetkan pada awal 2016. ”Kami targetkan pabrik sudah bisa beroperasi penuh mulai kuartal ketiga 2016,” ujar Dwi.

Dengan tambahan pabrik baru di Rembang, Sumatera Barat serta pabrik-pabrik baru lainnya, kelompok perusahaan semen terbesar di Indonesia ini akan mempunyai kapasitas 36,5 juta ton per tahun pada 2016. ”Peningkatan kapasitas produksi dilakukan secara terukur merupakan salah satu strategi perseroan untuk mempertahankan posisi market leader di industri semen nasional. Peningkatan kapasitas produksi juga sebagai bagian dari tanggung jawab perseroan untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional dengan memenuhi permintaan semen yang terus meningkat,” ujar Dwi. (Tik)

Editor: zumrotus S

About Editor02

Check Also

Warga Gresik Minta PT Freeport Indonesia Perluas Wilayah Ring 1

# Forum Kota (Forkot) menilai kebijakan PT Freeport Indonesia menetapkan sembilan desa di dua kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.