Smart TV Masuk Sekolah, Pembelajaran Jadi Interaktif

- Editorial Team

Senin, 10 November 2025 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah tengah mempercepat langkah digitalisasi pendidikan lewat pembagian 330 ribu smart TV ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Program ini dijalankan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Revitalisasi Satuan Pendidikan, SMA Unggul Garuda, dan Digitalisasi Pembelajaran.

Hingga November 2025, pemerintah menargetkan 100 ribu sekolah sudah menerima perangkat interaktif tersebut. Tujuan utamanya, pemerataan kualitas pembelajaran, solusi kekurangan guru, hingga dukungan bagi sekolah di daerah terpencil agar bisa belajar jarak jauh.

Salah satu sekolah yang sudah merasakan manfaat program ini adalah SMP Negeri 1 Gresik. Di sana, pembelajaran dengan Interactive Flat Panel (IFP) atau smart TV telah digunakan secara aktif di kelas.

“Senang sekali bisa belajar secara interaktif. Biasanya hanya pakai buku, sekarang bisa menggunakan Smart TV atau IFP,” kata Intan, salah satu siswa SMPN 1 Gresik.

Menurutnya, belajar dengan IFP membuat suasana kelas lebih menarik dan mudah dipahami. “Di zaman yang terus maju ini, belajar pakai IFP membuat kami lebih paham. Pembelajaran jadi tidak membosankan,” tambahnya.

Kepala SMPN 1 Gresik, Beri Avita Prasetiya, mengatakan pemanfaatan smart TV di sekolahnya sudah dilakukan sejak bantuan diberikan oleh Presiden Prabowo.

Baca Juga :  Building a Love of Reading: Tips and Strategies for Encouraging Kids to Develop a Reading Habit

“Kami dari UPT SMP Negeri 1 Gresik sudah memanfaatkan smart TV atau IFP ini sejak pertama diberikan. Setiap minggu kami terapkan dalam kurikulum pembelajaran,” jelasnya.

Beri berharap penggunaan smart TV dapat menambah semangat belajar siswa dan membuat guru lebih adaptif terhadap kemajuan teknologi.

“Semoga pembelajaran digital seperti ini bisa menumbuhkan semangat baru, baik bagi siswa maupun guru, agar tetap selaras dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara
Simfoni Pagi SDN 94 Gresik, Patriotisme Menggema
Kompak Berbusana Hitam, SDN 94 Gresik Gelar Halalbihalal
GEC Sekapuk dan Nurul Hayat Beri Kado Yatim
Guru SDN 94 Gresik Tukar Hampers Lebaran
SDN 94 Gresik Tutup Pondok Ramadan dengan Santunan
Dua Emas SEA Games dari Gresik: Alma & Robby Pulang Bawa Keajaiban
KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 14:15 WIB

Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara

Kamis, 2 April 2026 - 09:33 WIB

Simfoni Pagi SDN 94 Gresik, Patriotisme Menggema

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:13 WIB

Kompak Berbusana Hitam, SDN 94 Gresik Gelar Halalbihalal

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:14 WIB

GEC Sekapuk dan Nurul Hayat Beri Kado Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:02 WIB

Guru SDN 94 Gresik Tukar Hampers Lebaran

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Tak Kuasa Menahan Haru, Teguh Abdillah Akhiri Jabatan di SD Mudri

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:29 WIB